Indonesia
NovelToon NovelToon
Spirit Magic

Spirit Magic

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Iblis / Epik Petualangan / Roh Supernatural / Light Novel
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Lilaura Callisto

"Aku merasa jadi buronan sekarang."

Ozero Fryfer, seorang anak berusia 12 tahun yang baru mengetahui jika dirinya adalah keturunan sang pahlawan di masa lampau dan mewarisi kekuatan Magic Spirit.

Kekuatan sihir yang menjadi ancaman sekaligus incaran bagi Ras Iblis, membuat Ozero harus hidup dengan terus bersembunyi dari para Iblis yang memburu nya.

Dengan tujuan menjadi lebih kuat untuk melindungi dunia dan orang-orang yang di sayang nya, Ozero terus melatih kekuatan nya sembari berpetualang mencari pengalaman.

Apakah Ozero akan berhasil mengalahkan Ras Iblis?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lilaura Callisto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Ratu Roh

Ozero membuka matanya. Di hadapannya, berdiri sebuah pohon besar dengan daun yang sangat lebat. Bunga bunga berwarna biru bermekaran menghiasi pohon itu. Tampak ada beberapa buah juga di sana. Buah itu tampak berkilau seolah terbuat dari kristal. Pohon itu berkilau terkena cahaya matahari, membuatnya terlihat semakin indah.

Di sekitarnya, bunga bunga bermacam warna dan jenis bermekaran mengelilingi Ozero. Seakan ia sedang di hamparan ladang bunga yang membentang sejauh mata memandang.

"Tempat apa ini?" Tanya Ozero sembari berjalan mendekati pohon itu. Di bagian tengah batang nya, terdapat sebuah simbol berbentuk bulan sabit perak dan ukiran ukiran di sekitarnya.

"Cantiknya..." Ujar Ozero terpesona. Ia menoleh, melihat sekitarnya. Tidak ada orang lain selain dirinya di tempat itu. "Apa aku sedang bermimpi? Haha... Mana ada sih, tempat seperti ini di dunia nyata."

Ozero mencubit pipi nya, memastikan apakah ini mimpi atau bukan. "Oke, gak sakit. Berarti memang benar mimpi. Wahhh mimpi yang indah..."

Ozero mengulurkan tangan nya, menyentuh simbol bulan sabit pada batang pohon itu. Rasanya simbol itu tak asing bagi Ozero. "Rasanya nggak asing..."

"Memang tidak, Ozero Fryfer."

"HUWAA!!" Ozero terkejut. Secara tiba tiba, di belakang nya muncul seorang wanita cantik dengan rambut panjang dan gaun berwarna putih. Itu adalah wanita yang di lihat nya sebelum tertidur tadi.

"Maaf, aku membuat mu terkejut ya?" Tanya wanita itu, menyadari keterkejutan Ozero.

"Banget. Eh, maaf-" Refleks Ozero langsung menutup mulut nya dengan kedua tangan nya.

"Tidak apa apa, salahku juga. Ngomong ngomong, senang bertemu dengan mu, Ozero. Kenalkan, namaku Yuna Luciella. Aku adalah Ratu Roh." Ujar Yuna memperkenalkan diri.

Ozero membulatkan mata nya.

'Ratu Roh dia bilang?! Berarti aku dah mati dong? Eh enggak, aku yakin masih hidup kok. Tapi kalau Ratu Roh, berarti tempat ini... Apa mungkin istana Ratu Roh? Tapi kayaknya bukan juga deh. Sebenarnya apa tujuan dia membawaku ku kesini?' Batin Ozero.

Yuna tertawa kecil. "Kau pasti penasaran ya kenapa aku membawa mu kesini dan tempat apa ini kan?"

Ozero mengangguk sebagai balasan. "Sebenarnya, kenapa anda membawa ku ke sini?" Tanya Ozero lagi.

"Aku akan jelaskan. Sekarang kau sedang berada di alam bawah sadar mu. Ya, kamu sedang tertidur. Sebagai Ratu Roh, aku juga bisa mengatur atau memasuki mimpi orang lain sesuka ku. Tujuan ku menemui mu, karena aku ingin memberitahu hal yang sangat penting untuk kau ketahui. Kau pasti sudah tau dari familiar mu beberapa tentang Spirit Magic dan sejarah sang pahlawan kan? Tapi... Itu masih belum semua nya."

Yuna mengayunkan tangan nya ke samping dan seketika tempat yang awalnya begitu indah dengan bunga bunga bermekaran dan pohon besar di depan pun menghilang.

Kini di hadapan mereka muncul tempat yang cukup mengerikan, dengan beberapa monster yang berkeliaran dan tengkorak tengkorak manusia bertumpuk di beberapa tempat. Terlihat beberapa sungai lava terbentuk dengan latar yang terlihat sangat panas mengalir dengan deras nya.

