Indonesia
NovelToon NovelToon
Merpati Yang Memilih Pulang

Merpati Yang Memilih Pulang

Status: sedang berlangsung
Genre:Mandul
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: SeinXD

Siapa perempuan yang ingin menjadi mandul .?? tidak ada satupun yang menginginkan itu semua, setiap wanita pasti ingin punya keturunan punya buah hati yang akan menjadi pelengkap dalam bahtera rumah tangga nya, sebagai pemanis dalam cinta yang di arungi bersama teman hidupnya.

Namun rencana yang kuasa tetap lah rencana nya siapa yang dapat menghindar atau mengelak jika ia sudah berkehendak, itu lah yang di alami kora.

11 Tahun pernikahan nya ia selalu mendambakan ada buah hati yang sudi tumbuh dalam rahim nya, 11 tahun penantian yang panjang. Pernikahan yang sempurna, memiliki suami yang sempurna ternyata bukan lah obat dari sebuah penawar kebahagiaan.
pernikahan yang dikira akan berjalan seumur hidup harus kandas kala tuntutan dan penghianatan yang terjadi. kora tidak marah tidak juga menyalahkan siapapun ia memilih mengalah dan merelakan cinta nya pergi dan memilih menghilang untuk menemukan arti kebahagiaan yang sesungguhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SeinXD, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH 5

Nisa hanya duduk menunggu kedatangan kora, ia sembari menyesap minuman wine merah nya di bar tempat biasa ia dan kora duduk, hari ini adalah acara reuni dengan teman lama nya di sebuah restoran yang sekaligus menyediakan bar di tempat nya.

" sendirian?"

Nisa menoleh kearah suara ternyata itu adalah grace teman sekelas nya dulu, gadis itu masih tampak cantik meski sudah beranak 2.

" hmm" Nisa hanya mengangguk kan kepala nya

" bagaimana kabar kora?, dengar-dengar dia sudah menikah dengan pengusaha kaya raya di kota ini!" Grace duduk di samping Nisa dan memesan satu gelas wine juga

" ya begitulah!"

" bagaimana dengan mu? Apa sudah menemukan orang yang cocok, sudah begitu lama melajang kenapa tidak mencari jodoh segera!"

Nisa hanya tersenyum kecut, entah lah ia merasa lebih nyaman sendiri. Ia merasa tidak ada banyak beban yang harus di tangung, tidak mesti harus Bagun pagi-pagi menyiapkan sarapan untuk suami, tidak repot harus mengurus keperluan rumah tangga belum lagi jika sudah punya anak urusan pasti akan lebih banyak lagi, jika ia menemukan pasangan yang tepat pasti ia akan melakukan semua itu dengan senang hati, jika menemukan pasangan yang salah apa ia harus hidup dengan di bodohi oleh orang yang begitu ia cintai. Miris bukan.

" lebih enak sendiri tidak ada hal yang perlu di pikirkan!"

Nisa mengangkat gelasnya memberi isyarat pada grace, mereka menyesap wine nya dengan perlahan menikmati waktu yang melegakan dari hiruk pikuk nya dunia dewasa yang penuh tuntutan.

" jika saja waktu itu pikiran ku sama seperti mu, mungkin saat ini hidup ku akan jauh lebih tenang." Grace menatap nanar ke arah depan

Nisa menoleh kearah Grace yang tampak seperti menahan beban yang begitu berat, tampak nya pernikahan tidak selalu berjalan seperti yang setiap orang ingin kan. Terkadang banyak hal yang tidak sesuai yang di harapkan

" ayo kita nikmati hidup kita!" grace menarik lengan Nisa untuk mengikuti nya ke tempat kerumunan orang orang yang tengah asik berjoget.

Saat sampai di tempat itu mereka maju lebih depan agar dapat lebih dekat dengan suara musik yang sedang di mainkan oleh salah satu Dj terkenal di kota ini. Nisa tersenyum kala melihat Grace meliuk liukan badan nya dengan lincah mengikuti alunan musik.

Namun ada seseorang yang begitu menarik perhatian Nisa, ia merasa mengenal orang itu ia mencoba lebih dekat untuk memastikan bahwa itu adalah orang yang ia kenal.

Saat jarak mereka cukup dekat Nisa menutup mulutnya yang hampir mengaga, mata nya melotot seolah tak percaya dengan pemandangan di depan nya. Tubuhnya gemetar tangan nya mengepal dengan kuat tubuhnya sedikit terhuyung ke belakang.

" Dimas!"

Hanya kata itu yang ia guman kan dalam hatinya, siapa sangka ia akan bertemu lagi dengan lelaki itu.

