Indonesia
NovelToon NovelToon
Sang Pembantai Dewa

Sang Pembantai Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Anak Genius
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sarmadi

BANGKIT TANPA WARISAN.
Pemuda jenius terlahir tanpa dantian. di hina dan di hianati. pada suatu hidup dan mati ia baru menyadari diri nya telah merubah jantung di dada nya hingga menjadi jantung abadi. semua itu karena tekat nya hingga membuat rasa takut yang menghiasi hidup nya menjadi Entitas yang tidak berbentuk. hingga menyatu dengan jantung di dada nya. membuat jantung itu dikenal sebagai jantung dao yang tak terhancurkan,
kini jantung dao yang tak terhancurkan itu menggantikan dantian yang tidak ia miliki, dengan jantung dao yang tak terhancurkan, dia mampu bangkit dengan menginjak lautan darah musuh yang menghalangi jalan menjadi yang tak terkalahkan.

👉👉Tolong baca dulu sampai 10 bab, jika tertarik terimakasih. jika tidak pun terimakasih telah membantu karya ini meski tidak sebaik yang lain 🙏🙏🙏 Saya doakan kalian pada sehat, Amiin

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarmadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 35 berhasil keluar dari Padang gersang yang terkutuk.

​Jepret.

​Setelah berhari-hari menempuh perjalanan tanpa henti, Yefan akhirnya terhenti di tepi sebuah kawah gersang yang sangat besar. Terik matahari membakar permukaan tanah dengan begitu sengit, seakan hendak melumat apa saja yang menghalangi nya. Di bawah sengatan hawa panas yang menyengat itu, raut kebingungan dan kelelahan ekstrem tampak jelas terpatri di wajah tampan Yefan.

​Padang gersang ini sepertinya sangat luas... batin Yefan seraya menyapu pandangannya ke bentangan tanah retak-retak di hadapannya yang seperti tiada akhir. Meski aku telah menggunakan teknik teleportasi berhari-hari tanpa jeda hingga energi spiritualku terkuras separuhnya, aku belum juga menemukan tepi dari tempat terkutuk ini. Bahkan di sepanjang perjalanan, tidak ada satu pun makhluk hidup yang kutemui selain pohon kaktus yang berduri.

hammm..

​Yefan menghela napas panjang-panjang, Seolah-olah untuk menenangkan pikiran nya sejenak,

Setelah beberapa saat, ia segera mengambil posisi untuk memulihkan diri. Setelah beberapa jam memulihkan energinya yang terkuras, tiba-tiba Yefan memikirkan sesuatu."Kemudian, ia menyunggingkan bibirnya—membentuk sebuah senyuman tipis yang membawa aura kekejaman yang menakutkan.

​Dengan kehendak, jantung di dalam dada Yefan bergetar. kemudian dari dalam jantung itu, melesat keluar sebuah bola bundar berwarna hitam pekat sebesar kepalan tangan orang dewasa. Tepat saat bola hitam itu melayang di genggaman tangan yefan, ribuan jeritan yang menyayat hati bergema ke segala arah, memecah kesunyian padang gersang dan membuat siapa saja yang mendengarnya pasti akan merasakan ketakutan yang luar biasa.

​Yefan hanya tersenyum kejam menatap bola hitam di hadapannya.

​Jika diamati lebih jelas, tepat di dalam bola hitam bundar tersebut terlihat lebih dari tiga ribu jiwa sekecil kecebong sedang digerogoti secara perlahan oleh aura yin hitam yang korosif dari sekeliling mereka. Mereka adalah Komandan Qiong Qi beserta delapan ratus pasukannya, serta dengan ribuan jiwa kultivator dari berbagai faksi yang telah tewas di tangan Yefan.

​Ini adalah rencana matang yang dipikirkan Yefan sejak awal—tepatnya saat ia pertama kali membantai ratusan prajurit di formasi kiri. Dengan perhitungan yang presisi, ia memanfaatkan kemampuan unik jantungnya untuk memancarkan riak energi, menangkap dan mengunci jiwa-jiwa mereka pada detik yang sama ketika tubuh fisik mereka di hancurkan oleh energi putih keabuan milik nya.

​Jelas, jika Yefan terlambat satu tarikan napas saja, ia tidak akan sempat mengunci jiwa-jiwa tersebut. Sebab tepat di saat tubuh seorang kultivator hancur beserta jiwa nya, hukum dunia akan bertindak merespons dengan langsung menyerap partikel jiwanya untuk dimasukkan ke dalam pusaran reinkarnasi.

