Indonesia
NovelToon NovelToon
Bukan Kembar Tapi Mirip

Bukan Kembar Tapi Mirip

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Percintaan Konglomerat / Tunangan Sejak Bayi
Popularitas:12.4k
Nilai: 5
Nama Author: Bam25

Alvaro Kenneth Jayaputra, adalah seorang CEO tampan dan memiliki seorang tunangan yang cantik dan anggun.

Violin Candra, merupakan putri konglemerat yang kekayaannya setara dengan group Jayaputra.

Namun meski keduanya pertunangan mereka namun baik pihak Alvaro tidak pernah mencintai tunangan tersebut hingga bertemu dengan Claire.

Bagaimana kisah tentang mereka? Siapa cinta pertama dan terakhir dari para tokoh utama? Bagaimana dengan akhir dari cerita ini?

Update setiap hari Minggu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bam25, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Tuan Besar Jayapura

”Why? Ada apa ini kok tiba-tiba meminta pemutusan pertunangan tetapi kamu tidak akan memusuhiku karena bocah nakal kan? Ayolah, kita sudah berteman lama masak gara-gara putra nakalku yang sudah membuat putri tercintamu menangis, kau dengan mudahnya memutuskan persahabatan kita?” tanya tuan besar Jayaputra yang terheran dan takut jika persahabatannya dengan tuan besar Candra yang dipupuk sejak mereka kecil harus terputus karena bocah nakalnya itu.

”A—Alvaro.. ! Liat saja kamu ya, nak, jika aku bisa pulang kembali ke Indonesia maka kamu akan kuhukum karena membuat onar dan mengancam persahabatanku dengan papa Vio,” batin tuan besar Jayaputra yang mulai merutuk putranya yang kali ini memang di batas kesabaran.

”Enak saja kau kira aku orang yang seperti apa? Apa kau tidak seperti mengenalku saja? Aku tidak memutuskan hubungan persahabatan kita hanya bocah nakalmu itu tetapi untuk urusan percintaan anak-anak kita tidak usah menggunakan cara kuna jika mereka benar-benar tidak saling mencintai,” ucap tuan besar Candra yang hendak marah kepada sahabatnya tetapi ditahan membuat di balik penelepon terdengar hanya cengar-cengir saja karena perkataan dirinya.

”Ah.. benar juga seperti katamu, aku akan mengaturnya supaya putra nakalku mengerti akan keputusanmu, semoga dia mau menerimanya” ucap tuan besar Jayaputra yang hanya bisa pasrah mengenai keputusan sahabatnya yang benar-benar ingin memutuskan pertunagannya dengan putranya.

”Jika dia tidak mau maka harus mau karena selama ini sudah membuat putriku menangis meski aku sudah melarang putriku menemuimu tetapi Vio-ku sangat keras kepala karena hanya ingin membuat putra nakalmu mencintainya,” ucap tuan besar Candra yang tetap kukuh akan keputusannya untuk melepaskan ikatan pertunangan putrinya dengan putra sahabatnya.

”Ya, sayangnya, padahal aku sangat setuju dan menyukai jika putrimu menjadi menantu di keluarga Jayaputra sayangnya harus berakhir secepat ini padahal pihak kita belum mengumumkannya dengan resmi,” ucap tuan besar Jayaputra yang sangat menyesal karena kehilangan menantu seperti Violin yang sesempurna dan seanggun dari keluarga sahabatnya untuk menjadi besan mereka.

”Ya, aku akui juga sedikit kehilangan karena Alvaro, putramu cukup diandalkan jika di bidang bisnis tetapi untuk menjaga putriku, dia tidak bisa diandalkan sama sekali,” ucap tuan besar Candra yang tidak terima dengan perlakuan putra tuan besar Jayaputra kepada putri kesayangannya yang hanya semata wayang.

