Seorang wanita malang yang terusir dari rumahnya sendiri tiba-tiba saja terikat dengan sistem sang pengubah takdir setelah ditabrak mobil oleh saudari tirinya sendiri.
Mendapati dirinya tak mati dan malah terhubung dengan sistem sang pengubah takdir, akhirnya dia pun memilih untuk membuat kesepakatan dengan sistem tersebut. "Jika kau tak setuju dengan syaratku maka pergilah aku juga sudah tidak ingin hidup lagi" mendengar itu sistem yang baru pertama kali aktif pun langsung menyetujui semua syaratnya karena dia tak mau lenyap sebelum sempat menyelesaikan tugas apapun.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae Linge, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kembali
"Bagaimana Coco, sudah selesai kan misinya" ucap Elisa Su yang kini baru saja tiba dikediamannya dengan nada tak bersemangat karena telah kehilangan dua pil penambah umur seharga dua puluh ribu tael emas dengan cuma-cuma, memikirkan itu membuat Elisa Su pun semakin lesu bahkan kini dia pun telah menelungkupkan kepalanya di atas meja yang ada dikamarnya, mendengar itu Coco pun hanya menggeleng-gelengkan kepalanya "Sudah host, selanjutnya host dapat memilih untuk segera kembali ke dunia asal host atau host tetap ingin terus melanjutkan kehidupan host disini sampai selesai baru kemudian kembali kedunia asal host" ucap Coco yang kini duduk di atas meja tepat di hadapan hostnya, mendengar itu Elisa Su pun mengangkat kepalanya "Aku mau langsung kembali kedunia asalku saja" ucap Elisa Su, "Baiklah host kalau begitu, waktu kepulangan host telah ditentukan setelah dua kali dua puluh empat jam, mohon host segera bersiap" ucap Coco yang hanya diangguki oleh Elisa Su karena semua keperluannya juga barang-barang berharga miliknya sudah berada di ruang ajaibnya sehingga dia pin tak perlu menyiapkan apapun lagi.
keesokan harinya datanglah beberapa orang yang berasal dari kediaman pangeran mahkota dan Harun Li yang masing-masing membawa lima kotak yang berisi barang-barang berharga yang secara khusus diberikan sebagai hadiah kepada Elisa Su dengan alasan karena telah menjual pil penambah umur yang sangat berguna bagi mereka, awalnya Elisa Su sempat mengernyitkan dahinya karena bingung mendengar alasan itu, namun karena harta berharga telah diberikan kepadanya maka tak ada alasan untuk menolaknya sehingga dia pun segera memerintahkan orang-orang tersebut pun untuk meletakkan sepuluh kotak yang berisi barang berharga tersebut ke dalam paviliunnya, setelah selesai dia pun dengan murah hati memberikan lima puluh tael emas kepada mereka semua sebagai ucapan terimakasih.
"Hahaha, akhirnya kita kaya Coco tak sia-sia kita menyelamatkan mereka berdua" ucap Elisa Su sembari tertawa bahagian lalu memindahkan sepuluh kotak tersebut kedalam ruang ajaibnya, setelah itu dia pun membuka kotak-kotak tersebut dan memeluknya dengan begitu erat, melihat tingkah hostnya Coco pun hanya dapat menghela napas berat lalu memilih untuk tidur, sedangkan pangeran mahkota dan Harun Li merasa senang setelah mendengar jika harta pemberian mereka diterima dengan sangat baik.
"Coco ada yang ingin aku tanyakan dan aku rasa sepertinya ini cukup penting" ucap Elisa Su yang kini telah kembali rebahan dikasurnya setelah lelah memegangi semua harta yang ada di dalam kotak itu satu persatu, mendengar itu Coco pun segera mengangkat kepalanya dan langsung menatap hostnya "Silahkan host tanyakan saja kepadaku, aku yakin aku pasti akan memberikan jawaban yang memuaskan untuk host" ucap Coco dengan penuh percaya diri mendengar itu Elisa Su pun tersenyum lega.
"Jika aku kembali bagaimana dengan pemilik tubuh ini dan bagaimana juga dengan alur ceritanya" ucap Elisa Su yang penasaran, mendengar itu Coco pun menatap ke arah hostnya "Tenang saja host saat kita kembali nanti pemilik tubuh ini akan kembali menguasai tubuhnya sendiri selain itu selama host menguasai tubuh ini dia juga dapat melihat apa saja yang sudah host lakukan jadi dia pasti dapat memilih jalan yang ingin dia pilih kedepannya dan mengenai alur ceritanya tentu saja alurnya akan tetap berjalan seperti saat ini, intinya host bisa tenang tenang karena alur ceritanya tidak akan kembali ke alur sebelumnya" ucap Coco yang berhasil membuat Elisa Su pun merasa lega.
