Indonesia
NovelToon NovelToon
The CEO'S Second Chance

The CEO'S Second Chance

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: simnuna

Tidak semua cinta pertama berakhir dengan kebahagiaan. Bagi aruna, gadis yatim piatu yang hidup dari beasiswa dan kerja keras, jatuh cinta pada siswa paling populer di sekolah adalahawal dari mimpi buruk yang selama ini tak ingin dia miliki..dia bahagia, namun kebahagaan itu ternyata di bangun diatas sebuah taruhan konyol para anak orang kaya itu. Saat kebenaran terungkap, aruna kehilangan lebih dari sekedar cinta..penghianatan, perundungan, dan kehilangan yang tak tergantikan menghancurkan hidupnya hingga dia memilih menghilang dari masa lalu. Bertahun-tahun kemudia, takdir mempertemukan mereka kembali. Kini, pria yang dulu menghancurkan dunianya telah menjadi seorang pria yang rela melakukan apapun untuk mendapatkan kesempatan kedua. Sayangnya, tidak semua luka dapat di sembuhkan dengan kata maaf… Penasaran?…yuk kepoin ceritanya….

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon simnuna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27

“Kenapa saat bersamanya rasanya sangat nyaman..rasanya aku terus ingin di sisinya dan melindunginya..”batin liam.

Liam lagi-lagi memotret aruna diam-diam..dan kemudian tersenyum tipis saat mendapatkan bidikan menggemaskan itu..setelah itu liam menyimpan ponselnya dan mulai memejamkan matanya.

__________________

Pagi harinya liam langsung membawa aruna pulang kembali ke kosnya..sekarang mereka berdua sedang sarapan di meja makan sebelum berangkat kesekolah..awalnya liam melarang aruna untuk masuk sekolah..tapi aruna memaksa untuk masuk..liam tetap tidak mengizinkan..tapi berkat bujuk rayu dan tatapan memelas aruna, liam yang rupanya tak tahan dengan tatapan memelas itu mengizinkan aruna sekolah, dengan syarat aruna harus terus di samping liam dimanapun itu kecuali di jam pelajaran saja..aruna langsung mengiyakan.

“Ingat jangan jauh-jauh..”peringat liam lagi saat mobil hendak di jalankan.

“Iya-iya..kamu ini sudah seperti orang tua ku saja..”keluh aruna.

“Calon pacar lo..”ucap liam..aruna langsung menoleh kearah pria itu.

“Hah?..”tanya aruna tak mengerti.

“Ga ada..”ucap liam cuek..kemudian menjalankan mobilnya menuju sekolah.

.

.

.

Kedatangan mereka lagi-lagi disambut dengan kehebohan..sedangkan olla menatap marah mereka dari ujung sana.

“Sialan..kenapa ga mati aja sih tu si udik sialan..”umpat olla.

“Iya..mana makin lengket lagi..nyebelin banget..”ucap vina.

Aruna yang melihat keberadaan olla tak jauh dari sana mulai berkeringat dingin..dia merasa takut mengingat kejadian semalam..tapi rasa yang mendominasi di hatinya adalah kemarahan..liam yang ada di samping aruna mengikuti pandangan gadis itu..tatapanya berubah tajam saat menatap olla..liam meraih tangan aruna dan mengenggamnya erat..tatapan liam semakin tajam saat merasakan tangan aruna yang dingin dan lembab.

“Jangan takut..ada gue..”bisik liam..aruna langsung menoleh kearah liam dan tersenyum kecil.

“Aku ga takut..cuma sedikit marah..”ucap aruna..liam manatap gadis itu.

“Lampiasin aja..biar aku yang mengurus sisanya..”ucap liam yang mendukung kemarahan aruna..aruna terdiam sebentar..saat akan bertindak..dari kejauhan terdengar pekikan seseorang.

“Yaa cewek jahat..”pekik diana yang baru tiba dari parkiran sekolah..gadis itu berlari kencang kearah olla..pekikan gadis itu membuat semua orang terkejut termasuk aruna dan liam..tambah terkejut lagi saat gadis itu menampar wajah olla dan menunjuk-nunjuk wajah olla dengan amarah yang membuncah.

Plak..

Tamparan dari diana itu membuat semua orang terdiam..bahkan sindy dan vina terperangah tak percaya..sedangan olla menoleh pada diana dengan amarah..belum sempat olla memaki diana, diana terlebih dahulu memakin gadis itu.

“Dasar cewek iblis!!..ga punya hati baget ya kamu!..tega banget kamu ngurung orang ga bersalah!..kamu pikir nyawa orang itu mainan yang seenaknya saja kamu mainin..kalau dia mati gimana!..kamu pikir bisa menganti nyawanya dengan uang ayah mu itu..negara ini negara hukum..berfikirlah sebelum bertindak!..otak itu digunakan jangan hanya di pajang saja!..”marah diana..semua orang terkejut mendengar ucapan itu.

“Dandanan sudah seperti gadis panggilan, goblok pula..”kata-kata terakhir diana membuat semua orang terperangah tak percaya.

