Indonesia
NovelToon NovelToon
The Mafia’S Possession

The Mafia’S Possession

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Roman-Angst Mafia / Cinta setelah menikah
Popularitas:9.1k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

"Jauhi suami saya!"

Teriakan melengking di sebuah kafe elit Manhattan itu meremukkan dunia Pearl Glow Hurt dalam sekejap.

Pria bertutur kata lembut yang dicintainya ternyata seorang penipu beristri. Demi menyelamatkan harga diri dari skandal yang memalu, Glow nekat membual bahwa kekasih aslinya bernama "Lean"—dan bersumpah akan mengelilingi New York untuk menemukan serta menikahi pria bernama Lean demi memvalidasi kebohongannya.

Pencarian impulsif itu membawa Glow ke sebuah bengkel kusam di Queens, memutuskannya berhadapan dengan Lean—seorang mekanik bersikap dingin yang mengintimidasi dan mengaku sebagai kanibal. Glow menganggap sosoknya hanyalah rakyat jelata bersikap sok misterius.
Namun, Glow tidak menyadari bahwa pria itu adalah Orion Leander Ashford, putra penguasa takhta kegelapan New York yang menjalankan bisnis senjata rahasia.
Ketika takdir bertabrakan di antara intrik dan bahaya, permainan nama Lean mendadak berubah menjadi pusaran cinta dan bahaya yang mengancam nyawa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#35

Sepanjang koridor barat yang dipenuhi asap tipis, Lean terus-menerus mengumpat tajam. Suara derap langkah sepatu botnya beradu cepat dengan permukaan lantai beton. Pria Ashford itu memegang pistol berkaliber sembilan milimeter di tangan kanannya, sementara iris mata birunya menatap liar ke sekeliling untuk mengantisipasi bahaya.

"Sialan! Mimpi apa aku semalam?!" geram Lean dengan napas memburu. "Aku tidak boleh terluka sedikit pun! Kalau sampai ada bekas goresan di tubuhku, istriku pasti akan curiga dan bertanya yang tidak-tidak! Ini benar-benar mimpi buruk!"

Di sebelahnya, Reynal Space yang sedang mengokang senjata justru melontarkan kekehan rendah yang sarat akan provokasi. "Kau tidak akan pernah punya mimpi buruk, Sialan. Kau punya istri yang menunggumu di rumah, sementara aku harus mempertaruhkan nyawa di sini."

"Brengsek kau, Rey! Tutup mulutmu dan amankan jalan keluar!" balas Lean sengit seraya menembak satu lampu koridor hingga pecah untuk meminimalkan pencahayaan.

Di sisi lain, pertempuran di dalam kompleks markas kian membabi buta. Peluru berseliweran menembus dinding dan serpihan beton berkali-kali menyembur ke udara.

Pearl Glow Hurt—yang di dalam jaringan komunikasi taktis dipanggil dengan kode rahasia 'Agen L'—bergerak lincah bersama barisan depan timnya.

Melalui saluran radio earpiece, suara atasannya bergema memberikan komando cepat.

"L, amankan lorong kanan! Ada pergerakan target di sana!"

Glow mengangguk mantap. Dengan senapan serbu terkokang di dada, ia berbelok cepat ke arah lorong kanan yang remang-remang. Namun, baru saja dua langkah melangkah masuk ke dalam sebuah ruangan penyimpanan kontainer, sebuah moncong senjata tiba-tiba menodong lurus ke arah kepalanya dari balik kegelapan.

Sebelum pelatuk senjata itu ditarik oleh lawan, refleks terlatih Glow bekerja secara instan. Ia menghentakkan tubuhnya memutar, melepaskan sikutannya secara membabi buta ke arah rusuk lawan.

TAK!

Pukulan sikut Glow tertahan oleh cengkeraman telapak tangan yang luar biasa kokoh.

Sosok di balik kegelapan itu tak kalah lincah—ia menangkis serangan Glow dengan gerakan beladiri taktis tingkat tinggi. Glow yang tidak mau kalah memutar panggulnya, bersiap melayangkan tendangan memutar telak untuk menumbangkan lawannya.

Namun, gerakan mereka berdua seketika terkunci saat posisi tubuh mereka berhimpitan rapat. Dalam kekeruhan asap dan remang-remang cahaya ruangan, mata mereka saling mengunci.

DEG.

Dua pasang mata itu bertabrakan dalam keheningan yang mencekam.

Sosok pria di hadapannya adalah Orion Leander—suaminya sendiri. Dan agen bertopeng taktis dengan persenjataan lengkap di hadapan Lean adalah Pearl Glow Hurt—istrinya.

Sejak awal kontak fisik terjadi, mereka berdua saling beradu serangan tanpa sempat menatap raut wajah satu sama lain karena tertutup cahaya remang dan helm taktis.

