Indonesia
NovelToon NovelToon
Balas Dendam Pada Suami Gila

Balas Dendam Pada Suami Gila

Status: tamat
Genre:Angst / CEO / Menikah dengan Musuhku / Tunangan Sejak Bayi / Aliansi Pernikahan / Dendam Kesumat / Chicklit / Tamat
Popularitas:22.4k
Nilai: 5
Nama Author: Candradimuka

Hanya untuk sebuah kesenangan pribadi, Demetrio Lawrence membatalkan pernikahannya dengan Larisa yang sudah direncanakan sebelas tahun lalu. Karena keputusan Demetrio itu, Larisa mendapat tekanan dari pamannya yang memimpin keluarga. Larisa dihukum sangat berat seolah-olah semua salahnya karena membuat Demetrio bosan.

Lalu setelah dua tahun berlalu, Demetrio kembali meminta Larisa jadi istrinya untuk kesenangan pribadi lagi. Tapi Larisa tak lari. Ia malah menerimanya dan menikahi Demetrio tanpa paksaan.

Semua agar ia bisa membunuh Demetrio.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Candradimuka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Masih Perawan?

Larisa tentu mewaspadai jika saja Demetrio kembali menjadi gila dan membatalkan pernikahan ini. Namun, Larisa juga sedikit percaya bahwa ini memang akan terjadi.

Mereka butuh. Seorang wanita yang terjamin menerima pendidikan sebagai istri sang tuan muda utama Lawrence, yang sesegera mungkin harus melahirkan keturunan demi menutupi kematian tiga orang dalam dua tahun terakhir.

Manusia memang seperti itu. Satu hal hilang, mereka berharap seratus hal datang sebagai balasan kehilangan.

Sangat tamak.

"Nona."

Suara ketukan disusul pelayan yang memanggilnya seketika membuat Larisa terjaga. Diminta pelayan itu masuk, sebab ada sesuatu yang memang Larisa mintakan padanya.

"Ini surat yang Nona minta."

Larisa menerima amplop putih itu dan melihat bahwa isinya telah dibuka okeh seseorang. "Apa Ibu?"

"Ya, Nona. Nyonya berkata harus memastikan Nona tidak berbuat masalah sebelum pernikahan."

Sungguh baik hati sekali. Larisa tersenyum kecil tanpa membalas lagi.

"Aku tidak akan membuat masalah. Beritahu Ibu. Karena pernikahan ini impianku juga." Larisa mulai membuka suratnya di depan pelayan agar dia melaporkan bahwa ini hanya surat formal biasa.

Isinya sekilas memang benar surat tidak penting, bagi Ibu atau Paman. Tapi pesan tersembunyi dalam surat ini adalah penentu dari kekuatan Larisa kedepannya.

Aku akan membantu, adalah kalimat rahasia yang terselip di antara kalimat-kalimat membosankan.

Jika Larisa membayangkan orang itu ada di depannya sekarang, maka ia yakin dia akan berkata, "Baiklah, ayo buat kesepakatan."

Orang itu pasti akan melempar senyum dan sorot mata tertarik.

"Sebagai gantinya, keluarga Lawrence milikku. Simpan kekayaan untukmu sendiri, sisanya terserahku. Itu syarat bantuannya."

Aku tidak peduli, jawab Larisa dalam hati sambil berusaha tidak tertawa. Ambil saja sampahnya. Mereka tidak penting juga.

"Beritahu Paman dan Ibu, kalau aku ingin membawa asistenku dan satu pelayan pilihan ke kediaman Lawrence."

"Mungkin Nona bisa menyampaikan sendiri." Pelayan menjawab tanpa emosi. "Tuan Besar menyuruh saya meminta Nona datang. Ada hal penting yang harus dibicarakan."

Hal penting? Dua hari sebelum pernikahan?

Perasaan Larisa agak buruk mendengarnya sebab khawatir itu dari Demetrio lagi. Tapi tak ada pilihan lain kecuali pergi, karena Paman adalah kepala keluarga.

