Indonesia
NovelToon NovelToon
Mantan Tuan Muda

Mantan Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Fantasi / Diam-Diam Cinta
Popularitas:557
Nilai: 5
Nama Author: Kanji Wara

Ini bukan sekadar cerita tentang cinta beda kasta. Ini adalah perjalanan tentang sebuah nama besar...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kanji Wara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

nasib baru

Keheningan di dalam ruang tamu kecil itu terasa kian mencekam. Dengan seulas senyuman licik yang terukir lebar di wajahnya, mata Rico yang berbinar penuh kepuasan menatap lurus ke arah dua wanita berkuasa yang kini sudah terkulai pasrah di atas sofa tua. Kesombongannya sebagai seorang pria yang merasa telah berhasil menaklukkan kasta sosial tertinggi dalam semalam membuatnya kehilangan akal sehat.

Dia pun langsung melangkah mendekati posisi Vani terlebih dahulu. Rico membungkuk sedikit, menatap wajah sekretaris pribadi yang sudah terlelap dalam pengaruh obat bius dosis tinggi tersebut.

"Vani... sebenarnya kamu sangat cantik..." kata Rico dengan suara berbisik yang sarat akan nada meremehkan. Dia mengulurkan jarinya, mengibas sehelai rambut yang menutupi kening Vani.

"Tapi sayang, kecantikanmu itu masih kalah jauh kalau dibandingkan sama Mita."

Di sebelah Vani, Mita dengan mata yang terpejam rapat mendengar semuanya dengan sangat jelas. Setiap kata, hela napas, hingga nada bicara menjijikkan dari karyawan barunya itu terekam sempurna di dalam kepalanya.

'Brengsek nih bocah...' umpat Mita habis-habisan di dalam hati. Amarahnya sudah berada di ubun-ubun, namun sebagai seorang wanita yang cerdas, dia menahan diri untuk tidak bergerak terlebih dahulu demi memancing bukti yang mutlak.

Setelah puas menatap Vani, Rico pun mulai membalikkan tubuhnya dan beralih mendekati Mita. Pandangan matanya mengunci lekuk tubuh anggun sang Direktur Utama dengan tatapan penuh nafsu liar.

Tangannya mulai maju perlahan, terulur ke arah pundak mulus Mita, bersiap untuk mengangkat tubuh bos besarnya masuk ke dalam kamar tamu yang sepi.

Namun... tepat satu sentimeter sebelum ujung jarinya yang kotor menyentuh kain pakaian Mita, sebuah suara hantaman raksasa seketika meruntuhkan seluruh keheningan rumah sunyi tersebut.

BRAAAAKKKKKKK!

Pintu depan kayu rumah sederhana milik Rico hancur berantakan, jebol seketika setelah menerima hantaman tendangan keras dari arah luar. Dua orang pria bertubuh kekar dan tegap dengan pakaian safari hitam yang tidak lain adalah sopir pribadi sekaligus pengawal khusus Mita,

melangkah masuk dengan cepat bagai kilat.

Tanpa sempat Rico berkata sepatah kata pun, ataupun memiliki waktu untuk bertanya tentang apa yang sedang terjadi, salah seorang pengawal bertubuh raksasa itu langsung menyambar kerah kemeja Rico dari belakang. Dengan satu sentakan pendek yang sangat kuat, tubuh Rico dihempaskan dengan kasar ke lantai dalam posisi telungkup.

BUGH!

Wajah Rico langsung berada di lantai semen yang keras, ditekan dengan sangat kuat oleh sepatu sang pengawal hingga dia sama sekali tidak bisa bergerak atau bernapas dengan lega.

Rasa sakit yang teramat sangat seketika menjalar di sekujur tulang pipinya.

Di saat Rico sedang mengerang kesakitan di atas lantai, Mita pun bangun dengan gerakan yang sangat tenang dan elegan. Tidak ada gurat kantuk atau lemas sedikit pun di wajah cantiknya. Dia merapikan kembali pakaian kasualnya yang sedikit bergeser, lalu melangkah santai mendekati meja kayu.

Tanpa membuang waktu untuk memaki atau mendengarkan penjelasan dari pria yang merangkak di lantai itu, Mita langsung merogoh ponsel pintarnya dari dalam saku. Jemarinya bergerak gesit menekan nomor darurat pihak berwajib setempat.

"Halo, Kepolisian Luar Kota... Saya Mita, Direktur Utama PT Golden.

Saya ingin melaporkan tindakan pembiusan dan percobaan pelecehan seksual berencana yang dilakukan oleh salah satu staf saya di lokasi ini.

Tolong kirim unit patroli sekarang, pelakunya sudah berhasil kami amankan," ucap Mita dengan nada suara yang sangat dingin, tegas, dan penuh wibawa seorang pemimpin, menutup laporan hukumnya dalam hitungan detik.

Mita memasukkan kembali ponselnya, lalu melangkah perlahan hingga ujung sepatu hak tingginya yang mahal berdiri tepat di depan mata Rico yang sedang meringis ketakutan di atas lantai semen yang kotor. Mita menundukkan kepalanya sedikit, menatap lurus ke arah bawahannya yang kini tampak seperti tikus got yang terjebak.

"co... Co... Permainanmu terlalu mencolok," kata Mita dengan seulas senyuman dingin yang meremehkan terpampang di bibir manisnya.

"Kamu mengira dunia bisnis dan hukum itu selembut khayalanmu?

Selamat menikmati sisa harimu di balik jeruji besi."

Mendengar kalimat sakti dari sang bos besar, seluruh dunia Rico seketika runtuh total tanpa sisa. Rasa takut yang teramat sangat langsung mencengkeram dadanya hingga membuatnya gemetar hebat, menyadari bahwa obsesi liarnya siang ini tidak hanya menghancurkan karier barunya di PT Golden, melainkan telah resmi menutup seluruh masa depannya ke dalam kegelapan penjara.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!