Lean—yang sama sekali tidak membayangkan bahwa agen berani di hadapannya adalah istrinya sendiri—hanya melihat lawan bertubuh agak ramping dengan seragam taktis lengkap. Sebelum kesadarannya memproses ciri-ciri fisik tersebut, reflek refleks bertarungnya sudah meluncurkan satu pukulan telak ke arah perut lawan untuk melumpuhkan.

BUGH!

"Uhug! UHUG!"

Hantaman dahsyat tepat di ulu hati itu membuat Glow tersentak hebat. Napasnya putus seketika, dan rasa sakit yang membakar merayapi seluruh rongga dadanya. Glow ambruk berlutut di atas lantai beton, menyemburkan cairan darah segar dari mulutnya akibat trauma pukulan tersebut.

Lean sempat menyunggingkan kekehan pelan seraya hendak melangkah melewati tubuh yang berlutut itu. wanita ini punya pertahanan yang lumayan, batin Lean.

Namun, langkah kaki Lean membeku total di tempatnya saat melihat sosok berlutut di bawahnya memegangi leher seraya melepas masker taktis hitam yang menutupi wajahnya untuk membuang sisa muntahan darah.

Rambut cokelat yang sangat familier terurai bebas. Wajah cantik yang amat ia kenali kini terlihat pucat dengan sudut bibir bernoda darah merah segar.

DEG.

Seluruh dunia di dalam kepala Orion Leander Ashford hancur berkeping-keping dalam satu detik.

Darah di dalam tubuh Lean seolah berhenti mengalir. Iris mata birunya membelalak sempurna, bibirnya gemetar hebat saat desisan kata tak percaya lolos dari kerongkongannya.

"S-sayang...? Pearl?!"

DUAR!

Keberadaan kenyataan itu menghantam dada mereka berdua bagaikan ledakan bom atom. Sebuah plot twist takdir yang benar-benar mematikan, membuat dua orang yang baru saja saling memeluk hangat di atas kasur kini berdiri dan berlutut kaku di tengah pertempuran berdarah.

Di saat bersamaan, suara derap langkah kaki Reynal Space terdengar mendekat dari belokan lorong. Reynal muncul dengan senjata terangkat, terengah-engah memanggil sahabatnya.

"Orion! Ayo cepat bergerak, Brother! Kita sudah dikepung total di sektor belakang!" teriak Reynal tanpa menyadari situasi absurd di dalam ruangan tersebut.

Lean tidak bergeming. Pria tegap itu berdiri mematung bagaikan patung batu, menatap lurus pada istrinya yang masih berlutut di lantai dengan sisa darah di dagu.

Glow menghapus sisa darah di bibirnya dengan punggung tangan yang gemetar.

Rasa sakit di perutnya tidak sebanding dengan rasa hancur dan ironi yang merayapi dadanya. Agen rahasia berdarah dingin itu mendongak, menatap Lean dengan senyuman miring yang amat sinis dan dingin.

"Apa ini... bengkel barumu, Leander?" bisik Glow parau, suaranya sarat akan luka dan ejekan yang mematikan.

Napas Lean memburu panik.

Kesadaran dari ketercengangannya mendadak menghentak.

Pria tegap itu langsung menjatuhkan senjatanya ke lantai, berlutut cepat di hadapan Glow dan meraih bahu istrinya dengan tangan yang bergetar hebat.

"Sayang... aku bisa jelaskan! Ayo kita keluar dari sini!" ucap Lean dengan nada suara yang campur aduk antara panik dan ketakutan luar biasa. "Kenapa kau... kenapa kau berakting dan berada di tempat berbahaya seperti ini?! Ayo, kita harus keluar sekarang!"

Lean berniat merengkuh tubuh Glow untuk menggendongnya menjauh dari bahaya penggerebekan ini. Namun, gerakan Lean terhenti saat Glow menepis pelan tangannya dan menatap lurus ke dalam iris matanya dengan pandangan yang terasa begitu asing.

Dengan nada suara yang teramat lirih, Glow bertanya, "Siapa kau sebenarnya... Leander?"

Reynal Space yang melihat kepanikan sahabatnya dan tidak mengerti secara utuh siapa wanita di depan mereka, akhirnya menyela dengan suara terdesak.

"Dia sahabatku—Orion Leander Ashford!" seru Reynal tegang pada Glow. "Kami harus kabur sekarang, dan Orion akan menjelaskannya padamu nanti!"

Deg.

Kata 'Ashford' dari mulut buronan internasional itu menghantam kesadaran Glow sekali lagi.

Rupanya suaminya memang seorang Ashford sejati.

Pria tegap yang selama ini berpura-pura menjadi pria miskin berkaus lusuh adalah penguasa berdarah dingin dari dinasti paling berbahaya. Glow menyunggingkan senyuman pahit. Selama ini ia bahkan sempat meragukan status Lean, menuduhnya penipu, dan mengasihaninya—sementara dirinya sendiri dibodohi secara sempurna oleh pria yang memeluknya setiap malam.

Namun, bukannya mengikuti ajakan Reynal untuk kabur melintasi lorong evakuasi, Lean tetap berlutut kaku di hadapan Glow. Pria tegap itu merengkuh tubuh istrinya dalam pelukan erat yang bergetar.

