Sebuah kenangan menyakitkan yang tidak akan bisa dilupakan.
Kebahagiaan bisa menghilang dalam sekejap karena sebuah kesedihan yang tidak bisa dilupakan, begitulah kehidupan Miura Yuriko yang seluruh kenangannya dipenuhi luka.
Dan sebuah takdir kejam yang selalu menghampirinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annisa Rachmasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tanaka Ryuzaki
Sebelum Yuriko dan Ryuzaki saling mengenal satu sama lain.
Sebuah buku diary yang tertulis di halaman depan dengan nama “ Miura Yuriko. “ Nama yang akan membuat hidup Ryuzaki menjadi lebih berwarna.
Sejak pertemuan pertama Ryuzaki dengan Yuriko membuatnya tidak berhenti memikirkan Yuriko, perempuan pertama yang berani menentang dirinya dengan berani.
Perempuan “ Menarik “ yang baru ditemui oleh Ryuzaki dan lebih menariknya lagi, Yuriko menuliskan kehidupannya di sebuah diary.
“ Aku akan dapat kamu. “ gumam Ryuzaki mengambil buku diary yang jatuh saat pertemuan pertamanya dengan Yuriko.
Buku diary yang berwarna pink dengan gambar barbie ini berada di tangan Ryuzaki saat ini, ia ambigu apakah ingin membaca atau tidak. Jika membaca itu terlihat tidak sopan, tapi jika tidak Ryuzaki akan melewatkan hal penting.
Biasanya seorang perempuan akan menaruh seluruh perasaannya di dalam sebuah tulisan, apabila dia tidak bisa mengungkapkan sedikit pun perasannya.
Halaman pertama tersebut tertulis dengan tulisan yang masih sangat jelek atau terbilang anak-anak.
“ Ini buku Miura Yuriko yang cantik, imut dan juga baik. Hehe “
“ Wah, cewek ini narsis juga ya? “ Ryuzaki merasa lucu dengan halaman awalannya.
Pertama bertemu dengan Yuriko, ia terlihat seperti perempuan dingin, berani dan keras kepala. Tetapi melihat di dalam tulisan ini, malah sebaliknya. Dia terlihat lembut, berhati hangat dan imut.
Dan semua dugaan Ryuzaki yang berpikir kalau seorang perempuan tidak bisa mengungkapkan perasaannya secara langsung itu terjawab dalam buku ini.
“ 20 Desember, hari ini adalah hari ulangtahun-ku ke usia 7 tahun. Ibu dan Ayah memberikanku buku diary sebagai hadiah ulang tahun pertamaku, aku ingin berterimakasih tapi aku terlalu malu untuk bicara karena keadaan yang canggung sebab aku tidak bisa mengingat apapun. Saat aku terbangun dari rumah sakit, seluruh ingatanku saat kecil sudah tidak teringat. Ibu dan Ayah tiba-tiba datang dan mengaku bahwa aku adalah anak mereka, tetapi aku senang menjadi anak dari mereka. Mereka sangat baik, dan lembut kepadaku. “
“ 25 Desember, aku natal bersama Ayah dan Ibu. Tapi ingatanku tetap belum kembali, maafkan aku Ayah, Ibu.. “
“ Hari ini ulang tahun-ku ke usia 8 tahun, Ayah membawa seorang anak lelaki yang seusiaku ke rumahku sebagai kado karena aku tidak bisa berteman dengan siapapun. Anak lelaki ini sangat baik, aku menyukainya. Mungkin saja kalau sudah dewasa aku akan menikahinya, hehe “
“ Anak lelaki itu bernatal bersama di rumahku, untuk berjaga-jaga mengingatnya saat dewasa nanti aku menuliskan tanda lahirnya, anak lelaki itu memiliki sebuah tanda lahir seperti sebuah goresan pisau di bahunya. “
“ Sudah selama 2 bulan, anak lelaki itu tidak bermain lagi di rumahku. Entah kenapa, aku begitu sedih karena tidak memiliki teman bermain. Ngomong-ngomong dia tidak memberitahuku nama aslinya, dia hanya memberiku nama panggilan yaitu Ruki. “
“ Sebagai pengganti teman bermainku, Ayah mem-belikanku sebuah kado boneka yang sangat besar kepadaku. Aku sangat bahagia.... “
“ 8 September, aku bertemu dengan seseorang yang terluka dijalan bersama dengan Ibuku dan Ibuku berkata kalau setiap ada yang meminta bantuan harus langsung ditolong. Dan aku akan mengingatnya sampai aku mati. “
“ 29 September, kenapa ingatanku belum kembali dan kenapa anak lelaki itu tidak kunjung bermain denganku? Aku sedih, kesepian, tidak ada teman. “