​"Yefan... ampuni aku, Yefan! Aku bersedia menjadi budakmu! Aku bersedia menjadi anjing pesuruhmu!" jerit Penatua Yan Feng dan Tuan Muda Yunan Zili begitu menyayat hati saat aura yin hitam yang amat korosif menggerogoti jiwa mereka.

​Siksaan jiwa memang berada di tingkat penderitaan yang jauh lebih menyakitkan daripada siksaan fisik. Jika dibandingkan, siksaan fisik terasa seribu kali lipat lebih ringan daripada siksaan jiwa. Karena tak sanggup menahan siksaan yang tiada tara, mereka berulang kali menghancurkan jiwa mereka sendiri demi memilih kematian abadi—meski tahu tak akan bisa reinkarnasi karena mereka terkurung di sebuah bola ajaib yang bahkan hukum alam pun tidak bisa masuk kedalam bola ini-namun itu lah satu-satu nya cara untuk terbebas dari siksaan yang tidak manusiawi ini.

(lebih tepat nya bola itu sebuah dunia independen)

​Namun, semua usaha mereka berakhir sia-sia. Tepat ketika mereka berhasil menghancurkan jiwa mereka, secara otomatis jantung Yefan mengembunkan energi kehidupan untuk segera memulihkan jiwa mereka kembali, hanya untuk disiksa kembali.

​Paduan kejamnya penyiksaan Yefan dan fenomena ajaib yang sanggup dilakukan yefan membuat mereka dilanda keputusasaan tiada akhir. Meski mereka baru mengetahui bahwa jantung Yefan mampu menciptakan energi kehidupan yang legendaris yang dapat memicu keserakahan bagi kultifator bahkan bisa menyebabkan pertempuran berdarah—namun mereka sama sekali tidak memedulikan energi kehidupan yang legendaris itu dan keajaiban jantung yefan. Satu-satunya keinginan mereka saat ini hanyalah memohon agar Yefan segera memusnahkan mereka secara langsung, agar kematian abadi yang sangat di takuti seorang kuktifator dapat membebaskan mereka dari neraka keji ini.

​"Hmph!" Yefan hanya mendengus dingin mendengar jeritan mereka yang menyayat hati. Tentu saja dia tidak akan berbelas kasih, apalagi membebaskan para musuh bebuyutannya.

​"Yefan, aku mohon bunuh aku! Yefan!"

​Tanpa memedulikan racauan penderitaan itu, Yefan dengan cepat menyimpan kembali bola hitam tersebut ke dalam jantungnya.

​Namun, tepat di saat Yefan selesai menyimpan bola tersebut, Tiba-tiba, sebuah ekor kalajengking sebesar tubuh orang dewasa melesat keluar dari balik tanah yang gersang. Jarum sengatnya memancarkan cairan racun berwarna hijau pekat, menyerang Yefan dari arah belakang secepat kilat.

​Melihat serangan dadakan yang mengincar nyawanya itu, Yefan hanya mendengus dingin.

​Boom!

​Fluktuasi aura Alam Roh tahap awal menghantam ekor kalajengking tersebut. Aura tekanan itu seketika merembet dan menghancurkan tubuh kalajengking itu langsung dari dalam tanah, menimbulkan ledakan hebat yang menyemburkan serpihan tanah dan debu bercampur daging hijau ke segala arah.

​Transenden tahap puncak... batin Yefan saat mengidentifikasi tingkat kultivasi kalajengking tersebut, membuat alisnya menyipit tajam. Posisiku sekarang pasti berada di kawasan dalam padang gersang ini, gumam Yefan setelah menganalisis bahwa binatang buas dengan tingkat kultivasi setinggi ini-di negri nya tinggal- hanya menghuni pedalaman Hutan Belantara Timur.

​Bum!

​Tiba-tiba tanah di sekitar Yefan berguncang hebat, membuat Yefan makin mengernyitkan alisnya. Wajar saja di sepanjang perjalananku aku tidak pernah melihat binatang buas di permukaan. Ternyata mereka semua bersembunyi di bawah tanah gersang ini.

​Boom! Wush! Wush! Wush!

​Dalam hitungan detik, ratusan ekor kalajengking mendadak menjulur keluar dari dalam tanah, melesat mengayunkan ekor nya yang tajam hendak mencabik-cabik Yefan dari berbagai sudut seakan-akan tidak memberinya ruang untuk melarikan diri sedikit pun.

