Seorang wanita malang yang terusir dari rumahnya sendiri tiba-tiba saja terikat dengan sistem sang pengubah takdir setelah ditabrak mobil oleh saudari tirinya sendiri.
Mendapati dirinya tak mati dan malah terhubung dengan sistem sang pengubah takdir, akhirnya dia pun memilih untuk membuat kesepakatan dengan sistem tersebut. "Jika kau tak setuju dengan syaratku maka pergilah aku juga sudah tidak ingin hidup lagi" mendengar itu sistem yang baru pertama kali aktif pun langsung menyetujui semua syaratnya karena dia tak mau lenyap sebelum sempat menyelesaikan tugas apapun.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae Linge, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pingsan
"Apakah jarak mansionnya terlalu jauh" tanya Elisa Su dengan penasaran, mendengar itu Coco pun segera menganggukkan kepalanya "Tentu saja host, jika dari tempat ini membutuhkan waktu kurang lebih tiga jam perjalanan" jawab Coco yang membuat Elisa Su pun menghembuskan napasnya keras karena awalnya dia ingin meminta salah satu pengawalnya datang untuk menjemputnya namun setelah mengetahui jaraknya yang terlalu jauh Elisa Su pun membatalkan niatnya dan sempat terdiam untuk sesaat "Coco apakah di ruang ajaibku ada kendaraan" ucap Elisa Su dengan asal, mendengar itu Coco pun segera mengeluarkan sayapnya dan mengelilingi hostnya "Tentu saja ada host, bahkan dengan berbagai macam bentuk" ucap Coco yang berhasil membuat Elisa Su pun tertegun sesaat karena dia tak pernah mengira jika akan ada juga kendaraan di dalam ruang ajaibnya itu, sayangnya walaupun ada berbagai macam kendaraan dia hanya bisa mengendarai sepeda saja itupun karena dia pernah belajar sewaktu dia masih kecil, sedangkan mobil dan yang lainnya dia sama sekli belum pernah belar mengendarainya.
Coco pun membawa Elisa Su ke tempat dimana semua kendaraan berada mulai dari sepeda hingga pesawat tempur, melihat itu Elisa Su pun menganga sesaat "Sialan kalau tau begini harusnya aku segera pasang kemampuan mengendarai berbagai macam kendaraan dari tadi" ucap Elisa Su di dalam hatinya sembari mengelilingi tempat tersebut hingga dia pun berhenti di bagian khusus berbagai jenis mobil yang limited editions, disana dia juga melihat berbagai macam mobil sport keluaran terbaru yang hanya ada beberapa saja didunia "Ternyata aslinya jauh lebih bagus dari apa yang aku bayangkan" ucap Elisa Su yang pernah mencari tahu tentang mobil-mobil itu karena sebelumnya dia juga sangat ingin memilikinya karena melihat saudara tirinya juga memiliki mobil sport yang katanya hadiah dari ayahnya sehingga dia pun ingin memiliki mobil sport yang jauh lebih bagus dari pada milik saudara tirinya itu dan sekarang keinginannya terwujud, bahkan ayahnya sendiri pun belum tentu dapat membeli mobil-mobil yang kini terparkir rapi di dalam ruang ajaibnya itu.
"Coco segera pasang kemampuan mengemudi berbagai macam kendaraan selain itu tolong urus juga surat izin berkendaranya" ucap Elisa Su dengan seketika, mendengar itu Coco pun segera kembali terbang kesekitar hostnya "Baiklah host pemasangan kemampuan akan dimulai dalam lima, empat, tiga, dua, satu" ucap Coco lalu kemudian berbagai macam pengetahuan mengenai semua kendaraan tersebut pun masuk ke dalam kepala Elisa su membuat Elisa Su pun merasakan sakit untuk sesaat dan tak berselang lama dia pun tersenyum senang karena telah berhasil menguasai kemampuan tersebut sebab dia sudah sangat lama ingin dapat membawa mobil dan sekarang bukan hanya mobil saja yang dapat dia bawa namun semua jenis kendaraan baik itu yang ada di darat, dilaut maupun diudara semuanya dia bisa bawa dan kuasai dengan sangat baik.