”Aku kalau untuk kalimat terakhirmu, aku tidak bisa berkomentar apa-apa,” ucap tuan besar Jayaputra yang tidak bisa berkutik dengan kalimat terakhirnya dari sahabatnya tersebut membuatnya langsung ingin segera mematikan panggilannya dan segera menyidak anak nakalnya tersebut.

”Baiklah, kalau begitu, aku akan mengabarimu lagi setelah semuanya siap untuk memutuskan pertunangan anak-anak kita semoga anak-anak kita bisa menjalani kehidupan mereka masing-masing dengan cinta mereka masing-masing sehingga mereka bisa bahagia dengan cinta mereka sendiri,” ucap tuan besar Candra dengan bijak lalu menutup teleponnya membuat tuan besar Jayaputra sempat mengumpat kelakuan sahabatnya yang memutus panggilan seenak kepalanya sendiri.

...****************...

Di kediaman pribadi Alvaro lainnya yang berada di kota tempat lahirnya. Alvaro dengan penuh kasih dan telaten mengurus gadis tersebut yang sekarang sedang berada di atas ranjangnya yang selama ini tidak ada satu wanita pun yang dia izinkan menaiki ranjangnya termasuk Vio yang merupakan tunangannya yang tidak pernah dia akui.

Dia memasukkan lap tersebut agar kehangatan tetap terjaga dan memeresnya hingga airnya benar-benar tidak tertinggal di lap tersebut lalu merapikan dan meletakkan ke kening Claire yang pada saat dirinya memegang sudah sangat panas dan merapikan selimut yang dia pakaikan ke tubuh langsing gadis yang amat dia cintai yang sempat berantakan karena Claire telah mengusir selimut tersebut akibat mimpi buruknya.

”Mengapa kamu begitu terlihat menyedihkan di mataku ketika kita bertemu kembali, Re, aku tidak akan melepaskanmu lagi setelah ini, tunggu aku maka semuanya akan jelas, statusmu dan cinta kasih sayangku kepadamu akan jelas, tunggu aku ya Re, aku akan mengembalikan semuanya kepadamu,” ucap Alvaro yang bertekad untuk mengembalikan semuanya kepada Claire yang dia masih mencari titik temunya agar dirinya bisa mengakui secara terang-terangan kepada keluarganya dan keluarga asli Claire sembari mencium kening dan pipi tembam gadis tersebut yang tidak pernah berubah sejak mereka kecil.

Dia memasukkan lap tersebut agar kehangatan tetap terjaga dan memeresnya hingga airnya benar-benar tidak tertinggal di lap tersebut lalu merapikan dan meletakkan ke kening Claire yang pada saat dirinya memegang sudah sangat panas dan merapikan selimut yang dia pakaikan ke tubuh langsing gadis yang amat dia cintai yang sempat berantakan karena Claire telah mengusir selimut tersebut akibat mimpi buruknya.

...***************...

Sementara di kampus terkenal di Jakarta Pusat, seorang pemuda tampan yang bertubuh tinggi seperti merasakan suatu firasat sehingga dia menelepon nomor seseorang untuk memastikan kondisinya yang bisa membuatnya cemas.

Semoga Cla baik-baik saja, aku mencemaskannya.

Dia menghubungi nomor kontak yang sepertinya nomor kontak seorang gadis dan menunggu panggilan terangkat pada saat nomor tersebut sudah tersambung pada saat dia berhasil menghubungi nomor gadis tersebut.

...****************...

Pada saat Alvaro menjaga gadis kecilnya hingga siuman, dia mendengar suara rington yang sangat akrab di telinganya dikarenakan nada dering yang digunakan pada saat telepon genggam tersebut berbunyi merupakan lagu favorit dari gadis tersebut.

