Indonesia
NovelToon NovelToon
Menikahi CEO Muda

Menikahi CEO Muda

Status: tamat
Genre:Dosen / Nikahmuda / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:43k
Nilai: 5
Nama Author: Sri Mulyani

Kezia Anastya, gadis cantik yang berkuliah sambil bekerja, dia merupakan dari keluarga terpandang tetapi dia memilih mandiri. Karna dia mau menghasilkan uangnya sendiri tanpa harus minta dari orang tuanya. Dia juga mempunyai kakak sambung yang selalu sayang kepada dirinya, karna ibu kandungnya meninggal jadi ayah nya menikah kembali.
Sampai dimana dia mengharuskan mengikuti perintah ayahnya yang harus berhenti kuliah dan pekerjaannya.





penasaran sama ceritanya? kenapa kezia disuruh berhenti? apa alasannya? yuk dibaca aja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Mulyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Sudah 3 hari zia dan shaka berlibur sehabis pernikahan, kini mereka sudah kembali beraktivitas seperti biasanya. Zia yang kuliah dan shaka yang bekerja, tetapi zia sudah tidak bekerja lagi karna shaka memintanya untuk berhenti bekerja.

Walaupun shaka merasa ingin terus menghabiskan waktu bersama zia dirumah, tapi dia juga punya kewajiban untuk bekerja dan menafkahi zia. Shaka menatap zia yang baru saja turun dari tangga dengan pakaian yang sudah rapih.

"Loh mas udah siap aja kamu" heran zia.

"Iya supaya berangkat bareng kamu kekampusnya" ujar shaka.

"Tapi kan pernikahakan kita gak ada yang tau kecuali dosen sama sahabat aku mas"

"Iya mas tau sayang, tapi kan mas parkirnya khusus para petinggi kampus jadi gak bakal ada yang tau" kata shaka.

"Ya udah ayo sarapan dulu mas"

Selesai sarapan kini mereka sudah didalam mobil untuk pergi kekampus. Diperjalanan shaka yang fokus mengendarai mobilnya, sedangkan zia bermain ponselnya.

setelah menempuh 30 menit, mobil shaka sudah memasuki parkrian khusus dosen. Dia melihat kearah zia yang sedang membereskan tasnya dan memasukkan ponselnya disaku bajunya.

"Nanti pas jam istirahat kamu keruangan aku ya" kata shaka.

"Tapi aurel gimana dong?"

"Kamu ngomong aja mau ke ruangan aku aja, nanti dia paham ko sayang" ujarnya.

Zia menganggukkan kepalanya, "Iya udah aku turun ya takut diliat orang" ujarnya.

Sebelum keluar zia mengadahkan tangannya, shaka yang tidak paham pun mengerutkan dahinya, "Minta uang kamu?" tanya shaka.

"Ih bukan salim mas salim" katanya.

"Oh kirain" shaka terkekeh.

Zia langsung menarik tangan shaka dan menyalaminya, sedangkan shaka mencium kening zia, "Semangat kuliahnya sayang" bisik shaka ditelinga zia.

"Iya kamu juga semangat mas" katanya.

Pintu mobil shaka terbuka dan keluarlah zia dari mobilnya shaka, dia melambaikan tangannya dan langsung pergi setelah shaka membalas lambaian tangannya.

"Istriku memang lucu" gumamnya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Dikoridor zia berjalan untuk pergi kedalam kelasnya, dia melirik jam tangannya sebentar lagi jam kuliah akan dimulai. Dipintu kelas terlihat aurel sedang bermain ponselnya sambil memakan permen.

"Hai aurel" sapa zia.

"Astaga, zia aku kangen banget sama kamu tau. Tiga hari loh aku gak ada kamu terasa hampa ih" ujar aurel dramatis.

"Apa sih rel lebay kamu" katanya sambil melenggang pergi meninggalkan aurel yang menggerutu kesal.

Zia langsung duduk dikursi dan diikuti oleh aurel disampingnya, "Ih zi kamu ngeselin" dengus aurel.

Aurel menatap sekeliling kelasnya dan memepetkan tubuhnya kezia, "Emm zia kamu udah ehem" bisiknya.