"Host untuk surat izin berkendaranya semua telah selesai diurus dan kini telah ada di ruang khusus host, jadi jika host membutuhkannya host dapat mengambilnya kapan saja" jelas Coco, mendengar itu Elisa Su pun menganggukkan kepalanya lalu segera masuk ke dalam salah satu mobil sport berwarna merah "Coco coba perhatikan sekeliling apakah ada orang diluar" ucap Elisa Su, mendengar itu Coco pun segera mengecek hingga jarak lima ratus meter jauhnya "Tidak ada host, ayo kita pergi sekarang" ucap Coco dengan penuh semangat dan kini telah berubah menjadi anak perempuan yang imut dan ikut duduk di samping Elisa Su, mendengar itu Elisa Su pun segera menghidupkan mobil sport tersebut "Brumm brumm brumm" suara gagah dari mobil tersebut pun terdengar mengaung keras, mendengar itu Elisa Su pun tersenyum miring lalu segera melajukan mobil tersebut ke arah jalan raya dan langsung segera melesat dengan kecepatan tinggi ke arah mansion miliknya "Ini benar-benar luar biasa" ucap Elisa Su di dalam hatinya sembari menikmati sesi kebut-kebutannya.
Setelah beberapa jam Elisa Su pun telah tiba di mansion miliknya dengan segera dia pun berjalan ke arah lantai tiga yang khusus disediakan untuknya "Bagus juga dekorasinya" puji Elisa Su sembari berjalan ke arah kamarnya lalu langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur yang menurutnya sangat empuk jika dibandingkan dengan kasurnya yang ada dirumahnya dulu.
"Coco setelah ku pikir-pikir lebih baik kau segera memasang semua kemampuan yang ada langsung kepadaku agar aku tak perlu repot-repot memasangnya satu persatu" ucap Elisa Su setelah menimbang-nimbang apa yang dia ucapkan itu semenjak dalam perjalanan menuju ke mansionnya itu, mendengar itu Coco pun mengangguk setuju "Baiklah host Coco akan segera memasangkannya, namun bisa jadi host akan pingsan karena itu, apakah host masih akan tetap melakukannya" tanya Coco kembali karena ingin memastikan pilihan hostnya, mendengar itu tanpa pikir panjang Elisa Su pun segera menganggukkan kepalanya setuju "Tetap lalukan saja, aku tak takut jika nantinya akan pingsan karena kematian pun sudah pernah aku lewati" ucap Elisa Su kembali mengingat saat-saat dia di tabrak dengan sangat kuat oleh adik tiri juga ibu tirinya malam itu, mendengar itu Coco pun merasa sedikit simpati kepada hostnya itu "Baiklah host kalau begitu pemasangan semua kemampuan akan segera dimulai dalam hitungan lima, empat, tiga, dua, satu" ucap Coco dan dalam sedetik kemudian Elisa Su pun menjerit tak tertahankan karena seluruh tubuhnya merasakan rasa sakit yang sangat mengerikan terutama dibagian kepalanya, "Arghhhhh, sakit sekali" ucap Elisa Su sembari memegangi kepalanya bahkan kini hidung dan mulutnya pun terlihat telah mengeluarkan darah lalu tak lama setelah itu dia pun pingsan tak sadarkan diri karena rasa sakit yang amat mengerikan itu.
Selama seharian penuh Elisa Su pun tak sadarkan diri, kini dia pun telah berada di atas kasur setelah Coco dengan kemampuan miliknya memindahkan tubuhnya ke atas tempat tidur itu "Ukhh, kepala ku" ucap Elisa Su sembari memegangi kepalanya yang masih terasa sakit, "Host bagaimana perasaan host, apakah host sudah merasa lebih baik sekarang" ucap Coco sembari terbang mengelilingi hostnya itu, mendengar itu Elisa Su pun menggelengkan kepalanya "Tidak apa-apa, aku sudah mulai merasa jauh lebih baik sekarang" ucap Elisa Su yang kemudian langsung berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang penuh dengan noda darah yang telah membeku, sesampainya di kamar mandi dia pun memutuskan untuk berendam terlebih dahulu agar tubuh dan pikirannya terasa lebih ringan, setelah satu jam Elisa Sa pun selesai berendam lalu segera mengenakan jubah mandinya dan langsung berjalan ke arah walk in closetnya untuk mengenakan bajunya.
"Aku merasa sangat lapar" ucap Elisa Su yang kini sedang berjalan kearah lift karena ingin turun ke lantai satu untuk mengisi perutnya "Wajar saja host merasa lapar karena host sudah pingsan selama sehari semalaman" jelas Coco sembari terbang disamping hostnya, mendengar itu Elisa Su pun menjadi sangat lesu, karena dia telah kehilangan tiga kali kesempatan makan saat itu.