Indonesia
NovelToon NovelToon
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Diam-Diam Cinta
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Adca_21

Alina Anastasya gadis cantik berumur 23th yang sedang menempuh pendidikan di luar kota tiba tiba orang tuanya menghubungi nya untuk cepat pulang.

"hallo Alin ini ibu cepat kamu pulang kakak mu sedang kritis" mendengar ibunya yang sangat panik

"hallo ibu ada apa bicara pelan pelan kak Andin kenapa Bu?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adca_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 35

     Hari ini Alina melihat rumah yang sudah Tio siapkan untuk nya nanti,saat istirahat Tio langsung menjemput alina kali ini Alina tidak membawa Ezra.

    "Masih jauh gak mas?"tanya Alina

    "Enggak sebentar lagi juga nyampe sayang"jawab Tio

    Mobil Tio memasuki kawasan yang Alina tau rumah elit yang berjejer,kenapa mas Tio membeli disini pasti kalau aku beli tidak akan sanggup meskipun aku harus menguras semua tabungan ku.ruma dengan besar dengan gaya modern klasik

    "Mas kenapa kamu beli rumah disini pasti ini mahal sekali,apa kamu menguras semua tabungan mu?" tanya Alina

    "Ya aku menguras semua tabunganku untuk membeli rumah disini Alina"bercanda Tio sambil tersenyum

    "Beneran mas,padahal rumah biasa aja gapapa gak usah besar kaya seperti ini"

    "Alina apa kamu lupa aku siapa? Membeli rumah ini gak akan menguras semua tabungan ku"

    "Sombong sekali anda" ucap Alina dengan melipatkan tangan nya

    "Memang seperti itu,kalau kamu mau lebih dari ini juga ayo kita cari"

    "Jangan ngada ngada mas,ini juga udah lebih dari cukup"

    "Ya udah kita masuk"

     Alina tertegun, meskipun rumah orang tuanya juga besar tapi ini lebih besar lebih mewah mas Tio benar benar memperhatikan semuanya,semua desain dan isinya semua seperti yang Alina sukai

    "Semua sudah terisi seperti yang aku inginkan mas,gak perlu ada perubahan lagi"

    "Oke kalau gitu,kita tinggal pindah kesini saja"

    "Terimakasih mas"

    "Terimakasih untuk apa sayang"

    "Terimakasih untuk semuanya"dengan senyuman manis Alina

    "Sepertinya kamu minta aku makan Alina kenapa gemes sekali" Tio memeluk alina

    "Apa sih mas awas lepas"

    Tapi Tio terus memeluk Alina hingga Alina terjatuh ke sofa,Alina seperti terhipnotis oleh ketampanan Tio.dia terus menatap Tio yang wajah nya terus mendekat ke Alina

    Tio men**cup singkat bibir Alina,mata Alina terbelalak ia menahan nafas karena jantung nya berdetak lebih cepat Alina membatin kenapa jantungku bekerja lebih cepat saat Tio mengecup bibir ku apa aku sakit jantung.

    Alina sudah panas dingin ditatap seperti itu oleh Tio,Tio semakin senang mengerjai Alina ia kembali mengecup bibir Alin tapi sekarang bukan kecupan biasa Tio mel**ut bibir Alina.

    Karena ini pertama untuk Alina,dia tidak harus ngapain dia hanya diam tapi sedikit mengigit bibir Alina supaya Tio bisa mengeksplor bibir Alina,Tidak ada penolakan dari Alina Tio semakin memperdalam ci**an nya Alina tidak bisa menggambarkan perasaan nya dia ingin memberhentikan semuanya tapi ada sisi lain dia yang ingin meminta nya lebih.

    "Nafas sayang" Tio melepaskan ci**an panas mereka

    "Awas mas minggir berat tau" Alina sudah bersemu merah karena malu

    "Kenapa sayang apa kita mau lanjut lagi"

    "Gak mau awas mas"

    "Tapi aku mau sayang"

    Alina tidak menjawab dia memalingkan wajah nya karena Tio terus menggoda nya,Tio memeluk Alina dia menahan semuanya sebelum nya Tio tidak pernah bereaksi seperti ini tapi sekarang Tio berusaha agar tidak sampai kebablasan.

    "Ayo bangun,aku harus ke kantor lagi sayang"ucap Tio

     Alina bangkit dan merapikan bajunya,Alina malu sekali kenapa dia harus diam kenapa gak nolak aja kan jadi nya malu sendiri.