Zia membulatkan matanya setelah mendengar perkataan aurel, dia langsung memukul lengan aurel pelan.

"Ngaco kamu rel, belum lah" katanya.

"Hah? Masa belum sih zi"

"Iya emang belum lah rel, aku masih takut tau" ujarnya pelan.

Aurel mengangguk-anggukkan kepalanya paham, "Tapi zi kamu harus memenuhi kewajiban sebagai istri, nanti pak shaka cari istri baru gimana hayoh" kompor aurel.

"Ih kamu ko malah ngomong gitu sih rel, aku jadi takut kan kalo itu terjadi"

"Hehee ya maaf, kamu juga sih zi" ujar aurel tertawa.

"Tau ah, diem tuh dosen udah dateng" katanya.

Waktu istirahat tiba, semua mahasiswa pergi untuk mengisi perutnya yang lapar, termasuk zia dan aurel yang sedang berjalan dikoridor untuk pergi kantin. Ponsel disaku zia bergetar pertanda ada pesan masuk.

Mas Suami❤

Sayang aku tunggu diruangan ya, aku udah pesen makanan untuk kita berdua. Love you my wife❤

Itulah isi pesan yang shaka kirimkan, zia langsung menatap aurel yang berada disampingnya. Dia tak enak meninggalkan aurel sendiri makan dikantin, apalagi dia libur 3 hari itu membuat zia semakin tidak enak.

"Aurel"

"Hmm kenapa zi?" tanya aurel.

"Kamu gapapa kan makan sendiri dikantin, soalnya mas eh pak shaka nyuruh aku keruangannya" ujarnya tak enak.

"Apa mau ikut bareng aku aja yuk" ajaknya.

"Eh gak mau zi, gapapa kali udah sana samperin suami kamu" ujar aurel dengan memelankan kata suami.

"Tapi kamu gimana rel aku gak enak"

"Aishh kamu ini zi, aku sekarang udah punya pacar tau" ujar aurel malu-malu.

"Loh siapa kenapa gak ngasih tau aku sih" kata zia.

"Itu kak bintang kakak tingkat kita" ujarnya.

"Ihh selamat loh" kata zia senang.

"Udah sana samperin kasian udah nunggu kamu pasti" ujar aurel.

"Iya iya rel aku pergi dulu ya" pamitnya.

Zia sekarang sudah berada didepan pintu ruangan shaka, dia berdiam sebentar sebelum akhirnya mengetuk pintu.

Tok.... Tok...

"Masuk"

Zia membuka pintu ruangan shaka dan masuk setelahnya menutup kembali pintunya. Dia menghampiri shaka yang sedang sibuk dengan laptopnya.

"Mas shaka" panggilnya.

"Eh zi sini kita makan dulu yuk" ajaknya.

Shaka beranjak dari duduknya dan menarik tangan zia untuk duduk dikursi yang tersedia diruangan shaka. Shaka langsung membuka makanan untuknya dan zia.

"Aku suapin ya"

"Eh gak usah mas, aku bisa sendiri ko" ujarnya.

"Udah gapapa aku suapin ya sayang" katanya.

Zia menganggukkan kepalanya, "Iya udah mas" ujarnya.

Shaka dengan telaten menyuapi zia dan sesekali dia juga menyuapkan kemulutnya. Makanan yang mereka makan sudah habis, shaka dan zia masih duduk dikursi ruangan shaka. Awalnya zia ingin langsung kembali kekelasnya tetapi shaka memintanya untuk tetap tinggal diruangannya.

"Mas aku kekelas ya"

"Disini aja zi, aku udah minta izin ke dosen kamu" katanya.

"Ya sudah mas, eh kamu gak ngajar sekarang mas?" tanya zia.

"Tidak cuma tadi pagi aja, setelah istirahat aku gak ada jadwal ngajar" jawabnya.

"Hmm, terus itu tadi abis ngerjain apa?" tanya zia lagi.

"Berkas dari kantor sayang" jawabnya sambil mengelus rambut zia.

"Kamu gak cape mas, kerja sambil jadi dosen" kata zia.