​"Hampp, kebetulan sekali. Aku tidak usah repot-repot mencari mahluk hidup untuk menguji kemampuan esensi darah hitam-keemasanku," kekeh Yefan dingin. Tentu saja, integrasi cairan emas yang kini bercampur dengan darah hitam Yefan itu merupakan hasil dari evolusi ajaib jantungnya sebelumnya.

​Wush!

​Yefan melesat ke udara, menghindari jangkauan seratus ekor kalajengking itu dengan sangat mudah dan anggun. Begitu berada di ketinggian, dengan cepat Yefan mengembunkan esensi darah hitam-keemasan di tubuh nya hingga membentuk telapak tangan sebesar bukit.

​Serangan itu membawa aura penekanan yang begitu mengerikan, hingga membuat tanah gersang di sekitarnya bergetar hebat sejauh seratus mil akibat tekanan tersebut. Tentu saja, ini adalah kekuatan murni dari esensi darah Yefan, yang sama sekali tidak menggunakan energi spiritual di dalam tubuh nya.

​"Jadilah objek percobaanku!" teriak Yefan menggelegar.

​Boom!

​Telapak tangan raksasa itu melesat turun menggetarkan seluruh penjuru. Seratus kalajengking yang tadinya hendak keluar dari dalam tanah setelah gagal menyerang mangsanya, sontak kembali menyelam ke dalam tanah karena ketakutan saat merasakan aura pemusnahan yang begitu mengerikan di atas kepala mereka.

​Namun, usaha mereka hanya sia-sia. Saking dahsyatnya tekanan telapak tangan tersebut, bahkan sebelum serangan itu menghantam tanah, gelombang tekanannya saja sudah menghancurkan tanah gersang itu hingga berkeping-keping. Kalajengking-kalajengking itu meringkik serempak saat tubuh keras mereka hancur berkeping-keping bercampur serpihan tanah.

​Dan kemudian...

​BOOMM!

​Telapak tangan sebesar bukit itu menghantam tanah gersang di bawahnya hingga membubungkan awan jamur setinggi ratusan kilometer ke langit. Area padang gersang berguncang hebat ke segala arah hingga membelah daratan membentuk parit-parit lebar yang dalam dan tak berdasar.

​Pemandangan destruktif itu membuat Yefan sendiri terperanjat. "Ini... apakah ini benar-benar kekuatan murni dari darahku?" gumamnya dengan binar kegembiraan yang tak tertahankan.

​Jelas, dalam beberapa hari ini Yefan dibuat terkejut berkali-kali oleh apa yang terjadi pada dirinya. Dengan kekuatan yang semakin melipat ganda, kini Yefan semakin yakin bisa memusnahkan Keluarga Yujin sepenuhnya. Namun, Yefan tidak akan bertindak ceroboh begitu saja untuk menyerang Keluarga Yujin tanpa mengetahui kekuatan pihak musuh yang sesungguhnya.

​Meski Keluarga Yujin tidak memiliki kultivator di Alam Nirvana, Klan Yujin mampu bertahan dan berjaya di dunia yang kejam ini selama ratusan tahun. Pasti mereka memiliki kartu truf yang bisa diandalkan. Terlebih lagi, Klan Yujin berada langsung di bawah kekuasaan Kaisar Tian ming.

​"Kaisar Tian ming..." gumam Yefan pelan. Sepertinya aku harus memikirkan strategi matang untuk menghancurkan Klan Yujin tanpa menyinggung otoritas Sang Kaisar Tian ming, benaknya menyusun rencana.

​Jepret. Jepret.

​Mengabaikan gumpalan debu yang masih mengepul di belakangnya, Yefan kembali memacu teknik teleportasinya, melesat menuju arah utara. Sebab saat ini, prioritas utama yang harus didahulukan adalah meninggalkan kawasan padang gersang terkutuk ini.

​Jepret. Jepret.

​Jepret.

​Sesosok pria berpakaian jubah hitam tiba-tiba muncul secara misterius di atas sebuah jalan setapak berhiaskan batu kerikil tajam. Raut wajah pria itu dipenuhi kepucatan dan kelelahan yang sangat ekstrem. Jelas, dia adalah Yefan.

​"Hah... hah..." Yefan tersengal-sengal menahan rasa lelahnya. "Dengan mengorbankan energi spiritualku untuk perjalanan dua bulan tanpa henti, akhirnya semua ini tidak sia-sia," gumam Yefan lega saat matanya menangkap pemandangan pepohonan hijau menjulang tak jauh dari pandangannya.

