Indonesia
NovelToon NovelToon
PERNIKAHAN TANPA CINTA

PERNIKAHAN TANPA CINTA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: myranda

Pernikahan adalah sebuah ikatan yang sakral dan suci. Setiap orang menginginkan pernikahan yang bahagia. Akan tetapi bukan semua pernikahan lahir dari cinta. Namun beberapa memilih bertahan hanya karena alasan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon myranda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Setelah hampir dua jam di udara kini Grace dan kedua pria itu sudah tiba di salah satu bandara yang ada di provinsi Sumatera Utara.

Grace melihat jam tangannya, saat ini waktunya sudah hampir pukul dua pagi.

Grace melihat asisten tersebut kewalahan membawa beberapa koper, Grace pun menghampiri pria itu.

" berikan saja padaku" ucap Grace mengambil alih koper miliknya.

" oh,, terimakasih" ucap Pria itu berjalan di samping Carson sementara Grace mengikutinya dari belakang.

" pak... seseorang sudah menunggu kita di pintu keluar" ucap Pria itu.

" hm...." kata Carson dengan ekspresi datar.

" sebelumnya aku lumayan sering berurusan dengan para pebisnis, tapi mereka tidak sekaku ini. Pria ini bahkan lebih kaku dari robot. Atau mungkin karena dia masih muda jadi sangat serius untuk mengejar karir." batin Grace dan kini mereka sudah tiba di pintu keluar, disana sebuah mobil hitam dan seorang sopir sudah menunggu.

" selamat datang tuan" ucap pria itu menundukkan kepalanya dan membuka kan pintu penumpang untuk Carson.

Sementara asisten tersebut berjalan ke arah jok mobil untuk menyimpan koper tersebut dan Grace pun menyusul pria itu.

" Apa bos mu salah satu produk robot AI?" ucap Grace berbicara dengan suara yang pelan.

" apa... Perfttt....." pria itu spontan menahan tawanya dengan menutup mulutnya rapat-rapat mendengar perkataan Grace.

" bahkan seluruh anggota tubuhnya sangat kaku" bisik Grace lagi.

" walaupun begitu, bos saya tetap terlihat tampan bukan" ucap Pria itu

" model manikin yang ada di beberapa toko pakaian juga sangat tampan, mereka sama percis tidak ada bedanya" ucap Grace

" hehehe...." kini pria itu pun tertawa sambil menutup jok mobil kembali, kini mereka berdua berjalan menuju pintu mobil.

" bu Grace silahkan " ucap Pria itu membuka pintu penumpang untuk Grace.

" aku duduk di kursi depan saja" ucap Grace

" maaf bu, itu memang kursi saya" ucap pria itu dan kini Grace pun masuk kedalam mobil dan duduk tepat di sebelah Carson.

Seketika Grace merasakan suasana dingin dan menegangkan, ditambah lagi hawa didaerah sana termasuk hawa dingin dan karena berangkat terburu-buru Grace tidak membawa jaket.

Grace pun beberapa kali menggosok tangannya untuk menghilangkan bentuk pori-pori tangannya yang kian kini menonjolkan dirinya.

" maaf pak, bisa tidak suhu Ac nya di naikkan sedikit lagi" ucap Grace kepada sopir tersebut akan tetapi sopir itu hanya menatap Carson lewat kaca spionnya dihadapannya.

" matikan saja Ac nya" Ucap Carson karena dia juga beberapa kali memperhatikan Grace menggosok-gosok tangannya.

Karena merasa ngantuk Grace pun memilih untuk tidur, karena diantara mereka ber empat tidak ada yang berani untuk angkat bicara. Sementara Carson merasa sedikit kepasan dia pun membuka beberapa kancing bajunya.

Beberapa jam mengemudi kini mobil mereka mulai memasuki pedesaan, akan tetapi saat akan memasuki pedesaan mereka akan melewati jalanan yang sangat sepi.

Ditengah kesunyian tersebut Kini tiba-tiba mobil mereka berhenti.

" ada apa pak" tanya asisten Carson, Grace mendengar pertanyaan tersebut dia pun terbangun dan melihat sudah hampir jam empat pagi.

"maaf pak, tiba-tiba ban nya kempes pak" ucap sopir tersebut

" lah.... Terus gimana pak?" ucap asisten tersebut

" saat ini kita berada tidak jauh dengan desa, dan disana terdapat sebuah bengkel. Akan tetapi kita harus berjalan kaki menuju bengkel"

" dan maaf anda juga harus ikut bersama saya untuk mendorong bannya" ucap sopir tersebut.

" apa tidak ada ban serepnya?" ucap Carson

" Karena buru-buru, hanya ini mobil yang tersedia pak karena mobil yang lainnya sedang dipakai" ucap sopir tersebut

" iya sudah, terserah kalian yang penting kalian pikirkan bagaimana saya tiba dilokasi hari ini" Ucap Carson sambil menggerakkan tangannya dengan isyarat mengusir.

" sudah keadaan seperti ini pun dia masih tetap menunjukkan kesombongan nya, bersyukur orang-orang ini orang baik. Jika tidak mungkin saja mereka sudah menghajar mu disini" batin Grace

" bu Grace,,,, maaf untuk sementara kami akan tinggalkan anda bersama pak Carson disini, jika ini selesai kami akan segera kembali" ucap Asisten tersebut.

" baik pak" ucap Grace

" matikan lampunya, jika lampunya hidup maka itu dapat menarik perhatian orang-orang nanti " ucap Carson sebelum asisten pergi.

" baik pak" ucap pria itu dan mematikan mobilnya lalu kembali menutup pintu mobil. Setelah itu kedua orang itu pun pergi dengan cara menggulir kan ban mobil tersebut.

Grace pun menyalakan senter ponselnya karena dia merasa tidak nyaman berada di tempat yang gelap dengan pria asing.

Kini sudah lebih tiga puluh menit berlalu akan tetapi belum ada tanda-tanda untuk kedua orang itu kembali. Namun kini tiba-tiba beberapa orang menggedor pintu mobil mereka dari luar. Grace dan Carson tersentak kaget, Carson pun spontan mematikan senter ponsel Grace.

" benar pak ada orang didalam sana" ucap salah satu dari mereka.

" permisi pak, ada yang bisa kami bantu?" kata salah satu dari luar sana.

Grace pun bergegas ingin membuka pintu.

" pak...." akan tetapi Carson menahan tangan Grace dan kini tangannya juga menutup mulut Grace.

" usssst... " Carson pun menempelkan jari telunjuknya di bibirnya sendiri.

"jangan mudah percaya dengan orang asing, bisa saja mereka berniat jahat" ucap Carson berbicara dengan sangat pelan, dan wajahnya begitu dekat dengan Grace dan salah satu posisi tangan nya masih menutup mulut Grace.

Namun tiba-tiba seseorang menempelkan sebuah senter dari balik kaca, melihat cahaya tersebut spontan Grace bersembunyi dibalik dada milik Carson, sementara Carson juga refleks memeluk kepala Grace dengan maksud menyembunyikan wajah Grace agar tidak terlihat. Akan tetapi tanpa terduga lipstik Grace tertempel tepat di dada Carson.

1
Dian Fitriana
update
airynsihaan@gmail.com: ok kak....
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!