    "Apa kamu mau ikut aku ke kantor?"

    "Gak mau,aku mau pulang aja"

    "Kenapa?"

    "Masa aku harus nungguin kamu kerja,gak mau aku bakalan bosan gak ngapa ngapain"

    "Ikut aja ya sayang"

    "Apaan sih mas maksa banget,aku gak mau"

    Tapi Tio tidak mendengarkan Alina ia membawa Alina ke kantor nya tapi saat di depan Tio melihat keributan.

    "Ada apa ini?"tanya Tio pada security

    "Tio liat satpam ini gak sopan banget ngusir aku"ucap Manda

    "Memang mereka suruhan aku biar kamu gak bisa masuk lagi ke kantorku"

    "Kenapa Tio,aku datang kesini untuk mengajak kamu balikan"

    "Apa balikan?"Tio tertawa mendengarnya

    "Iya knapa bukannya kamu masih cinta sama aku?"

    "Percaya diri sekali kamu Manda,sorry tapi sebentar lagi aku akan menikah jadi jangan harap aku bisa kembali sama kamu"

    "Gak mungkin,wanita mana yang akan kamu nikahi"

    "Ini dia ada disamping aku"

    "Jangan gila Tio bukannya ini adik nya Andin kenapa bisa dia jadi calon istri kamu"

    "Kenapa gak bisa? tentu bisa lagian aku sangat mencintainya"

    Tio tidak mendengarkan Amanda lagi ia langsung membawa Alina kedalam,Alina tidak berkomentar apapun ia mengikuti Tio dan masuk ke ruangan nya.

     "Mas kenapa dia selalu mengganggu mu?"tanya Alina

     "Aku juga gak tau,biarkan saja"

"Mas aku harus pulang,mamah ada kerjaan Ezra cuma sama sus aja" saat melihat pesan dari mamah nya

"Ya udah kita pulang aja"

"Loh bukannya kamu ada kerjaan mas?"

"Sudah tidak ada lagi mood untuk kerja lebih baik aku pulang ngerjain di rumah"

"Ya sudah ayo kita pulang"

Perjalanan yang tidak memakan waktu lama,Tio dan Alina sampai di rumah sore hari

"Alina mamah sama papah harus ke luar kota beberapa hari"ucap mamah Lia

"Iya mah,lalu papah nya dimana?"

"Papah masih di kantor,mamah sama papah berangkat dari kantor"

"Ya sudah kalau gitu hati hati mah"

"Oh ya Tio titip mereka ya"

"Iya mah"

Mamah Lia sudah berangkat dengan sopir pribadinya,Alina langsung menghampiri Ezra yang sedang bermain dikamar nya. Hay sayang apa kamu sudah makan kenapa setiap hari kamu semakin gembul sih jadi mamah pengen gigit muka bulet ini.

"Sayang malam ini kita menginap dirumah orang tua ku ya, kebetulan mamah ngajak kita makan malam"

"Ya sudah aku mandi dulu mas,sus tolong kemasi keperluan Ezra biar Ezra sama papah nya"

Tio membawa Ezra berjalan jalan ditaman dengan menggunakan stroller ocehan Ezra yang khas anak bayi tapi lama lama Tio tidak mendengar lagi suara nya saat tio melihat nya Ezra sudah tidur nyenyak,baru juga jalan jalan sampai taman tapi udah tidur mana baru juga sore.

"Kenapa mas?"tanya Alina yang datang dari belakang

"Gapapa, baru juga ke luar tapi dia udah tidur"

"Apa tadi gak tidur siang ya"

"Enggak tau,mungkin sepertinya gak tidur siang"

"Ya udah kamu gendong aja,kita berangkat sekarang keburu malam"

Karena rumah orang tua Alina dan Tio tidak begitu jauh,mereka disambut oleh mamah Rina yang sudah lama tidak bertemu

"Sayang apa kabar?"tanya mama Rina

"Aku baik mah,mamah papah bagaimana kabarnya?"

"Kamu juga baik sayang,ini Ezra tidur ayo bawa masuk"

"Iya mah,baru juga mas Tio ajak jalan jalan tapi malah tidur langsung"

"Oh ya,kamu sudah tau persiapan pernikahan kalian?"

"Udah mah,tinggal menunggu undangan disebar aja"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!