Indonesia
NovelToon NovelToon
Dewa Petir Kehancuran 2

Dewa Petir Kehancuran 2

Status: tamat
Genre:Spiritual / Reinkarnasi / Tamat
Popularitas:38.9k
Nilai: 5
Nama Author: Anonim

Seson 2 Dewa Petir Kehancuran......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anonim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ras Bulan

Lei Nan berdiri kaku, matanya tetap tertuju pada Yu Lian. Wajahnya yang awalnya tenang kini sedikit berkerut, pikirannya berputar cepat. Rambut perak, telinga runcing, dan aura yang terasa asing namun tak asing. Ia tidak sepenuhnya mengerti, tapi nalurinya mengatakan bahwa gadis di depannya bukan manusia.

Yu Lian menyadari perubahan ekspresinya. Ia menghela napas pelan, matanya sedikit menyipit seolah sedang menimbang sesuatu. Angin pagi kembali berhembus, memainkan helaian rambutnya yang perak, membuatnya tampak seperti sosok yang muncul dari legenda kuno.

“Apa kau… bukan manusia?” Lei Nan akhirnya bertanya, suaranya rendah namun jelas, mencoba menyembunyikan kebingungannya.

Yu Lian terdiam sejenak sebelum akhirnya mengangguk pelan. Ia menarik nafas dalam, bibirnya membentuk senyuman tipis yang sulit diartikan, seolah ada beban berat yang tersembunyi di baliknya.

“Kau benar,” jawabnya tenang. “Aku memang bukan manusia. Ras-ku… dikenal sebagai Ras Bulan.”

Lei Nan menahan napas. Ras Bulan? Ia belum pernah mendengar istilah itu, bahkan dalam catatan lama Han Guang. Ini membuatnya semakin sadar bahwa dunia tempatnya berada sekarang jauh lebih luas dan rumit daripada yang ia bayangkan.

Melihat wajah Lei Nan yang sedikit kebingungan, Yu Lian tersenyum kecil, kali ini dengan sedikit lebih santai. “Sepertinya kau masih bingung, ya?” katanya dengan nada sedikit menggoda, suaranya seperti denting air di pagi hari.

Lei Nan hanya menatapnya tanpa berkata apa-apa, membiarkan gadis itu melanjutkan penjelasannya.

“Dunia ini,” Yu Lian mulai, suaranya berubah serius, “dihuni oleh lima ras utama. Pertama, tentu saja ras manusia—kaummu. Lalu ada Ras Bulan seperti diriku. Kemudian ada Ras Setengah Hewan, yang memiliki ciri khas telinga, ekor, atau sifat fisik hewan tertentu, namun memiliki tubuh seperti manusia. Mereka dikenal dengan kekuatan fisik yang luar biasa. Lalu, ada Ras Iblis, makhluk yang dikenal karena kekejaman dan kekuatan gelap mereka. Terakhir, yang paling kuat dan berbahaya… adalah Ras Langit.”

Lei Nan menajamkan pendengarannya. Ia bisa merasakan bahwa informasi ini bukan sesuatu yang bisa ditemukan dengan mudah. Setiap kata Yu Lian mengandung bobot yang dalam, seolah-olah ini adalah pengetahuan yang hanya sedikit orang yang tahu.

“Ras Langit?” gumamnya, mencoba mencerna kata-kata itu. Ras yang paling kuat dan berbahaya?

Yu Lian mengangguk. “Ya, Ras Langit. Mereka tinggal di perbatasan antara Zona Menengah dan Zona Dalam. Mereka adalah penjaga antara dua dunia ini, dan kekuatan mereka… jauh melampaui semua ras lainnya. Bahkan di antara makhluk roh yang paling kuat sekalipun, mereka tetap berdiri di puncak kekuasaan.”

Lei Nan merasakan dingin merambat di tulang punggungnya. Jika bahkan harimau hitam tadi hanya dianggap sebagai makhluk biasa di permukaan, seberapa kuat makhluk yang hidup di kedalaman zona dalam?

Namun, sebelum ia bisa bertanya lebih lanjut, tiba-tiba, hawa dingin yang aneh melintas di sekitarnya. Mata petir Lei Nan langsung aktif, bola matanya yang awalnya hitam kini berubah menjadi biru pekat dengan garis-garis perak menyala, seperti kilatan petir di tengah badai.

Sekejap, dunia di sekitarnya terlihat berbeda. Ia bisa melihat aliran energi qi yang melintas di udara, ranting-ranting pohon yang bergerak halus diterpa angin, bahkan detak jantung Yu Lian yang tetap stabil meski suasana mendadak berubah tegang.

Dan di kejauhan, ia melihatnya.

Lima sosok bergerak cepat melalui pepohonan, melompat dari satu cabang ke cabang lain dengan kecepatan luar biasa. Tubuh mereka nyaris kabur di balik kabut, namun Lei Nan bisa melihatnya dengan jelas. Telinga mereka bergerak, tajam dan runcing seperti serigala, sementara salah satu dari mereka bahkan memiliki ekor panjang yang melambai di belakangnya, seolah mengatur keseimbangan di udara.

“Ras Setengah Hewan,” gumam Lei Nan pelan, matanya menyipit tajam.

Beberapa detik kemudian, kelima sosok itu mendarat di hadapan mereka, menyebarkan debu dan dedaunan yang berterbangan. Dua di antara mereka adalah wanita, dengan telinga kucing dan ekor yang bergerak liar, sementara tiga lainnya adalah pria berotot besar dengan gigi taring yang mencuat saat mereka tersenyum, mata mereka menyala seperti binatang buas yang melihat mangsa.