“ Anak-anak lainnya selalu mengejekku karena Ayahku seorang supir dan Ibuku hanya seorang pelayan. Memang kenapa? Itu bukanlah pekerjaan yang harus ditertawakan. Aku bahagia dengan mereka. “
“ 30 November, aku diculik oleh seorang pria. Untung saja aku membawa buku diary ku. Tempat ini sangat gelap, menakutkan dan kotor. Aku takut, siapapun tolong aku. “
“ 1 Desember, tidak ada yang kunjung datang menolongku. Pria itu terus memukulku, dan mengatakan kalau aku seharusnya tidak lahir. Ayah, Ibu tolong aku... “
“ 2 Desember, Ayah dan Ibu masih belum datang menolongku. Apakah ada pangeran yang akan datang menolongku? Tubuhku sudah lemas, kakiku sakit dan luka-luka-ku sakit. Tolong aku. “
“ 3 Desember, ada seorang ratu yang sangat baik, cantik menolongku keluar. Dan saat itu aku bertemu dengan Ayah, Ibuku yang juga men-cariku. Ratu cantik itu terlihat sedih, maka dari itu aku meminta Ayah dan Ibu untuk membiarkan ratu tersebut tinggal sebentar dirumahku. “
“5 Desember, aku melihat ratu menangis di depan rumahku. Ada apa dengan ratu itu? Aku ingin menemaninya. “
“ 7 Desember, ratu memberikanku sebuah hadiah sebuah kalung dengan tanda love sebelah kata ratu kalau aku menemukan orang yang juga mempunyai kalung itu berarti dia adalah jodohku. “
“ 10 Desember, ratu sangat baik dia sama dengan Ibuku. Aku sudah menganggapnya sebagai Ibuku kedua, aku tidak akan membiarkan siapapun menyakitinya. “
“ 15 Desember, Ibuku sakit dan harus dioperasi. Aku tidak bisa berhenti menangis, aku takut kehilangan Ibuku. “
“ 20 Desember, hari ini ulangtahun-ku ke 9. Ingatanku masih belum kembali, tapi aku senang dengan keluargaku dan mungkin mereka memang keluargaku. Ayah memberiku sebuah buku cerita yang selama ini aku inginkan, Ibu memberiku syal hangat yang dirajut sendiri. Dan ratu memberiku sebuah pakaian laki-laki yang ukurannya tidak seusai denganku, tapi kata ratu nanti ada lelaki yang mengambilnya dan menjadi jodohku seumur hidup. Tapi meski begitu, aku tidak ingin memberi hadiah pertamaku dari ratu. “
“ 25 Desember, Ayah, Ibu, Ratu meninggal setelah ulang tahunku. Mereka kecelakaan, tapi tidak ada satupun yang tahu tentang kecelakaan itu. Aku sedih, tidak bisa apa-apa. “
“ Aku kangen Ayah, Ibu dan Ratu.. tuhan tolong kembalikan mereka lagi. “
“ Hari ini aku mengingat kenangan tentang mereka lagi. “
“ 8 Januari, aku ke polisi untuk melaporkan kecelakaan orang tuaku. Tapi mereka tidak ingin menindak lanjuti karena takut dengan seseorang dan mereka berkata bahwa aku hanyalah anak kecil yang tidak bisa bersaksi. “
“ Hari ini aku kembali ke kantor polisi, namun hasil tetap nol. Aku harus bagaimana Ayah, Ibu, Ratu? Kecelakaan itu bukanlah sebab kita, melainkan orang lain. “
“ Pamanku men-jemputku, tapi aku menolak dan berkata kalau aku bisa hidup sendiri.”
“ Usiaku sudah 10 tahun, aku masih kembali ke Polisi dan Polisi tidak sengaja menyebutkan nama keluarga Tanaka. Dan keluarga tersebutlah yang menutup kasus tentang keluargaku. Sebenarnya siapa keluarga Tanaka? Aku benci mereka. “
“ Tuan Tanaka sangat hebat, mereka tetap masih bisa tersenyum meskipun sudah merenggut 3 nyawa orang yang berharga dalam hidupku. Aku benci dia, aku tidak akan memaafkan dia. “
“ Keluarga Tanaka sangat menjijikan, bagaimana bisa mereka memberiku uang agar mulutku tertutup. Aku benci mereka, siapapun dari keluarga Tanaka aku akan benci dia seumur hidup. “
Hampir seluruh cerita sudah Ryuzaki baca, ia tahu betapa bencinya Yuriko dengan keluarganya. Senyum kecil terpampang di wajah Ryuzaki, “ Sepertinya akan menarik. “
“ Sekarang juga, aku mau kamu tidak perduli apapun. “ kata Ryuzaki mengambil sebuah foto masa kecil Yuriko dengan seorang anak lelaki yang bertopi hitam.