Nisa segera pergi dari tempat itu sebelum lelaki itu juga melihat nya, ia berjalan tergesa-gesa tanpa memperhatikan sekelilingnya.

Brughhh

Nisa menabrak seseorang yang ternyata itu adalah kora, kora menatap nya dengan kebingungan seolah ada ketakutan yang begitu kentara di wajahnya.

Nisa segera menarik lengan kora membawa nya pergi dari bar itu, kora hanya mengikuti kemana Nisa akan membawanya. Seperti nya memang ada sesuatu yang terjadi dengan Nisa, tapi apa?

...----------------...

Setelah menikmati sarapan bersama nya, Hendra dan Tiara akan segera pergi dari sana untuk menikmati waktu liburan mereka bersama.

" tunggu!"

Tiara menghentikan langkahnya kala ia merasa ada sesuatu yang tertinggal di dalam.

" seperti nya barang ku ada yang ketinggalan, kamu tunggu sebentar di sini!"

Hendra hanya mengangguk patuh ia hanya mengangkat bahunya dan masuk ke dalam mobil, sedangkan Tiara kembali ke dalam dan menanyakan kepada waiters yang sedang membereskan meja Meraka, namun seperti nya barang itu ketinggalan di toilet saat ia tadi sedang merapikan diri disana.

Tiara berjalan menuju toilet dan mencoba mencari di sepanjang jalan, mungkin saja benda itu jatuh saat ia berjalan di tempat ini.

" huhhh"

Tiara sedikit kesal dengan dirinya yang begitu ceroboh hingga menghilangkan sesuatu yang begitu penting, ia seharusnya lebih berhati-hati lagi. Entah kenapa rasanya benda itu lenyap begitu saja, kemana perginya?

" Mencari ini?"

Tiara menoleh kala suara seseorang memperhatikan nya, ia kaget seketika kala mendapati orang itu yang tersenyum manis kepadanya sembari mengangkat flashdisk yang ada di tangan nya.

Tiara mencoba menahan rasa gemetar dalam diri nya, ia menyunggingkan senyuman di wajahnya khas seseorang yang seolah tidak takut pada apapun.

" sudah lama menghilang, ternyata kamu ada di sini rasa nya baru kemarin melihat mu tumbuh!"

Deg

Jatung tiara berdegup dengan cepat, keringat dingin mulai bercucuran di tubuhnya. Bayangan masa lalu mulai berputar di kepala nya, ia tidak akan pernah ingin kembali lagi kemasa kelam tersebut. Ia berusaha tenang kakinya melangkah dengan tenang mendekati orang tersebut.

" Aku bukan aku yang dulu lagi!" tiara berbisik pelan ke telinga orang tersebut, suaranya tampak pelan namun tegas tidak seperti seseorang yang ketakutan suara nya tidak bergetar seolah menunjukkan bahwa saat ini ia telah kuat

" apakah kau merindukan rintihan dan permohonan itu, bagaimana sesuatu yang menusuk dan menyayat kulit lembut dan halus ini!" bisikan itu membuat tubuh tiara menegang seketika, namun orang itu hanya tersenyum sinis ia memegang pipi Tiara dengan lembut dan menepuk nya pelan

Tiara segera merampas flashdisk itu dari tangan orang tersebut, ia segera ingin meninggalkan tempat ini sebelum Hendra menyusul nya. Ia benar-benar ketakutan saat ini namun ia mencoba menahan diri dan berjalan begitu elegan seolah tidak ada hal yang pernah terjadi dan seolah tak ada yang benar-benar ia takutkan lagi.

orang tersebut hanya menatap nya dengan tersenyum sinis, matanya menatap tajam punggung tiara seolah akan melahap mangsa di depan nya. Ia tak menyangka gadis ini sudah begitu berani dan tak takut lagi, sangat berbeda jauh dengan diri nya dulu yang begitu kelihatan menyedihkan.

Ternyata seseorang akan berubah dengan sendirinya perlahan hal yang di takutkan akan terasa seperti angin yang berlalu begitu saja.

Tiara yang saat ini begitu jauh berbeda iya terlihat dingin, dan seperti memiliki sesuatu yang siapa saja melihat nya akan bergedik ngeri, tatapan yang halus namun menusuk ucapan yang pelan dan lembut tapi menohok. gadis ini sudah bukan dia yang dulu lagi ia sudah berubah, dari gadis lugu menjadi wanita kuat dan kejam. Tatatapan nya memang lembut namun ada sesuatu yang begitu tajam saat ia memperhatikan.

" apa benar dia tiara?"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!