Indonesia
NovelToon NovelToon
TAKDIR MANUSIA TITISAN RAJA

TAKDIR MANUSIA TITISAN RAJA

Status: tamat
Genre:Fantasi / Misteri / Supernatural / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:56.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Muh. Ridwan

Bagas adalah seorang anak muda yang harus menerima takdir diri menjadi seorang titisan raja sakti mandraguna di masa yang lampau, akan kah dirinya mampu untuk menerima takdirnya sebagai titisan raja? atau justru ia akan menjadi orang gila yang tidak mampu untuk menahan kekuatan yang begitu dahsyat yang berada di dalam tubuhnya saat ini.

Semua akan terjawab seiring berjalannya waktu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muh. Ridwan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

06. Ujian Pertama

Bertepatan pada waktu di mulainya pelatihan pertamanya di mulai di malam Jumat Kliwon, yang di mana para dedemit sedang banyak berkeliaran.

Pada hari Rabu rumah om Fateh kedatangan seorang pendekar yang cukup sakti yang mampu menembus penghalang rumah om Fateh dan berhasil menemukan Bagas.

"Akhirnya aku menemukanmu anak muda hahaha." ucap pendekar tersebut sembari tertawa jahat.

"Apa maksudmu?!! Siapa kamu?!" tanya Bagas kepada pendekar tersebut yang berjubah hitam.

"Kamu tidak perlu tahu siapa saya hahaha... Intinya aku ingin membunuhmu dan mengambil kekuatan yang belum bangkit itu." kata pendekar tersebut sambil memulai pertarungan.

"Tu-tunggu." ucap Bagas sebelum meladeni pertarungan dari pendekar tersebut.

Pertarungan antara Bagas dan pendekar hitam itu pun tidak dapat di elak kan, dengan ilmu kanuragan yang sangat jauh di atas Bagas ia dapat dengan mudah memojokkan Bagas, sampai akhirnya tanda pusaka kujang tersebut bercahaya secara terang.

Seketika Bagas mendapatkan dukungan gaib yang mampu menandingi pendekar tersebut.

Sehingga pendekar hitam itu sudah tidak berdaya untuk menandingi ilmu Kanuragan milik Bagas, padahal disaat itu Bagas memiliki kesempatan untuk membunuh pendekar hitam tersebut, namun ia mengurungkan niatnya dan mengajak agar pendekar tersebut segera bertaubat.

Om Fateh pun memberikan selamat kepada Bagas

"Selamat Bagas, ini adalah ujian dari ku, aku ingin melihat bagaimana progresmu setelah melakukan semedi pengendalian emosi. Dan ternyata engkau cepat dan mudah mengendalikan emosimu." ucap om Fateh dengan sedikit gembira.

"Owh ternyata ini ujian dari om yah? Hampir saja aku mati konyol di pertarungan tadi Om..." ucap Bagas dengan sedikit kesal karena telah dikerjai oleh Om Fateh.

"Dan ini siapa om yang menyerangku tadi?" tanya Bagas kepada om Fateh.

"Ia adalah Sintia Bagas anakku,yang aku perintahkan untuk mengujimu." jawab om Fateh.

"Benar ini aku Sintia." celetuk Sintia setelah ayahnya berkata seperti itu.

Sembari Sintia membuka jubah dan tutup wajahnya.

"Ah kamu!! bikin kesal aku saja." ucap Bagas dengan nada yang lumayan jengkel.

"Hehe maaf aku hanya menjalankan perintah ayahku." balas Sintia dengan malu-malu.

Setelah ujian yang di kasih oleh om Fateh yang memerintah kan anaknya untuk menguji Bagas.

Hari Kamis pun telah tiba...

"Gas nanti malam setelah salat isya kamu harus melaksanakan pelatihan pertamamu." ujar om Fateh kepada Bagas.

"Iyah om aku tahu itu,aku telah mempersiapkan semuanya." jawab Bagas dengan penuh keyakinan.

"Baiklah tempat semedi pertamamu masih di tempat yang sama, yaitu di belakang rumah ku, namun kini kamu harus berpuasa selama 15 hari 15 malam, tidak tidur selama kamu melakukan semadi dan kamu tidak boleh menjawab segala pertanyaan bahkan apabila itu dari diriku ataupun ayahmu." ucap om Fateh memberi tahu larangan semadi nanti.

"Aku sudah siap om untuk semadi ku kali ini." jawab Bagas dengan semakin penuh keyakinan.

Malam hari pun telah tiba...

