Indonesia
NovelToon NovelToon
MENANTU YANG TAK DIINGINKAN

MENANTU YANG TAK DIINGINKAN

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Rumah Tangga / Tamat
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: Nuna_Pena

Alena menikah dengan Hendra meski tak direstui keluarganya karena dianggap miskin. Selama lima tahun ia dihina, dianggap mandul, dan hanya diberi satu juta rupiah sebulan untuk kebutuhan rumah. Saat Alena mulai berusaha bangkit, tekanan ibu mertua membuat Hendra akhirnya berselingkuh. Alena memilih bertahan, hingga ia menemukan jalan untuk membuktikan dirinya dan membalas semua perlakuan yang menyakitkan itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nuna_Pena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DESAKAN UNTUK MENGAKUI

Sejak hari itu, suasana di rumah Hendra berubah total. Tak lagi ada tawa, tak lagi ada percakapan hangat. Hendra berubah menjadi pria yang pendiam dan dingin. Setiap pulang kerja, ia langsung masuk ke kamar dan tak banyak bicara. Siska yang tadinya berharap dimaafkan, kini justru merasa semakin tertekan oleh keheningan suaminya.

Sore itu, Hendra baru saja pulang. Ia meletakkan tas kerjanya di meja ruang tengah, lalu duduk sebentar sambil memijat pelipisnya yang berdenyut. Siska menghampiri dengan wajah berhati-hati, menentang segelas air hangat.

"Mas... minum dulu," ucapnya pelan sambil menyodorkan air segelas.

Hendra menoleh sekilas, namun tak menyentuh gelas itu. Ia menatap Siska dengan tatapan datar yang membuat hati wanita itu dingin.

"Aku tidak haus," jawabnya singkat, lalu berdiri hendak pergi.

"Tunggu dulu Mas..." Siska menahan lengan suaminya pelan.

"Kita bicara sebentar boleh? Sudah tiga hari kamu tidak pernah mau menatapku. Sudah tiga hari juga kamu tidak menyapaku. Sampai kapan kamu akan memperlakukanku seperti ini?"

Hendra melepaskan tangan istrinya perlahan. "Apa yang harus kubicarakan? kamu sudah tahu sendiri apa kesalahan mu kamu menyembunyikan kesalahan besar."

"Aku tidak menyembunyikan apa pun!" seru Siska tak tahan lagi. "Sudah kubilang mungkin saja dokternya yang salah hitung! Kenapa kamu tidak mau percaya sama aku sedikit pun?!"

"Salah hitung satu bulan penuh Siska?!" Hendra meninggikan suaranya.

"Kamu pikir aku bodoh? Semua orang tahu hitungan kandungan itu sangat akurat! Kalau kamu jujur dari awal, mungkin aku masih bisa memaafkan! Tapi kamu malah terus berbohong! Terus mencari alasan! Katakan padaku... siapa sebenarnya pria itu?!"

Siska terdiam. Wajahnya pucat seketika. Ia menggigit bibirnya, tak mampu menjawab.

"Lihat kan, Kamu diam saja!" Hendra tertawa getir.

"Selama ini aku yang merasa bersalah pada Alena! Selama ini aku yang menyesal telah meninggalkannya demi wanita pembohong sepertimu!"

"Hendra! Jangan sebut nama wanita itu di depan wajahku!" bentak Siska tiba-tiba, cemburu dan takut bercampur jadi satu.

"Aku ini istrimu! Yang mengandung anakmu! Kenapa kamu terus saja membandingkanku dengan wanita yang tak tahu di mana sekarang itu?!"

"Karena Alena tak pernah berbohong padaku!" Hendra menatapnya tajam.

"Alena jujur! tulus! Sedangkan kamu... kau datang membawa kebohongan demi mendapatkan apa yang kau mau!"

"Karena aku mencintaimu!" Siska akhirnya berteriak, air matanya jatuh deras. "Aku takut kehilanganmu! Aku takut kau kembali pada Alena! Itulah sebabnya aku memohon pada Ibu agar kau menikahiku! Aku salah! Aku akui aku salah! Tapi cintaku padamu tulus Hendra!"