Keesokan harinya.
Melihat dari buku diary yang ditulis Yuriko, ia berkata bahwa sekolahnya saat ini adalah SMA Swasta Kyokudai. Sebenarnya Yuriko ingin masuk ke SMA Negeri hanya saja Pamannya meminta Yuriko untuk bersekolah di sana agar ia masih bisa terus mengawasi Yuriko meskipun selalu sibuk.
Dengan tekad yang sudah kuat, Ryuzaki ingin menjadikan Yuriko sebagai wanitanya.
Apapun alasannya, Ryuzaki harus menjadi lelaki satu-satunya Yuriko.
“ Permisi pak satpam. “ ucap Ryuzaki kepada salah satu satpam di gerbang depan SMA Swasta Kyokudai.
“ Kenapa? “ jawab satpam SMA Swasta Kyokudai
“ Saya akan bayar bapak, tapi bisakah bapak keluar sebentar dari post penjaga? “
“ Untuk apa? “
“ Tenang, saya tidak akan melakukan apa pun. Ini hanya masa muda, masa bapak tidak mengerti? “
“
Ini juga waktu istirahat, benar bukan? Jadi bapak bisa istirahat tanpa terganggu. “ lanjut Ryuzaki.
Dan ia juga langsung berbisik kecil yang membuat satpam SMA Swasta Kyokudai menyetujui permintaan dari Ryuzaki.
“ MIURA YURIKO. “ panggil Ryuzaki dengan speaker.
Tetap tidak ada jawaban, hanya terlihat beberapa siswa-siswi yang tidak dikenal Ryuzaki.
Sekali lagi. “ MIURA YURIKO. “
Namun, tidak ada jawaban lagi. Dan ini terakhir kalinya. “ KALAU KAMU TIDAK KELUAR, AKU AKAN BAKAR SEKOLAH INI. “
Tidak perduli orang-orang akan berpikir bahwa dirinya gila atau apa, tapi yang terpenting ia ingin bertemu dengan Yuriko saat ini juga.
Tidak lama kemudian, Yuriko menunjukkan wajahnya di sebuah jendela yang membuat mulut Ryuzaki melengkung membuat senyuman.
“ Hari ini aku akan dapetin kamu, tidak perduli apapun itu. “ gumam Ryuzaki.
Akhirnya setelah menunggu, Yuriko turun dengan wajah kebingungan. Ryuzaki terus memandangi Yuriko tanpa henti, kecantikan Yuriko yang indah membuat Ryuzaki tidak ingin Yuriko dimiliki siapapun selain dirinya.
Sebelum datang ke SMA Swasta Kyokudai, Ryuzaki sedikit bertengkar dengan satpam sekolahnya karena mengambil speaker secara paksa dan kini wajahnya terdapat luka-luka bekas pukulan dari satpam sekolahnya.
Semoga saja usahanya tidak sia-sia.
“ Ada apa? Kenapa kamu ada disini? “ Yuriko heran.
“ Aku ingin kamu jadi pacarku sekarang! “ kata Ryuzaki tanpa berbasa-basi.
Tepat pada hari itu juga Yuriko sudah menjadi pacar Ryuzaki dan yang lebih menariknya lagi ternyata ada seseorang yang selalu mengintai Yuriko.
Baju yang dipakai oleh seseorang yang selalu mengintai Yuriko memiliki tanda bunga, seperti tanda pengintai dari keluarga Tanaka.
“ Haha, kamu benar-benar menarik. “ tawa Ryuzaki.
menurut. aku sich begitu...
semangatt yaa
yuk baca juga cerita aku yang judulnya CONVERGE!!
dijamin baper deh bacanyaa 😍
mari saling support ❤️
thanks
sukses kak untuk karyanya
jangan lupa mampir di karyaku yang menceritakan cowok letoy yang selalu di tolak sama cewek dalam judul THE FAILED PLAYBOY.
Terimakasih 🙏