Mendengar suara nada dering tersebut membuat Alvaro mengambil tas kecil yang merupakan tas milik gadis tersebut dan mencari benda pipih yang berbunyi untuk menghentikannya agar tidak mengganggu istirahat gadis yang dia cintai. Begitu dia berhasil meraih benda pipih tersebut, dikeluarkan olehnya dari tas kecil gadis tersebut dan betapa terkejutnya jika nomor yang disimpan oleh gadis tersebut diberi nama dengan ‘tunangan tampanku’ membuat Alvaro mengernyit dan menyimpan nomor tersebut di catatan kecil di telepon genggam untuk dia selidiki nantinya.

...****************...

Setelah tuan besar Candra menutup teleponnya, tuan besar Jayaputra sempat mengumpat tetapi tertahan karena istrinya menanyakan apa yang mereka bicarakan sehingga cukup lama.

“Sayang, apa yang kau bicarakan dengan papa Vio? Sepertinya cukup lama,” ucap istrinya yang terbangun dari tidurnya dengan pakaian tidurnya berantakan akibat suaminya yang sepertinya ingin melakukan percintaannya dengannya.

”Dia sangat ingin sekali memutuskan pertunangan putrinya dengan putra kita karena sikap putra kita yang benar-benar di luar perasaan manusia,” ucap tuan besar Jayaputra yang menggelengkan kepalanya dikarena tidak bisa mengerti tujuan dari putranya yang melakukan semuanya ini.

”Apa?! Dia sangat ingin memutuskan pertunangannya? Padahal ku kira hanya Jeng Cathrine saja yang sangat ingin memutuskan pertunangan anak kita dengan putrinya, bagaimana ini padahal aku telanjur menyukai Vio dan sangat ingin menjadikan Vio sebagai menantuku karena sepertinya Vio cocok untuk jadi istri Alvaro,” ucap nyonya besar Jayaputra yang sangat menyayangkan berita tersebut yang dia dengar dari suaminya.

”Tidak hanya kau saja, sayang, aku juga sangat menyayangkan itu semua karena putra nakal kita, setelah kita berhasil bisa kembali ke Indonesia aku akan menghukum bocah nakal itu, untuk berita ini kita tidak usah memberi tahu saja dahulu karena aku ingin melihat reaksinya biar dia tahu rasa,” ucap tuan besar Jayaputra yang sangat ingin melihat reaksi putra nakalnya jika putra nakalnya mengetahui pemutusan pertunangan dengan putri dari keluarga Candra.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Sepertinya tuan besar Jayaputra membalas dendamnya kepada putra nakalnya biar putra nakalnya kelabakan dan reaksinya bisa dinimakti oleh tuan besar Jayaputra jika dirinya bisa melihat putra nakalnya. Penasaran? Ditunggu saja episode selanjutnya. 

Sorry Author gantung lagi…

Jangan lupa selalu mampir karya Author dan dukung selalu bagi Authornya ya. Sangkyuu. ❤️❤️

1
Novita
aku udh lama bnget nunggunya
Novita
blm ada lanjutannya ya Kk?
Novita
udah lama nunggunya Thor

semangat terus Thor tunjukan karya" mu yang terbaik dan selalu semangat buat up ya Thor jangan di.gantung terlalu lama💪😘
Yoru: krg asupan likenya kakak
total 1 replies
Novita
Thor kok ga up" juga?
Yoru: sibuk nugas kak
total 1 replies
Novita
Thor upnya jangan lama dong😭
semangat ya Thor 💪💪
Yoru: oke kak
total 1 replies
Novita
somangattttt thorrrr
Novita
lanjut thorr udah lumutan nunggu up-nya sekalinya up masa cuman 1 sih
Novita
semangat thorr maaf baru nemu jadi baru baca karya mu Thor hehe
Yoru: makasih dan santai aja kak
total 1 replies
Vincent vinc
lanjut Thor
Elisabeth Ratna Susanti
suka 😍
Elisabeth Ratna Susanti
semangat up 👍
Yoru: mksh kak
total 1 replies
Elisabeth Ratna Susanti
saya mampir di karya keren ini 😍 langsung like and favorit plus rate 😍❤️
Yoru: makasih
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!