Olla semakin marah..sedangkan aruna dan liam saling tatap..dan empat teman liam tertawa kencang mendengar ucapan diana..olla semakin marah mendengar tawa itu..sedangkan diana masih berdiri tegak di depan olla..sepertinya keberanian gadis itu seumur hidup terkumpul sekarang..walau tangan diana sedikit gemetar, dia tetap ingin menyuarakan ketidakadilan yang di terima sang sahabat.

“Hahahah..Hebat juga..”kai bertepuk tangan gembira.

“Jalang sialan..”teriak olla.

Olla meraih kepala diana dan mulai menjambak rambut gadis itu..diana tak diam..kepalang sudah basah menyebur saja sekalian..dia juga membalas jambakan olla..mereka saling jambak..sindy dan vina yang melihat itu langsung membantu olla..aruna yang melihat sahabatnya di keroyok seorang diri langsung berlari kencang kearah pertarungan itu dan mulai join aksi jambak-menjambak itu.

Liam dan empat temanya mendekat..tapi tak menghentikan aksi meraka..liam hanya memperhatikan aruna, membiarkan gadis itu meluapkan amarahnya..dan supaya bisa mengajari aruna untuk membalas orang yang berprilaku tak adil padanya..tapi liam tetap menjaga aruna apabila ada serangan yang serius..aksi jambak menjambak itu cukup sengit..walau olla bertiga, tenaga aruna dan diana tetap lebih kuat..mungkin karna selalu di perlakukan tidak adil selama ini, membuat jiwa tersakiti mereka merasa membuncah untuk meluapkan semuanya pada orang yang selama ini menyakiti mereka.

Semua orang masih diam melihat pertarungan sengit itu..tak ada yang mau melerai bahkan para guru..walau olla putri dari seorang konglomerat, tapi tatapan larangan dari liam membuat para guru terdiam tak berani melerai.

“Argg..”teriak olla saat aruna menjambak kuat rambutnya..aruna tersenyum puas..baru kali ini dia merasa sebahagia ini saat semua rasa sakitnya bisa terbalaskan.

Olla kembali menjambak aruna..aruna tak diam dan membalas olla..olla yang sudah sangat merasa kesakitan mulai bermain dengan anggota tubuhnya yang lain..dia menendang perut aruna..membuat aruna meringis kesakitan..aruna semakin menguatkan jambakanya..lagi-lagi olla menendangnya, kali ini sangat kencang yang membuat aruna terdorong dan melepaskan jambakanya..liam yang melihat itu mendekat dan meraih tubuh aruna.

“Berhenti..”teriak liam..pertengkaran itu langsung berhenti..empat orang itu berdiri dengan rambut yang berantakan..terdapat juga beberapa cakaran di pipi mereka..liam manatap tajam olla dan kedua temannya.

“Berhenti bersikap semau lo..”ucap liam tajam.

“Kenapa kamu menyalahkan ku liam..meraka yang duluan menjambak ku..”adu olla.

“Lo pikir gue gatau perbuatan lo..”ucap liam datar..olla terdiam.

“Itu ga bener liam..aku ga melakukan apapun..mereka kan yang ngadu ga bener sama kamu?..pasti mereka..”ucap olla marah menunjuk aruna.

“Gue tau semuanya..”ucap liam.

“Itu ga bener..mereka berdua bohong!..”ucap olla.

“Tunggu saja aku akan laporkan pada daddy ku dan mempenjarakan mereka berdua..dan kalian juga..”ucap olla sambil menunjuk para guru yang hanya diam.

“Gue akan memecat kalian karna tak becus melindungi gue..”marah olla..diana dan aruna saling tatap, dua gadis itu mulai takut..salah mereka yang tak memikirkan konsekuensi sebelum bertindak.

“Coba saja kalau bisa..lo pikir gue ga punya bukti..jangan sampai rekaman di gudang itu sampai di tangan para wartawan..gue ga bisa bayangin seperti apa kemarahan bokap lo..”ucap liam sambil tersenyum jahat..olla terdiam, gadis itu mulai takut membayangkan kemarahan sang ayah.

“Liam kamu tega?..”tanya olla pelan.

“Selalu ada balasan disetiap perbuatan jahat..”ucap liam acuh..olla makin merasa takut..dia tau liam buka tipikal pria yang tak menepati ucapanya.

“Liam kumohon jangan..”ucap olla memohon.

“Minta maaf pada aruna, dan gue anggap semua itu selesai..”ucap liam..aruna menatap liam lekat..segitunya pria itu melindunginya.

Olla terlihat ragu..matanya menatap aruna penuh dendam..tapi dia tak punya pilihan lain selain melakukan perintah liam..kemarahan ayahnya lebih mengerikan dari apapun.

“Maaf..”ucap olla singkat..aruna bahkan belum menjawab, gadis itu sudah pergi dari sana.

”tunggu saja..”gumam olla di sela langkahnya..harga dirinya sudah jatuh hari ini..dia pasti akan membalas aruna dengan lebih kejam.

.

.

.

TO BE CONTINUE…….

1
Yensi Juniarti
kapan puncaknya tor gak sabar ..🫣🫣
Yensi Juniarti
lanjuuut ya say 😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!