​Tepat di tengah jalan hutan tersebut, tampak tiga rombongan karavan sederhana yang dikawal dua puluh prajurit berbaju zirah hitam sedang berjalan perlahan-lahan menjauh.

​Sepertinya untuk memulihkan energi spiritualku, lebih aman jika berada di dalam karavan itu, gumam Yefan saat teringat bahwa ia memiliki banyak koin emas dan perak hasil merampas milik Yufan xi untuk membayar biaya tumpangan.

​"Apakah aku bisa menumpang?!" suara Yefan melenting keras, menggema ke segala arah. "Jika ya, sebutkan berapa koin emas atau perak yang harus kubayar untuk sampai ke kota terdekat!"

​Teriakan itu serta-merta mengejutkan rombongan. Karavan sederhana yang tadinya berjalan cepat langsung berhenti mendadak, membuat para pengawal di sekitarnya memutar pandangan dengan sigap.

​Secara serempak, para pengawal segera menoleh dan melihat sosok Yefan yang berjalan tertatih-tatih mendekati mereka. Raut wajah mereka menyiratkan keheranan bercampur rasa curiga.

​"Siapa dia?" Tiba-tiba suara selembut sutra terdengar dari dalam karavan utama yang tertutupi tirai kain merah.

​"Ooh, dia hanya seorang pemuda lusuh yang entah dari mana asalnya," jawab pemimpin pengawal berwajah tampan yang berumur sekitar dua puluh lapan tahunan.

​"Apakah dia sendirian?" ujar wanita itu kembali dari balik tirai.

​"Ya, dia sendirian. Sepertinya dia seorang yang hidup sebatang kara hingga tersesat di area berbahaya ini," jawab sang pemimpin pengawal dengan penuh hormat.

​"Biarkan dia masuk."

​"Baik, Nona," jawab sang pemimpin.

​Dengan berlari kecil memanfaatkan sisa tenaganya, Yefan akhirnya sampai di dekat rombongan karavan tersebut dengan kondisi wajah yang tampak pucat dan kelelahan.

​Sebelum Yefan sempat membuka suara untuk menanyakan kesepakatan, pemimpin pengawal itu menatapnya dan berkata tegas, "Nona mengizinkan Anda bergabung dengan kami. Cepat naik karavan nomor tiga dan jangan pernah keluar jika kami tidak memerintahkannya!"

Bersambung.

1
Ed Troivan
plagiat kau
Rozer Cros: diam Diam diam, 🥹
total 3 replies
Fajar Fathur rizky
bikin yefan jadi alkemis tingkat tinggi yang mana kaisar tianming sendiri harus berlutut dan memberi hormat bikin nanti yefan bantai klan yujin dan hancurkan kaisar itu beserta keluarganya kaisar itu
Fajar Fathur rizky
cepat bikin yefan bantai jendral
Rozer Cros
mksh kk ketitik nya.
aku cuma mau jelasin. ini karya hasil Kranggan ku sendiri kk, dan ga PP kalo KK ga percaya juga. dan terimakasih atas dukungan nya untuk karya ini meski tidak sebaik yang lain. 🙏🙏
intsomi: itu buzzer,jangan di liat komenannya,abaikan saja
total 5 replies
Ed Troivan
Author plagiat, ngga bakal ditamatin
Ed Troivan
Pasti ini karya plagiatmu lagi author tolol, kau bisa-bisanya menerjemahkannya lalu kau ubah nama tokoh-tokohnya makanya nggak kau lanjut novel Sang Penakluk... 👍
Rozer Cros: terima kasih kk udah dukung karya ini meski tidak sebaik yang lain. semoga sehat selalu kk
total 1 replies
Ed Troivan
kok rantaul
Ed Troivan: nggak bertanggung jawab lu Thor
total 4 replies
Protocetus
jika berkenan mampir ya ke novelku Remontada
Fajar Fathur rizky
nanti bikin yefan bantai keluarga yunjin dengan cara paling kejam dan sadis
Fajar Fathur rizky
cepat bantai yanfeng bikin ranah kultivasi yefan langsung naik ke ranah yang lebih tinggi dari ranah yanfeng
Farhan Sadewa
gereget BNR lihat tingkah laku Yulin zou ini 🤭
Ed Troivan: Author tolol
total 1 replies
Farhan Sadewa
membuat penassran
Farhan Sadewa
penuh misteri👍
Ed Troivan: penuh misteri🤣 author gak jelas. palingan ilang lagi nanti karena nggak bisa plagitin lagi
total 1 replies
Farhan Sadewa
penasarn
Farhan Sadewa
jadi penasaran🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!