Indonesia
NovelToon NovelToon
Misteri Desa Sesat

Misteri Desa Sesat

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Mengubah Takdir
Popularitas:15.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

"Musuh kalian bukanlah orang asing, tapi orang terdekat kalian sendiri"
Suara itu terdengar begitu jelas di telinga tiga pemuda yang berada di sebuah kampung penuh misteri.
Akankah mereka bisa menemukan siapa musuh terdekat mereka itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Purnama gelap

‎"Hasil ulangan mereka cukup bagus, yang remaja juga, mereka hanya salah beberapa saja di pengurangan" ucap Liam ketika dia sedang meriksa hasil ulangan murid murid di sekolahnya

‎"Iya, mereka sudah berkembang cukup baik, kalau seperti ini terus, mereka bisa sekolah ke sekolah yang lebih besar" jawab Lintang

‎"Mereka tidak akan mau, mereka sudah betah bersama kita itu sebabnya mereka di sini, kata orang tuanya kalau bisa mereka sekolah di sini saja" ucap Hamka

‎"Kalau yang setara TK dan SD sih masih bisa, tapi kan kalau Widia dan Hindun, mereka harusnya sudah masuk SMP, kalau Aini kan dia memang hanya ingin belajar di tempat kita tanpa mendapatkan ijazah, kata Opa, kalau murid SMP di sekolah kita sudah ada sepuluh orang, kita bisa mengurus ijazah SMP nya ke pusat" jawab Liam

‎"Semoga saja ada anak anak lain yang mau sekolah, supaya mereka lebih sadar dengan arti pendidikan" ucap Lintang

‎"Aamiin"

‎"Hmmm"

‎"Apa, kenapa tidak mau bicara? aku lihat juga luka di pita suara kamu sudah sembuh" tanya Liam karena Kenanga tidak mau bicara sejak semalam.

‎"Hmm"

‎"Kalau mau ke rumah bapak besok saja, ini sudah jam empat sore, kata Opa kita tidak boleh kemana mana sampai besok pagi" bujuk Liam

‎"Hahh"

‎"Jangan lesu, besok pulang sekolah kita ke rumah bapak, aku juga mau minta di buatkan sayur lodeh sama ibu" bujuk Liam dan Kenanga kembali semangat

‎"Kenapa Kenanga tidak mau bicara ya?" tanya Laily

‎"Mungkin takut kalau bicara masih sakit" jawab Lintang

‎"Hei Popon, kamu tidak mau marah marah, aku ambil donat sisa kamu yang di kulkas ya, aku habiskan" ucap Hamka

‎"Aaaa!"

‎"Balik lagi ke mode awal dia" ledek Lintang

‎"Hiks... Huaaaaa"

‎"Kenapa sekarang malah nangis?" tanya Liam memeluk Kenanga.

‎"Hiks... Hiks.."

‎"Maaf deh, aku tidak akan ambil donat kamu, nanti aku buatkan donat yang enak" ucap Hamka.

‎"Hhmmm?"

‎"Liam yang buat, aku tidak bisa" jawab Hamka karena Kenanga sudah berbinar akan di buatkan donat.

‎Plak.

‎"Aaa!" Kenanga langsung memukul paha Hamka karena merasa di bohongi.

‎"Coba kamu bicara, kenapa malah tutup mulut dan teriak teriak saja" bujuk Liam tapi Kenanga tetap menggelengkan kepalanya.

‎"Pasti dia sudah belajar bicara tapi ada sesuatu yang buat dia kecewa" ucap Lintang

‎"Iya mungkin saja, saat subuh tadi dia terlihat lesu, apa Kenanga tidak bisa lancar bicara" sambung Laily dan Kenanga menggelengkan kepalanya.

‎"Terus kenapa?" tanya Hamka

‎"Aaa!"

‎Kenanga malah terlihat kesal dan semakin bersembunyi di pelukan Liam. Sampai akhirnya mereka membiarkan saja Kenanga dengan apa yang dia inginkan karena mereka tidak mau membebani pikiran Kenanga.

‎"Mulai terlihat gelap di luar, padahal belum malam" ungkap Hamka

‎"Iya, mungkin ini yang di maksud Opa dengan bulan gelap, PoMat juga terlindungi cahaya dari tali yang di ikat Opa Sagara" jawab Liam yang bisa melihat pohon keramat tetap bercahaya meski keadaan di luar sudah mulai gelap.

‎Lintang segera menutup semua tirai di rumah itu, dia juga tidak lupa mengunci semua jendela dan pintu, Arsana dan Ireng sudah bersama mereka di dalam rumah dan semuanya memilihkan untuk berkumpul di ruang keluarga yang lebih luas.

‎"Siapkan jenset dan juga lampu darurat, gue merasa kalau daya dari panel matahari tidak akan cukup sampai besok" ucap Liam karena hari itu juga cuaca sedikit mendung.

‎"Semuanya sudah di cek, bensin juga aman di gudang, lampu darurat sudah di cas juga sejak tadi pagi" jawab Hamka

‎"Kita hanya butuh listrik untuk menyalakan kulkas dan lampu di ruang utama saja, yang lain bisa pakai lampu darurat" ucap Liam

‎Saat maghrib tiba, suasana di luar terasa semakin mencekam, hawa dingin bisa mereka rasakan tapi juga di barengi dengan suara suara rintihan dan juga jeritan di dalamnya, menggoda orang orang untuk keluar dari dalam rumah.

‎"Kenanga"

‎Panggil seseorang yang suaranya begitu mirip Karman. Kenanga akan berlari ke luar tapi Liam menahannya.