"T-tempat apa ini? Kenapa serem banget?"

"Ini adalah wilayah iblis. Para iblis memang kerap memangsa manusia atau menyandra mereka dan memanfaatkan kekuatan sihir mereka. Kemampuan iblis yang bisa menyerap kekuatan sihir makhluk lain lah yang menjadi alasan utama ras iblis ingin menguasai dunia dulu."

Ratu Roh menunjukkan visual tentang kekejaman para iblis.

Iblis kelas atas memiliki wujud layak nya manusia, namun dengan tanduk di atas kepala mereka dan gigi taring yang tajam bagaikan vampir. Iblis kelas atas memiliki kemampuan menyerap energi sihir makhluk lain untuk menguatkan kekuatan sihir mereka.

Dahulu sebelum perang besar dan pahlawan muncul, manusia sudah seperti budak para iblis. Mereka hidup dalam pelarian, bersembunyi dari serangan iblis yang liar dan kejam. Para iblis kerap menyerang desa desa yang dekat dengan hutan, bahkan beberapa dari mereka ada yang masuk ke kota dengan menyamar sebagai manusia.

Saat itu terjadi, penyihir level tinggi pun masih jarang, sehingga menjadi kelemahan tersendiri untuk mereka. Sampai pada akhirnya para manusia dan ras lainnya berkumpul untuk menyatukan kekuatan untuk berperang melawan para iblis.

Pada akhirnya, kemenangan pun di raih oleh para penyihir dan sang pengguna Spirit Magic di anggap sebagai pahlawan.

Namun di balik itu, ada kisah yang juga di sembunyikan dari manusia dan roh roh lain. Hanya Ratu Roh dan sang pahlawan saja yang tau mengenai ini.

Rahasia mengenai bahaya nya Spirit Magic itu sendiri, dan kekuatan yang tersembunyi di dalam nya.

"Bahaya tentang Spirit Magic? Memang nya apa? Apa kalau aku menggunakan kekuatan ku bisa berubah jadi monster raksasa?" Tanya Ozero.

Ratu Roh tertawa kecil. Sungguh anak kecil yang menggemaskan. "Bukan, tapi kau mungkin akan di kendalikan oleh kekuatan mu sendiri. Di saat itu terjadi, Mungkin saja kau bisa tanpa sadar mencelakai orang orang di sekat mu ataupun menjadi ancaman penyihir dan ras lainnya."

"Seperti kutukan yang di berikan ras iblis pada para pengguna Spirit Magic terdahulu? Tapi bukannya kutukan itu sudah hilang? Aru bilang, anda sendiri yang membantu menghapus nya."

Ratu Roh mengangguk. "Iya, itu memang benar, tapi bukan hanya dari para iblis, tapi juga dari roh roh itu sendiri. Menurutmu Ozero, apa saja tipe roh yang kau tau?"

Ozero memasang pose berfikir. "Ada roh elemen, roh yang punya energi positif, ada spirit beast. Itu saja yang ku tau."

"Benar, pengguna Spirit Magic menggunakan kekuatan dari roh roh di sekitar nya. Bisa juga mengendalikan makhluk spirit seperti beast atau monster spirit. Tapi selain yang kau sebutkan, ada juga Dark Spirit. Dark Spirit merupakan roh dengan kekuatan sihir yang tinggi, namun juga berbahaya. Mereka berhubungan erat dengan elemen kegelapan dan kerap mengambil alih kendali orang yang mencoba mengendalikan nya. Jika mental nya tidak mampu, orang itu justru akan menjadi korban dari Dark Spirit."

"Seperti sihir gelap?"

Sang Ratu Roh mendekati Ozero. "Dark Spirit adalah kekuatan yang sangat besar, dan di miliki oleh sang pahlawan pengguna Spirit Magic. Dahulu karena keadaan terdesak, sang pahlawan juga meminta bantuan pada Dark Spirit untuk memberi nya kekuatan. Tapi... Kekuatan itu terus mencoba menguasainya, sehingga aku pun menyegel nya. Namun, kekuatan itu terus terpendam dalam diri sang pahlawan, bahkan keturunan keturunan nya. Ini alasan aku memperingatkan mu dan memanggil mu kemari."

Kekuatan yang begitu besar namun juga berbahaya dalam diri Ozero. Fakta macam apa itu?

"Jadi... Bagaimana cara untuk mengendalikan nya?"

Yuna mengusap pucuk kepala Ozero. "Kau hanya perlu tekat yang kuat, keberanian dan tujuan. Gunakan kekuatan itu untuk membantu orang lain, bukan untuk mencelakai orang lain apalagi menyalah gunakan kekuatan untuk berbuat kejahatan. Bagaimana pun Dark Magic pasti akan terlepas, aku tak melarang kau menggunakan nya, tapi karena resiko yang besar, kau harus bijak dalam menggunakan nya jika tidak mau menyesal."