Selesai salat isya Bagas pun bergegas ke arah tempat semedinya tersebut.

om Fateh pun mengikutinya dari belakang.

Saat sampai di sana om Fateh berkata.

"Gas,ini adalah tahap pertama mu, apabila kamu bisa melakukan ini dengan mudah maka tahap berikutnya akan terasa mudah dan gampang bagimu. Aku akan menjagamu selama semadi itu, dari gangguan orang jahat yang mengincarmu." ucap om Fateh dengan memberikan peringatan kepada Bagas.

"Baik om terima kasih akan menjagaku selama aku bertapa, aku yakin aku pasti bisa melakukan semadi kali ini." jawab Bagas yang mampu meyakinkan om Fateh.

"Okelah aku percaya padamu, tetapi apabila semedi mu gagal,maka kamu akan mengulanginya lagi dari awal." jawab om Fateh dengan reaksi yang penuh keyakinan kepada Bagas.

Hari demi hari pun Bagas lalui dalam pertapaannya.

Banyak serangan serangan gaib ataupun serangan secara langsung dengan kedatangan para pendekar ilmu hitam kerumah om Fateh untuk mengincar Bagas.

Tapi om Fateh tidak sebodoh itu, ia telah memasang lingkaran gaib kepada Bagas agar tidak ada yang bisa menggangu dari ilmu hitam.

Apabila memaksakan masuk maka makhluk itu akan menjadi abu.

Di hari ke 13, Bagas di datangin oleh ayahnya dan leluhurnya.

"Kamu sedang melakukan apa cucuku sampai kamu melakukan semadi ini?" tanya roh leluhur kepada Bagas yang sedang berpuasa ngomong.

"Ia sedang menjalankan proses menjadi titisan seorang Raja dan sekaligus penerus diriku." jawab pak Zaka memberi tahu kepada leluhurnya.

Mendengar ucapan dari Zakaria, roh leluhur Bagas pun mengerti dan langsung memberikan pengamanan selama malam hari hingga terbit fajar.

Dengan bantuan dari leluhur dan ayahnya.

Ia mampu melewati semedinya tersebut dengan tidak ada hambatan yang berarti.

Setelah menyelesaikan semedinya ia langsung menemu om Fateh dan berkata.

"Om lihat aku yang berhasil melakukan semediku yang pertama dengan tidak ada hambatan yang berarti." ucap Bagas dengan sumringah.

"Oh... Bagus kalau begitu engkau bisa dengan mudah menuju tahap selanjutnya." kata om Fateh

"Sial dia gk tau aja klo gue ngadepin banyak musuh yang kuat dia enak di jagain sama leluhurnya." gerutu om Fateh di dalam hatinya.

Setelah menyelesaikan semedinya tubuh Bagas merasakan panas, yang merupakan kemunculan seperempat lengkungan kujang, dengan demikian tandanya sudah semakin dekat untuk Bagas menjadi seorang titisan raja.

Om Fateh mengetahui apa yang terjadi kepada Bagas dan hanya tersenyum tipis.

setelah keadaan Bagas memulih, om Fateh berkata.

"Setelah ini kita akan melanjutkan ke-2, namun tempatnya berada di dalam hutan alas roban, di situ kamu harus melakukan semadi selama sebulan penuh dan kamu hanya boleh memakan makanan yang ada di dalam hutan itu." kata om Fateh kepada Bagas.

"Siap om dengan senang hati aku akan melaksanakannya, tetapi om Fateh bakal jagain aku kan?" tanya kepada om Fateh.

"Kata siapa aku akan menemanimu kali ini?,sorry lah ya om kan juga ada urusan di rumah." jawab om Fateh dengan nada sedikit meledek.

"Mampus aku om, masa disamain om gk temenin sih? Kan aku takut kalau ada hewan buas yang datang om." tanya Bagas dengan muka mulai ketakutan.

"Eleh kamu udh ada perbekalan ilmu Kanuragan, kenapa kamu gk pake aja buat ngelindungin kamu." jawab om Fateh yang bikin Bagas cemberut.

"Yaudah deh om aku turutin semuanya." jawab Bagas dengan pasrah.

"Nah begitu dong, selain tanda kamu yang akan sempurna membentuk pusaka kujang, maka tanda itu akan mengeluarkan kujang yang bisa menjadi senjatamu untuk melindungi yang lemah." kata om Fateh dengan senyuman.

"Hah serius om aku bakal dapet pusaka kujang?" tanya Bagas dengan kaget.

"Iya dong masa om boong sama kamu, nama pusaka itu adalah pusaka kujang macan kembar." jawab om Fateh meyakinkan Bagas.

