Indonesia
NovelToon NovelToon
Mafia Bucin

Mafia Bucin

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia / Nikah Kontrak
Popularitas:31.5k
Nilai: 5
Nama Author: Elis Kurniasih

Dijadikan ladang emas oleh sang paman. Fio yang semula setuju dijodohkan oleh anak politisi sekaligus pengusaha besar oleh pamannya memilih berontak.

Fio bersekutu dengan Gio, mafia yang ternyata sudah lama memendam perasaan padanya. Hingga, perlahan semua tabir keluarganya terungkap.

"Aku bukan laki - laki yang bisa menyentuh perempuan sembarang. Tapi, aku juga bukan laki - laki yang bisa menahan untuk tidak menyentuh kamu." -Giorgio Abraham-

Sequel Gairah Cinta Sang Pembalap

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elis Kurniasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pelukan

“Gala!”

Teriakan ini memekikkan telinga Gala yang baru saja ingin naik tangga. Kamarnya berada di lantai dua. Dia baru saja tiba. Setelah menikmati makan malam di restoran tadi, Gala tidak langsung pulang ke rumah tapi mengantarkan Fio ke kediaman Arif.

“Ada apa, Pa?” tanya Gala malas.

“Ke ruang kerja sekarang.”

“Apa lagi sih, Pa? Gala ngantuk. Capek!” jawabnya malas.

Restu duduk bersama istrinya. Mereka memang sengaja di sana untuk menunggu putranya tiba.

“Kamu masih berhubungan dengan pemandu karaoke itu?” Anggi to the point. Dia langsung bertanya ke intinya. “Apa Fio tau hubungan kalian?”

“Jelas, tidak Ma.” Gala mendekati kedua orang tuanya dan duduk di depannya. “Fio terlalu lurus. Dia tidak akan curiga. Lagi pula, Gala sudah mengatakan padanya kalau Vania itu sepupu kita.”

“Sepupu? Apa kamu gil4? Tidak ada garis keturunan kita yang menjadi pemandu karaoke.”

Tiba – tiba, Anggi diam. Lalu, Gala menatap ibunya.

“Bukannya ... dulu Mama juga seorang LC?”

“Diam!” sentak Restu.

Gala pun tersenyum. “Tenang saja, Pa. Pernikahanku dengan Fio akan tetap terjadi. Tapi, hubunganku dengan Vania juga akan tetap berlangsung.”

“Papa pasti tahu kenapa Gala alasannya,” sambungnya dengan mengedipkan satu matanya pada sang ayah.

“Awas saja kalau sampai kamu mengacau.”

“Tenang saja, itu tidak akan terjadi,” jawabnya tenang. “Lagi pula, Fio juga tidak akan macam – macam. Dia tidak akan berani. Gala punya kartu As nya agar dia tetap menurut.”

Gala menyeringai. Kartu As yang dimaksud adalah Arif. Fio terlalu banyak berhutang budi pada sang paman sehingga tidak pernah bisa mengatakan tidak apalagi berkaitan dengan pekerjaan yang menekan pamannya.

“Gala!” Anggi kembali memanggil putranya. “Apa kurangnya Fio? Dia cantik, cerdas, anggun, dan menarik. Apa kamu tidak menyukainya?”

Gala menoleh, membalas tatapan sang ibu. “Aku menyukainya. Oleh karena itu, aku tidak menolak perjodohan ini. Fio memang perempuan yang pas untuk menjadi ratuku, memelihara dan menjaga singgasanaku nanti. Tapi, ada urusan lain yang dia tidak bisa. Mama juga pasti mengerti.”

Lalu, Gala pergi begitu saja tanpa permisi lagi.

Restu frustrasi dan menyalahkan sang istri, “ini akibat kamu yang terlalu memanjakannya dari kecil.”

Anggi diam.

Sementara di kediaman Arif, Fio baru saja membersihkan diri. Dia lupa mengunci pintu kamarnya dan terkejut dengan keberadaan Arif di sana.

“Paman.”

Beruntung, Fio sudah memakai pakaian lengkap sebelum keluar dari kamar mandi. Itu adalah kebiasaannya sejak kecil dan salah satu didikan sang ibu, dulu.

“Ada apa?” tanyanya mendekati Arif.

“Apa kamu terluka?”

Fio menyipit. “Maksudnya?”

“Yang terjadi di rooftof restoran. Itu ulah D4r4.”

Fio terkejut. Dia tidak berpikir sejauh itu.

“Benarkah?” tanya kemudian. “Paman tahu dari …”

“Apa yang tidak Paman tahu. Bahkan, Paman tahu hubunganmu dengan si Mafia itu.”

Fio langsung menggeleng cepat. “Tidak, Paman. Fio dan Gio tidak memiliki hubungan apa – apa. Demi Tuhan!”

Arif melipat kedua tangannya di d4d4. “Hanya Gala, pria yang tepat untukmu!”

Arif memberi ultimatum. Meski, suaranya tidak keras dan kasar tapi tersirat sebuah perintah yang harus dilaksanakan. Fio langsung mengangguk.

“Iya, Paman.”

Kepalanya tetap menunduk.

“Cepat! Buat Gala segera menikahimu. Kalau perlu, minggu depan sebelum peresmian perusahaan tambang agar Paman tidak mereka tendang.”

Fio masih menunduk. Dadanya bergemuruh. Namun, dia harus memberi jawaban.

“Iya, Paman.”

Arif menatap keponakannya yang masih menunggu, lalu pergi. Sungguh, sangat tidak enak memiliki hutang budi karena akan dibawa sampai m4ti. Andai, kedua orang tuanya masih ada. Mungkin, sekarang dia sedang melakukan apa yang dia mau dan memiliki pasangan seperti apa yang dia impikan.