Tibalah hari dimana Elisa Su pun akan kembali ke dunia aslinya hanya dalam hitungan sepuluh menit lagi saja dengan segera dia pun menulis pesan-pesan yang ingin dia tinggalkan untuk sang pemilik tubuh asli salah satunya adalah dia meminta sang pemilik tubuh asli kembali mempertimbangkan hubungan antara dirinya dan ayah kandungnya karena dia yakin sang pemilik tubuh juga menyadari jika ayah kandungnya tak mengetahui apapun dan sangat menyayanginya, sehingga dia pun meninggalkan pesan untuk menjalani hidup yang baik dengan ayah kandungnya itu.
"Host kita akan segera kembali dalam hitungan lima, empat, tiga, dua, satu" ucap Coco yang kemudian dengan tiba-tiba Elisa Su pun melihat jika kini dia telah kembali ke tubuh aslinya "Berapa lama waktu yang sudah berlalu" ucap Elisa Su yang kemudian langsung melihat jam yang ada diruang ajaibnya itu dan melihat jika saat ini masih lah pagi sehingga dia pun mendapatkan kesimpulan jika satu jam di dunia nyata sama dengan dua tahun di dunia lainnya, mengetahui hal itu Elisa Su pun merasa sedikit lega.
"Lalu bagaimana kelanjutan ceritanya" ucap Elisa Su penasaran sembari menatap ke arah kotak-kotak yang di dalamnya terdapat banyak barang berharga yang berhasil dia dapatkan dari tempat itu, mendengar itu Coco pun segera menceritakan semuanya kepada hostnya itu jika setelah kepergian mereka, semua orang yang sebelumnya dapat mendengar isi hati mereka pun secara otomatis melupakan hal tersebut, lalu sang pemilik tubuh asli memutuskan untuk kembali ke kediaman jenderal Su dan menjalani kehidupan yang baik dengan ayah kandungnya itu, lalu setelah dua tahun pangeran mahkota pun meminta titah kepada kaisar untuk mengeluarkan dekrit pernikahan antara dirinya dan Elisa Su, mendengar itu kaisar pun segera menyetujuinya dan dalam tiga bulan pernikahan mereka pun dilaksanakan sehingga Elisa su pun telah menjadi putri mahkota dan nantinya akan menjadi seorang permaisuri dari seorang kaisar, selama pernikahan mereka pangeran mahkota sangatlah setia dan tidak pernah mengambil satu selir pun mereka juga dianugerahi lima orang anak yaitu tiga orang anak laki-laki dan dua orang perempuan.
Berbeda dengan putra mahkota dan Elisa Su yang berakhir bahagia tepat setelah seminggu Elisa Su kembali ke tubuh aslinya, pangeran ketiga pun berhasil dijebak oleh pangeran mahkota dan Harun Li yang menyebabkan identitas aslinya pun terungkap di depan kaisar juga seluruh pejabat kekaisaran sehingga pangeran ketiga dan ibunya dijatuhi hukuman mati karena telah merusak garis keturunan kaisar, sedangkan Neli Su yang merupakan adik tiri dari Elisa Su, setelah kematian suaminya yaitu pangeran ketiga dia pun di asingkan dan tak boleh lagi kembali ke ibukota seumur hidupnya, sedangkan ibunya setelah diusir dari kediaman jenderal Su malah diculik oleh pedagang manusia dan dijual kesebuah rumah bordir yang ada di daerah lain, mendengar semua yang diceritakan oleh Coco, Elisa Su pun menganggukkan kepalanya "Memang pantas mereka mendapatkan balasan seperti itu ya walaupun menurut ku itu masih tergolong ringan" ucap Elisa Su sembari memikirkan rencana apa yang akan dia lakukan selanjutnya.
"Coco, bagaimana dengan lima orang pengawal bayanganku apakah mereka masih berada di dunia itu" ucap Elisa Su, mendengar itu Coco pun segera menggelengkan kepalanya "Tidak host mereka semua sudah berada dimansion milik host, apakah host juga ingin segera kembali ke mansion "tanya Coco yang kemudian langsung diangguki oleh Elisa Su "Tentu saja" ucap Elisa Su dengan penuh keyakinan karena dia juga tak sabar ingin segera kembali dan melihat mansion miliknya sendiri.