"Hmm... Oke lah om kalau begitu, cuman semadi kayak tahap pertama ku dan hanya boleh memakan makanan yang ada di hutan kan om?" tanya Bagas.

"Ets gk semuda itu Ferguso, kamu harus melaksanakan Pati Geni selama 7 hari 7 malam, jadi kamu ada di dalam hutan tersebut selama 37 hari di sana." ucap om Fateh.

"Anjir lama bener aku di dalam hutan haduh..." jawab Bagas dengan sedikit kaget.

"Kenapa kamu gk kuat?" Ledek Om Fateh.

"Enak aja kata siapa aku gk kuat? Aku bakal jalanin kok wle." jawab Bagas yang membalas dengan ledekan kembali.

"Nah begitu dong baru namanya anak murid ku." jawab om Fateh.

Hari di mana keberangkatan Om Fateh dan Bagas ke hutan Alas Roban untuk melaksanakan pertapaan kedua Bagas.

...#Lanjut Part 7 yah kawan-kawan....

#Jangan lupa support aku dengan memberikan like dan komen agar mendukung ku dalam menamatkan kisah ini

SEE YOU.

Terima kasih.

1
ropiah 613
kaya nya menata bahasa nya masih blepotan deh,coba di perhatikan lg ya,biar tambah semangat baca nya
Mat Grobak
serem bgt puasanya
☠ᵏᵋᶜᶟ wann🤡: hihi iya dung karena kekuatan besar membutuhkan pengorbanan yang besar juga
total 1 replies
Mat Grobak
bagus
Alisha
kapan Thor season 2nya
🏚️🆒ᴵᶜᵉʷᵒˡᶠ👏 ⍣⃝కꫝ🎸
Seru thor ceritanya ada titisan prabu jg, bintang 5 untuk mu thor 🤗💪💪💪
☠ᵏᵋᶜᶟ wann🤡: makasih bintang 5 nya
total 3 replies
🏚️🆒ᴵᶜᵉʷᵒˡᶠ👏 ⍣⃝కꫝ🎸
Seru thor nanti lanjut baca lagi
🏚️🆒ᴵᶜᵉʷᵒˡᶠ👏 ⍣⃝కꫝ🎸
Kwekekekk Bagas emang nih RS pasiennya cm satu apa ya
🏚️🆒ᴵᶜᵉʷᵒˡᶠ👏 ⍣⃝కꫝ🎸
nah calon guru supranatural mu itu gas
🏚️🆒ᴵᶜᵉʷᵒˡᶠ👏 ⍣⃝కꫝ🎸
Duh begitu ya
🏚️🆒ᴵᶜᵉʷᵒˡᶠ👏 ⍣⃝కꫝ🎸
duh titisan kanjeng Prabu apa nih
🏚️🆒ᴵᶜᵉʷᵒˡᶠ👏 ⍣⃝కꫝ🎸
wah kekuatan apa tuh
🏚️🆒ᴵᶜᵉʷᵒˡᶠ👏 ⍣⃝కꫝ🎸
waduh kok Bagas gitu ya kesurupan apaan sih
🏚️🆒ᴵᶜᵉʷᵒˡᶠ👏 ⍣⃝కꫝ🎸
untung ada yg melerai kalo nggak mati tuh sopir dan yg rugi Bagas jg akhirnya
🏚️🆒ᴵᶜᵉʷᵒˡᶠ👏 ⍣⃝కꫝ🎸
dirasuki siapa tuh thor
🏚️🆒ᴵᶜᵉʷᵒˡᶠ👏 ⍣⃝కꫝ🎸
nah kan emosi bikin orang gelap mata
🏚️🆒ᴵᶜᵉʷᵒˡᶠ👏 ⍣⃝కꫝ🎸
lah diminta baek baek jawabnya gitu di sopir minta bogem kyk nya tuh gas
🏚️🆒ᴵᶜᵉʷᵒˡᶠ👏 ⍣⃝కꫝ🎸
benertu ayo tanggung jawab
🏚️🆒ᴵᶜᵉʷᵒˡᶠ👏 ⍣⃝కꫝ🎸
woh supir angkot memang gitu kadang mau menang sendiri g mau salah
🏚️🆒ᴵᶜᵉʷᵒˡᶠ👏 ⍣⃝కꫝ🎸
andai aku di posisi Bagas jg pasti begitu
🏚️🆒ᴵᶜᵉʷᵒˡᶠ👏 ⍣⃝కꫝ🎸
kasihan banget Akbar gimana rasa sakitnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!