"Maafkan aku, Honey..." bisik Lean lirih di telinga Glow, suaranya pecah menahan rasa bersalah. "Maafkan aku... tapi ini bukan waktu yang tepat untuk menjelaskan semuanya. Berjalanlah bersamaku..."

Glow mendorong dada Lean secara perlahan namun tegas, menggelengkan kepalanya. Tugas dan kewajibannya sebagai agen rahasia negara berada di atas segalanya.

"Pergi," desis Glow dingin. "Sebelum timku sampai di lorong ini... pergi, Leander."

Glow meraih radio komunikasinya, menekan tombol panggil seraya menatap lurus pada Lean. Dengan keputusan gila yang menghancurkan integritas profesionalnya sendiri, Glow berbicara ke dalam radio.

"Sektor kanan bersih! Tidak ada target di sini, tim dua arahkan pengepungan ke sektor selatan!" lapor Glow membelokkan arah pasukannya, mengkhianati rekan-rekannya demi menyembunyikan dan melapangkan jalan pelarian bagi suaminya sendiri.

Lean menatap istrinya dengan pandangan hancur. Reynal menarik paksa bahu Lean, menyeret sahabatnya untuk segera menerobos pintu evakuasi sebelum kesempatan itu hilang.

Dengan langkah terhuyung dan mata yang memerah basah, Orion Leander Ashford akhirnya melangkah mundur meninggalkan ruangan tersebut.

Sepanjang pelariannya menembus asap lorong belakang, bulir air mata menetes hangat menyusuri pipi pria tegap itu.

Lean menatap telapak tangan kanannya sendiri dengan rasa benci yang mendalam—tangan yang beberapa saat lalu baru saja melayangkan pukulan telak hingga membuat istri tercintanya muntah darah.

Pikiran Lean berkecamuk hebat. Pria yang mengira istrinya hanyalah wanita biasa Manja kini harus menerima kenyataan pahit bahwa Glow juga menyembunyikan identitas besar sebagai seorang agen taktis berdarah dingin.

Dan kebenaran itu harus terbongkar secara tragis di dalam kecamuk perang dan pertumpahan darah.

1
Astrid Kucrit
gek sat set pria kanibal 🤣🤣
Astrid Kucrit: wkwkwkwowk 😂😂
total 2 replies
Astrid Kucrit
geli nggak glow 🤣🤣
Rosdianah 🌷: hahah 🤣
total 1 replies
Astrid Kucrit
jangan khawatir glow,suamimu sangat mencintaimu
Astrid Kucrit
seru nihh
Astrid Kucrit
hajar le 😂😂
Astrid Kucrit
siap2 pisah kamar 😂
Rosdianah 🌷: wkwkkw🤣
total 1 replies
Yusry Ajay
makin dag dig dug bacanya...keren Thor /Good/
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak 🫶
total 1 replies
Yusry Ajay
hu... semangat 2 kk Thor 💪💪💪🤗
Rosdianah 🌷: uhuuuuuiii ma'aciww 🥳
total 1 replies
Astrid Kucrit
di hajar kamu glow 🤣🤣
Astrid Kucrit
selamat berbuka puasa 🤣🤣
Rosdianah 🌷: wkwkw 🤣
total 1 replies
Yusry Ajay
gpp up dikit kk..yg penting tetap semangat 💪 berkarya 🤗🤗
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak 🫶
total 1 replies
Bu Dewi
hari ini gak update tah kak..? bolak balik liat tapi belum ada update an/Smile//Smile//Smile/
pdhl penasaran ama kelanjutannya😍😍😍
Rosdianah 🌷: huhu author minta maaf ya kak 🙏🏻 author sedikit sibuk dunia nyata hari ini. besok up banyak 🫠
total 1 replies
Nita Nita
pada hal gampang buat glow tau siapa lean 😎
Rosdianah 🌷: wkwkw 🤭
total 1 replies
Hotmayanti Yanti
kayak Mr and Mrs Smith Thor😜😜😜
Rosdianah 🌷: ow iya kak, wkwk🤭
total 3 replies
Bu Dewi
update lagi dunkz kak😍😍😍😍😍
Rosdianah 🌷: siap kak🫶
total 1 replies
Nita Nita
Glow bkn bisa nembak ya
safaana
cerita othor emang gak pernah gagal meskipun ada sedikit typo tapi ke tutup sama jln ceritanya semangat Thor semoga sehat selalu
Rosdianah 🌷: Ma'aciww banget kak🫶
total 1 replies
safaana
aku penasaran itu Leon Ama kakaknya di banting kemana Thor,,gak ada jejak
Rosdianah 🌷: nanti di bab selanjutnya kak 🙏🏻
total 1 replies
Yusry Ajay
semangat 2 up Thor 💪💪
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak🫶
total 1 replies
Yusry Ajay
keren bgt🤗🤗orion...
Rosdianah 🌷: anak siapa itu🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!