Fio menutup pintu kamar dan merosot di baliknya. Sembari memeluk lututnya yang meringkuk, ia menangis sejadi – jadi. Sebenarnya, ia lelah. Ia ingin menjadi orang biasa tanpa ada beban dipundaknya. Meski, Fio tidak pernah menyesali untuk profesinya saat ini.

Dia suka menjadi dokter. Dia suka bermanfaat untuk orang lain. Fio suka menolong sesama. Tapi, bisa kah hanya sampai di sini saja? bisa kah dia tidak dilibatkan untuk urusan politik, intel, dan bisnis yang sebenarnya hanya menguntungkan sang paman saja?

Kring

Kring

Tiba – tiba, ponselnya berdering.

Mendengar panggilan itu, dia langsung menghapus jejak air mata yang membasahi pipinya. Bagi Fio, panggilan telepon tidak bisa diabaikan. Dia seorang dokter. Tidak kenal waktu dan jam istirahat jika pasien memanggil.

Akan tetapi, nama yang tertera di sana bukan rumah sakit.

“Halo.”

“Hai, masih sedih?”

Fio mengernyit. Ia memang tidak pernah menyimpan nomor telepon Gio, tapi Fio hafal betul suaranya.

“Jangan telepon aku!”

Fio hendak mematikan sambungan telepon itu. Namun, Gio berbisik cepat.

“Aku di depan jendelamu. Ayo buka! Sebelum penjaga rumah ini menemukanku.”

Sontak, Fio terkejut. Matanya tertuju langsung pada jendela besar itu. Benar saja, ada bayangan orang berdiri di sana.

Fio mematikan ponselnya dan segera mendekati jendela. Langkahnya cepat tapi tidak bersuara. Dengan pelan, dia membuka jendela dan …

“Mau apa kau di sini?” tanyanya tegas dengan suara lantang.

Seketika, Gio menutup mulut Fio dengan tangannya yang besar. “Kecilkan suaramu! Kalau tidak, aku akan ketahuan.”

Gio melompati jendela dan masuk ke dalam kamar Fio tanpa diberi aba – aba.

“Hei, apa – apan ini? Cepat keluar.”

Gio mengabaikan. Dia tetap berdiri di depan Fio, menatap perempuan tu dengan ketulusan dan secepat kilat menarik tubuh itu ke dalam pelukan.

Sedetik kemudian, Fio membeku. Setelah itu, tangisnya mengharu. Air matanya tumpah, beruntung suaranya tidak pecah.

Gio memeluk erat tubuh rapuh itu. Meski terlihat kuat, Fio tetap perempuan yang memiliki sisi kelemahan.

1
Arsyad Algifari.
untung fio udah di nikahi gio kalau jadi sama gala .bisa" di jadikan piala bergilir dasar keluarga gila .moga berbagai penyakit menempel pada kalian
May .Nst
dasar iblis.. anak sma bapak sma ja kelakuannya. kok namanya suci ya apa ibj nya fio ganti nama.. biar gak ketahuan
Neni Suryani
mudahan rara bisa mengenali fio,, lanjutkan ka elis 💪🥰🫶
Lestari melia Melia
keluarga gala gila semua iihhh najong
ryuka
itu mama kamu fioooo /Cry//Cry/
*kim_dan*
hhhmm,,, ternyata ank ma bapk sama2 bazingan,, pria2 brengzekkkk🤣🤣
Rumiyati Hanif
gila bpk am anak sama nya...diih ga takut pemyakit apa....bekas anak diembat juga.....
untung fio ga jdi tuh....eh jgn2 tuh bunda ny fio lagi...
Siti Kamsiah
fio pelayan baru itu mungkin adalah ibu mu,lanjut lagi kak Elis 💪💪🥰🥰
NUR..8537
good job kaka cantik 👍 makasih unt up.. nya 🙏smg Kaka sehat slalu 💪😘
NUR..8537
bersyukur km gak jd sm keluarga toxic gala.. fio🤭smg km msh ingat dg mama..mu fio🥹
Masita Masita
dah gilaa ni keluarga
Masita Masita
astaghfirullah...
ayah anak sama bejatnya...

Alhamdulillah up...
@alfaton🤴
astaghfirullah tanpa basa basi langsung saja terucap omongan luknut itu..... ortu macam apa kamu restu......Fiona itu ibumu .....demi seorang anak yang telah sekian lama tak bertemu.....apapun ia lakukan 😭😭
Nurul Hidayati
like father like son podo gendeng e 😁 semoga mereka dapat penyakit kelamin 🤭
Dien Elvina
bener² gila anak - bapak edan semua.. untung Fio gak jadi istri nya s Gala yg hobby nya suka celap celup sama kek bapak nya
Dien Elvina
nah nah itu pasti ibu Rara mama nya Fio ..apa Fio msh mengenalinya ya 🤔
kan secara dia udah lama gak ketemu mama nya
Rosa Lia
bp sm anak edan kabeh

ih tanggung trs sih k? fio ktm sm ibunya
Lestari melia Melia
mana gio kak elis
IG elis.kurniasih.5: maaf baru up kak 😁
total 1 replies
Rumiyati Hanif
gara2 gio nih ...mnja bnerr...ga jadi kn ketemu am bundanya...lnjut KK🥰
Rumiyati Hanif
waah seneng tuh minum obat dibntu isti mn lwt bibir istri lagi😁...
ketemu sama bunda nih ..
lnjut kk...aq ampe.ngebut baca saking ketnglan bnyak😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!