Mungkin orang modern selalu berkoar mengatakan hak setiap manusia itu sama. Namun di rumah ini hak setiap orang berbeda, tergantung dari siap dia di mata pemimpin.

Itu cukup adil, menurut Larisa, dan juga sangat 'diskriminatif'.

"Ada apa, Paman?"

Dari ekspresi Paman Erwin, bisa dibilang ini bukan berita yang baik walau juga bukan buruk.

"Demetrio menghubungi Paman baru saja."

Orang sialan itu lagi. Ulah apa sekarang ketika dia sedang sibuk menyiapkan pernikahan mereka?

"Apa ada yang membuat Tuan Muda tidak senang lagi?"

"Itu tergantung jawabanmu sekarang." Paman Erwin berdiri. Menarik kedua lengan bajunya ke atas sembari mendekati Larisa.

Ah, pertanda ini.

Jika Larisa menjawab 'salah', maka ia akan dipukuli.

Dasar bajingan menyebalkan, umpat Larisa pada Demetrio. Apa lagi sekarang? Tidak bisakah dia diam saja menunggu setidaknya sampai pernikahan berlangsung?

"Aku percaya diri akan menjawab sesuai keinginan Paman." Larisa masih harus merendah seperti anjing. "Jadi, apa itu, Paman?"

Paman Erwin menatapnya dingin. "Kamu masih perawan?"

Kelopak mata Larisa melebar bahkan setelah mengantisipasi diri.

Orang sinting itu. Apa dia bermaksud membatalkan semuanya lagi jika Larisa menjawab tidak?

"Larisa." Paman Erwin nampaknya sudah siap. "Jawab Paman dengan cepat. Kamu masih perawan?"

Hah! Tidak bisa dipercaya Demetrio semenyebalkan ini.

Mungkin sifat menyebalkannya itu diberikan sebanyak takaran ketampanan yang Tuhan berikan padanya.

"Ya, Paman." Larisa menatapnya tanpa sedikitpun berkedip ragu. "Aku tidak pernah menghabiskan waktuku berkencan dengan siapa pun setelah Demetrio. Saat kami bersama pun kami berinteraksi seperti rekan diskusi semata."

Dingin di mata Paman Erwin langsung mereda meski ekspresinya masih keras. "Kamu menjamin?"

"Tentu." Larisa menjawab cepat dan tenang. "Paman bisa mencari tahu lewat pelayan di kediamanku untuk meyakinkan pernyataanku tadi. Aku tidak pernah berkencan dengan siapa pun."

Paman Erwin langsung mundur, berbalik melipat tangannya. "Baguslah. Demetrio menyinggung itu jadi akan sangat bermasalah kalau sampai kamu mengecewakan."

"Paman, tolong percaya bahwa aku selalu tahu cara bertindak. Aku tidak akan selamanya jadi bodoh."

"Benar juga," gumam pria itu. "Ya, Paman percaya. Lakukan yang terbaik menjalani peranmu."

"Tentu, Paman."

Larisa tersenyum. seolah sedang bahagia karena Pamannya memberi kepercayaan. Tanpa ada satupun yang tahu bahwa Larisa tersenyum karena hal lain.

Perawan? Sungguh konyol. Tentu saja Larisa tidak pernah menjaga itu lagi setelah Demetrio membuangnya.

Tapi siapa peduli soal itu? Jika mereka menikah, Demetrio tidak akan bisa lagi memainkan permainan yang melibatkan Paman Erwin.

"Kalau begitu, Paman, aku ingin minta izin."

*

1
Sukma Sae
tamat...?????
astaga....
Sukma Sae
Luar biasa
Take
makin seru aja nihh
Rizky Saputra III
lanjut thor
Rizky Saputra III
ko Larisa udah ga perawan thor
ig : candradimuka.author: ada chapter khusus bahasan itu di awal :)
total 1 replies
Rizky Saputra III
lanjut thor seru
Rizky Saputra III
lanjut thor
Take
❤️
Zaridah Othman
sambungan lagi please
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!