"Cinta?" Hendra melangkah mendekat, menatapnya dengan pandangan yang penuh kebencian. "Cinta yang dibangun di atas kebohongan dan pengkhianatan? Itu bukan cinta Siska. Itu nafsu dan kepura-puraan."

Di ambang pintu, Bu Sari berdiri diam mendengar semuanya. Wajahnya tampak lelah dan penuh penyesalan. Ia melangkah masuk perlahan.

"Cukup..." suara Bu Sari terdengar parau.

"Jangan bertengkar terus seperti ini."

Hendra menoleh pada ibunya. "Ibu lihat sendiri kan ! Siska terus saja berbohong! Ia tak mau mengakuinya!"

Bu Sari menatap menantunya yang masih terisak, lalu menghela napas panjang.

"Siska..." panggil Bu Sari pelan namun tegas. "Katakan yang sebenarnya sekarang. Siapa ayah anak itu? Katakan... sebelum semuanya terlambat."

Siska menatap Bu Sari bergantian dengan Hendra. Keringat dingin mulai membasahi pelipisnya. Ia tahu, kalau ia terus berbohong, Hendra mungkin akan mengusirnya. Tapi kalau ia jujur... nasibnya bisa lebih buruk lagi.

"Aku... aku tidak tahu..." jawab Siska pelan, akhirnya memilih tetap bungkam.

"Tidak tahu?" Hendra menggeleng tak percaya. "Baiklah. Kalau kau tak mau jujur... biarkan waktu yang menjawab. Tunggu saja sampai anak itu lahir. Wajahnya takkan bisa berbohong. Saat itulah... aku akan tahu siapa ayah kandungnya."

Kalimat itu menghantam dada Siska sekeras pukulan batu. Ia memegangi perutnya dengan tangan gemetar. Matanya membelalak tak percaya.

"Tidak... kau tak boleh melakukan itu..." gumamnya lirih. "Anak ini... anak ini anakmu..."

"Kita lihat saja nanti," jawab Hendra dingin. Ia berbalik dan berjalan keluar rumah, meninggalkan kedua wanita itu yang saling berpandangan dengan perasaan masing-masing yang kacau balau.

Bu Sari menatap Siska lekat-lekat, perlahan mendekat.

"Siska... Ibu mohon... jujurlah sekarang. Sebelum semuanya hancur berantakan..."

Siska menunduk, air matanya jatuh membasahi lantai. Namun mulutnya tetap terkatup rapat. Kebohongan pertama telah memaksanya untuk terus berbohong sampai akhir. Dan kini... ia sudah tak punya jalan mundur lagi.

1
Yeni Astriani
siska2 sepandai pandainya kamu menyimpan bangkai suatu saat bangkai tsb akan tercium juga, dan kamu akan menerima akibat dari keserakahanmu dan kebohonganmu.
hukum tabur tuai itu ada
Thewie
jangan keluarkan airmatamu buat suami keparat itu ya alena
Thewie
terlalu lemah kau Alena. jadi agak gak suka lihat otor🤣🤣
Thewie
kapan Alena bahagia thorrrrr...
Nuna_Pena: ditunggu aja ya hehe,
total 1 replies
Thewie
5 tahun Alena... salut buatmu hidup dengan caci maki keluarga mertua .. luarbiasa kamu Alena..
Thewie: salut buat kita perempuan hebat💪
total 4 replies
Himna Mohamad
lanjut kk
Cha Libra
jngan biarkan s alena d tindas mlu thour scpetnya cerai..semoga ja ada karma buat keluarga dajjal
Nuna_Pena: 😁😁😁... sabar sayang...
total 1 replies
Cha Libra
thour klo bsa hruf kapitalnya yg biasa ja jdi enak bacanya..
Nuna_Pena: makasi sudah mampir, nanti saya buat huruf biasa aja
total 1 replies
..
keren!
..
Hai kak, semangat yah. aku sudah bom like karya kamu. jangan lupa like balik karya aku juga yah. mari saling dukung!
Himna Mohamad
lanjut
..
semangat, kak. jangan lupa like balik dan saling dukung yah💪💪💪
SRIANA
👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!