‎"Itu bukan bapak, itu hantu" ucap Liam

‎"Iya Kenanga, semua warga kampung mahoni juga mengunci rapat rumah mereka, tidak ada yang keluar, malam ini semua orang hanya tinggal di rumah" ucap Arsana

‎Kenanga yang tadinya memaksa ingin keluar dan melihat dari jendela akhirnya kembali duduk dan menonton televisi.

‎"Liam, kamu di dalam kan? Tolong aku, aku di sini nggak bisa masuk, Liam!"

‎Deg.

‎Sekarang suara dari Kalingga yang dapat di dengar Liam, dia langsung meremas dadanya karena kembali ingat pada Kalingga.

‎"Liam... Aku kedinginan.. Aku juga terluka karena di serang serigala di hutan" lirihnya dengan isak tangis yang memilukan.

‎"Tahan Liam, Itu bukan Kalingga" bisik Hamka dan Liam mengangguk meski dia terus mengepalkan tangannya, agar tidak tergoda untuk keluar.

‎Tangan Kenanga menggenggam tangan Liam, dia juga tidak tahu apa yang di rasakan Liam tapi satu hal yang Kenanga tahu, dia harus tetap dekat dengan Liam.

‎"Terima kasih, aku tidak akan meninggalkan kamu, tidak akan" ungkap Liam lalu mengecup punggung tangan Kenanga yang kembali memeluknya karena takut dengan banyak suara suara di luar.

‎"Papa...!"

‎"Abang..!"

‎Sekarang suara Zeeshan dan Harsya yang terdengar bahkan membuat Hamka menegakkan badannya untuk memastikan karena suara itu seperti berteriak karena di bawa seseorang.

‎"Papa tolong!"

‎"Itu bukan nak Zeeshan nak Hamka, itu tipu daya bulan kegelapan" ucap Ireng ketika Hamka juga akan bangkit dari tempatnya

‎"Dia tahu semua orang yang kita pikirkan, dan dia akan mengeluarkan itu dalam bentuk suara suara yang menyakitkan agar keluar, itu sebabnya pohon keramat juga di ikat kain khusus itu, agar dia tidak bisa mendengar suara orang yang dia pikirkan" ungkap Arsana

‎"Sebaiknya kita bersiap shalat isya, kita tidur di sini agar salah satu dari kita tidak ada yang terpengaruh dengan suara suara di luar" usul Lintang

‎"Iya gue setuju dengan Lintang, ayo wudhu" jawab Hamka

‎Brak. Brak. Brak.

‎Teror di kampung Mahoni terdengar lebih menakutkan karena di sana tidak di lindungi pagar gaib, bahkan suara suara itu di iringi dengan gedoran di pintu dan juga jendela jendela rumah warga, anak anak sampai menangis ketakutan dan harus di tenangkan oleh orang tua mereka. Tak ada yang bisa mereka lakukan kecuali tetap berada di dalam rumah dan tidak tergoda untuk keluar.

‎"Mama..."

1
neni nuraeni
mksih kak sudah up bnyk,,, atau akunya ya yg baru baca🤔😁😁🙏,, lnjuttt kak
neni nuraeni
akhirnya si suro klh juga,,,, lnjutty
neni nuraeni: sama2 kak🤗🤗
total 2 replies
Mat Rachmadi
Akhirnya....
Ridwan01: terima kasih kak
total 1 replies
Nurr Tika
tambah seru aja nih ,yuda di hukum ja
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Leni Nuraeni
sok putih rambut panjang pasti sahara
Ridwan01: benar sekali kak
total 1 replies
neni nuraeni
weeh duo racun ternyta mereka😁😁,,,, lnjutt kak
neni nuraeni: 👌 kak sama2🤗🤗🤗
total 2 replies
Leni Nuraeni
suro yg ini apa suro yg jdi penjaganya anjas bukan thor...
Ridwan01: bukan kak, ini Suro lain.
total 1 replies
Mifta Afandi
kak kq cuma 1 ini
Mifta Afandi: sekarang udah d double jadi 3,
makasih kak besok" jangan lupa lagi ya kak
total 2 replies
neni nuraeni
kaannn.... tantrum lagi Hamka kenanganya🤭🤭lnjutt
neni nuraeni: iya dia paling suka kalau udah jailin kenanga ya kak🤭
total 2 replies
Ridwan01
hehe...🤭
Nurr Tika
lanjut thor
Ridwan01: sip kak
total 1 replies
Nurr Tika
licik x yuda ,untung da hamka sma liam
neni nuraeni
wlee Yuda kena tipu.. Yuda kena tipu kasian dehhh kamu🤭🤭lnjuttt
neni nuraeni: 👌 kak 🙏🤗
total 3 replies
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
haduuuuuu🤣🤣🤣🤣
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
thor,mbah tirta sekalian kalingga nya juga,sama novan dan adenya😊😊😊😊
neni nuraeni
weeeh kamu mau mengelabui mereka wee jgn ngarep ya yg ad drmu yg bkl ketar ketir,,, lnjuttt
neni nuraeni: 👌 sama2 kak😉
total 2 replies
Nurr Tika
ayo hamka selidiki yuda
Ridwan01: siap kak
total 1 replies
Nurr Tika
ada bala bantuan
Ridwan01: ada kak
total 1 replies
neni nuraeni
lnjuttt kak, mkin seruuu ini
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
Nurr Tika
lanjut thor,keren ceritanya
Ridwan01: siap kak terima kasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!