"Aku akan berusaha mengendalikan nya. Tenang saja yang mulia, saya akan menggunakan Magic Spirit dan Dark Spirit untuk menolong orang orang dan menyingkirkan ras iblis!"

Ratu Roh tersenyum mendengar perkataan Ozero. "Baiklah... Ingatlah satu hal Ozero, 'Pahlawan adalah mereka yang memberikan kebahagiaan, bukan penderitaan.' Gunakan sihir mu untuk membantu dan membuat mereka bahagia, barulah kau akan menjadi pahlawan sejati."

Ozero menundukkan badan nya sedikit, memberi hormat pada sang Ratu Roh. "Baik yang mulia."

"Baiklah, untuk saat ini hanya itu yang ku beritahu. Aku akan terus mengawasi mu dari jauh. Sudah saatnya kau untuk bangun, Selalu berhati hati lah, Ozero Fryfer."

"Siap laksanakan! "

Yuna tersenyum kepada Ozero dan perlahan lahan tubuhnya memudar, berubah menjadi kilauan cahaya putih yang kemudian menghilang seakan tertiup angin.

...*****...

"Ozero..."

"Ozero bangun!"

"Eumhhh..." Ozero membuka mata nya perlahan.

"Akhirnya bangun juga... Kau ini tidur atau mati sih? Dah kaya beruang hibernasi aja, tidur mulu susah di bangunin." Omel Zeika dengan wajah kesal yang di buat buat.

"M-maaf aku masih ngantuk..."

"Semalam pasti bergadang kan? Jangan bergadang kalau gak ada gunanya! Eh, kok kaya lirik lagu ya?"

Ozero menggaruk belakang kepala nya yang tak gatal. "Ehehe maaf... Nggak gitu lagi kok!"

Zeika menghela nafasnya. "Baiklah... Cepat mandi sana! Setelahnya kita atur rencana kita setelah ini." Ucap Zeika sembari mengacungkan tangan ke arah kamar mandi.

"Baiklah baiklah..." Ozero langsung mengambil handuk dan memasuki kamar mandi.

Beberapa menit berlalu, akhir nya Ozero selesai mandi. Ozero berjalan mendekati cermin, memandang pantulan bayangan dirinya di sana. Dalam pikiran nya, masih teringat ucapan Yuna tadi. "Aku... pasti bisa kan? Tapi bagaimana jika aku gagal?"

Ozero menepuk nepuk pipi nya pelan. "Ah nggak nggak nggak... Pikir positif Zero! Aku pasti bisa kendaliin!"

"Kau kenapa?"

Seketika Ozero menoleh melihat Zeika yang menatap nya heran. Di tangan nya, anak itu memeluk Aru yang tampak kesal tapi berakhir pasrah karena tak bisa seenaknya melawan.

Ozero menggelengkan kepala nya. "B-bukan apa apa kok! Ayo kita turun. Setelah makan nanti kita baru mulai."

Zeika mengangguk setuju. "Baiklah, ayo! Aku juga sudah lapar nih... Aru pasti juga kan??"

Aru yang kala itu sedang di peluk Zeika hanya pasrah. 'Nasib amat jadi kaya boneka yang seenaknya di peluk gini...'

1
Ayano
Gak papa
Ayano
Semua hal pasti beresiko dan yang berasal dari kegelapan akan lebih beresiko lagi jadi emang harus butuh tekat

kalau bisa mending dijauhin sebenernya
Ayano
Berasa bisa baca pikiran orang
Ayano
Asli.... itu mirip kek tokoh anime siapa ya.... aku lupa
Ayano
Latahnya setan dong yang dipanggil. Untung bukan kebun binatang yang keluar
Ayano
Mungkin kalau pakai inggris akan lebih singkat kali ya sihirnya
Ayano
Namanya bagus wak
Firenia
jangan main-main sama MC😂
Ayano
Iklan agar semangat up kakak thor
Firenia
masa ada yang segabut itu nyamar jadi iblis 😭😭
Firenia
yakin itu misi pemula
Firenia
minggat dari kerajaan kamu mah
Firenia
sihirmu terlalu kuat untuk disembunyikan
Firenia
ehm Thor... sepertinya ada yg salah... "aroma harum memasuki indra pendengaran"? 😅
Firenia
sejak kapan anak 12 tahun cocok berburu monster
Firenia
turun kasta dong
Ayano
Halo kak, diriku mampir chapter pertama. Kesan pertama aku suka namanya dan nikmatin plot awalnya

Nanti dimampirin lagi. Semangka
Ayano
Dia belum tau awalnya wak. Wajar
Ayano
Fix triggernya banyak. Beneran mc yang menunjukkan sisi op di masa depan
Ayano
Suara ini... mungkinkah suara dari kekuatan tersembunyi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!