Salah satu pria dengan telinga serigala melangkah maju, menghirup udara dalam-dalam seolah mencium aroma sesuatu yang langka. Matanya menyipit, lalu perlahan melebar saat pandangannya jatuh pada Yu Lian.

“Ha! Tidak kusangka… ternyata masih ada Ras Bulan yang tersisa di sini dan dia bahkan dengan seorang manusia sungguh menggelikan sampai ras yang dahulu sebagai salah satu ras yang setara dengan ras Langit akan berteman dengan seorang manusia,” ujarnya sambil tertawa, suaranya serak dan berat, seperti geraman serigala. Matanya menatap Yu Lian dari ujung kepala hingga kaki, penuh ketertarikan yang tak mengenakkan.

Dua pria lainnya langsung menyeringai, mata mereka berbinar seperti predator yang baru menemukan mangsa langka.

“Cantik sekali…” bisik salah satu dari mereka, lidahnya menjilat bibirnya sendiri. “Dan rambut perak itu… Ah, sudah lama sekali aku tak melihat Ras Bulan. Kau pasti enak untuk dimainkan.”

Lei Nan merasakan amarah mendidih dalam dirinya. Namun sebelum ia bisa bergerak, Yu Lian sudah melangkah maju, wajahnya tetap tenang meski matanya bersinar dingin.

“Berani sekali kalian berbicara seperti itu,” katanya, suaranya kini tajam seperti pisau yang baru diasah. “Apakah kalian lupa… siapa yang menguasai zona ini?”

Pria bertelinga serigala itu terkekeh, menggulung tangannya dan mengepalkan jari-jarinya hingga terdengar suara tulang yang berderak. “Kami mungkin hanya berada di zona permukaan, tapi jangan sombong, Nona Bulan. Kau mungkin memiliki sejarah hebat, tapi ras kalian sudah lama jatuh… bahkan lebih rendah dari kami.”

Lei Nan merasakan udara di sekitarnya menjadi semakin berat. Ia bisa melihat Yu Lian yang sedikit menegang, tapi wajahnya tetap dingin, tak menunjukkan rasa takut sedikit pun.

Namun, sebelum ada yang bisa bergerak, tiba-tiba, aura yang jauh lebih kuat meledak dari tubuh Lei Nan. Tanah di sekitarnya bergetar, dedaunan bergemerisik, dan kabut tipis yang menyelimuti mereka seolah tersingkir oleh kilatan petir yang menyala di matanya.

Kelima sosok itu langsung terdiam, mata mereka melebar saat mereka merasakan tekanan luar biasa yang datang dari tubuh Lei Nan. Mereka bahkan mundur setengah langkah tanpa sadar, bulu di tubuh mereka meremang, seolah insting hewan mereka merasakan bahaya besar.

Lei Nan hanya menatap mereka dingin, bibirnya menyunggingkan senyum tipis yang tak bisa dibaca.

“Aku benci pria yang tidak tahu diri.”ucap Lei Nan dengan senyum dingin.

"Kakak, manusia ini tidak biasa, sebaiknya kita hati-hati,"ucap salah satu pria manusia hewan itu.

"Cih!, apa yang kalian takutkan dia hanya menggertak ayo kita habisi dia dan malam ini kita akan berpesta dengan wanita cantik itu,"ucap manusia serigala itu tersenyum mesum saat melihat Yu Lian.

"Hahaha, benar kakak, ayo kita habisi manusia itu,"ucap salah satu manusia hewan itu segera aura membunuh mereka berlima keluar.

Lei Nan yang melihatnya hanya tersenyum kecil tak berselang lama kemudian tombak petir muncul di tangannya menurutnya dia sudah lama tidak bermain main, kemungkinan dia akan mencoba menahan diri dan bermain main dengan kelima manusia hewan bodoh ini.

1
Amir Bakas
sayangnya cerita yg bagus harus hiatus
Casver Mentawai
dah dpt pula guru baru nanti pas ada bencana lari lgi diselamtkan org pula ada pula anak cewek nya kenalan nggak jdi pula latihan nya kocak MC nya 🤣🤣🤣🤣🤣
Casver Mentawai
nama aktor pembantu yg berperan di cerita ini nggak ada ntah siapa paling manusia bertopeng org jubah hitam pak tua misterius itu aja yg ada 🤣🤣🤣
Casver Mentawai
dah habis pula masa latihan. dh ketemu cewek nanti dah hampir mati baru latihan lagi sedikit menjelang ketemu org pula 🤣🤣🤣🤣
Casver Mentawai
kapan belajar nya lagi si MC ini baru mulai dah datang bencana lum berjalan 10% dah datang hambatan mau kosentrasi dtng pula cewek lain nggak akan maju maju MC nya kayak negara konoha 🤣🤣🤣🤣
Haryono Arpon
update dong
Mahmud Mamu
mantappp lanjut thor
Himawan Wawan
lanjutkan
Rhaka Kelana
lanjutan nya mana nih...
Andri Iswanto
mau ada kelanjutannya enggak ni crita
Ernest T
lupa 9jari petir....
smngat ln
4wied
mulai dah perjalanan perjuangan petualangan cinta Lei Nan dan Yu Tian
4wied
jadiin
Khairul Azman Abdul Kahar
kenapa tak guna pedang
Epi Cendrawati
lanjut ceritanya seru
Yosef Kurniawan
sperti nya Thor udh lelah.. 🥲🥲
Nur Aini
lanjutkan terus Thor sampai tamat
Degar Garnika
dimulai lagi perjalanan menuju kekuatan yang lebih kuat..... lanjuuuttt
Degar Garnika
tempat misterius dan pelatihan yang misterius..... lanjuuuttt
Degar Garnika
pengetahuan untuk mengenal tujuan dan latar belakang pelatihan..... lanjuuuttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!