"Aku jadi dosen kan cuma pengganti, jadi seminggu lagi aku gak jadi dosen lagi" ujar shaka.

"Oh gitu ya mas, syukur deh jadi kamu ga terlalu cape" ujar zia tersenyum.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Waktu pulang kuliah sudah tiba, zia sedang berjalan dikoridor bersama aurel dan pacaranya. Tadi zia keluar dari ruangan shaka pas waktu pulang dan pergi kekelas untuk mengambil tasnya. Didalam kelas juga ada aurel bersama pacaranya yang menunggu aurel.

"Zi kenalin pacar aku" ujar aurel memperkenalkan pacarnya.

Zia tersenyum kearah pacar aurel, "Kezia kak" ujarnya.

"Bintang" ujarnya dengan tersenyum tipis.

"Aku doain kalian langgeng terus sampe nikah nanti"

"Aamiin ,makasih zia" ujar aurel sambil memeluk kezia.

Zia menganggukkan kepalanya, "Kamu pulang abreng kak bintang rel?" tanya zia.

"Iya zi, kamu bareng pak sh-" ucapan aurel terpotong karna zia memegang tangan aurel.

"Gapapa, aku sudah tau ko" kata bintang.

"Kamu ngasih tau dia rel?" tanya zia.

"Hehe maaf zi, aku keceplosan tadi gak sengaja ih ngomongnya" ujarnya.

"Tenang saja zi, aku gak bakalan ngasih tau siapa-siapa ko" kata bintang.

"Makasih ya kak" ujar zia.

"Zia"

Panggil shaka yang baru saja keluar dari ruangannya, dia langsung menghampirinya. Zia tersenyum kearah shaka, "Ayo pulang" ajak zia.

"Hmm ayo" kata shaka.

"Aurel, kak bintang kita duluan ya" ujar zia kepada aurel dan bintang.

"Iya hati-hati, inget loh zi kata aku tadi" ujar aurel sambil terkekeh.

Zia menatap kesal kearah aurel, "Iya aurel aku inget ko" katanya.

"Duluan" kata shaka.

Kini mereka sudah berada dirumahnya, zia yang sedang membersihkan tubuhnya sedangkan shaka yang bersandar disandaran kasurnya. Tak lama pintu kamar mandi terbuka terlihat zia yang masih memakai handuk yang hanya sebatas pahanya. Membuat shaka meneguk saliva nya dengan susah, zia terlihat sexy apalagi rambutnya yang masih basah membuat air menetes ketubuhnya.

"Mas sana mandi" kata zia.

Shaka masih menatap zia tanpa menghiraukan perkataan zia, dia terus saja memperhatikan seruluh bagian tubuh zia.

"Mas kamu kenapa?" tanya zia heran.

"H-hah mas gapapa ko, mas mandi dulu" ujarnya dengan gugup sambil pergi kekamar mandi.

"Shitt! She's so sexy"

1
Ayano
Ceritanya gampang dibaca. Konfliknya juga dapet dan gak begitu sulit dipahami. Semangka ya
Ayano
Cewek katanya suka olahraga loh di mall😅😅

Mungkin ini kali pengertiannya. Yang diliat apa, yang dibeli apa yak
Ayano
Tipo wak dikata ganggu
Ayano
Negara London apa kota London?
Ayano
Kok cia imut banget yak ngomongnya
Cadel banget
Ayano
Wak nanti sauang diganti sayang yak
Tipo
Ayano
Aduh..... kenapa lagi ini anak 😱
Ayano
Menggambar kali wak 😅
Aku berasa cadel
Ayano
Yak ngidam part two 😅😅😅
Ayano
Ini tuh so sweet banget dah asli
Ayano
Jan gitu. Nanti anakmu lahir malah pennya ama anak mulu
Ayano
Mermaid dong wak 😳😳
Mantap jiwa dah
Ayano
Masih muda hamilnya jadi wajar ngidam mulu
Ayano
Belum ngerasain aja dia ngidam nasi padang jam 3 pagi 😅😅
Semoga gak ya
Ayano
Ngidam ceritanya
Apa aja bakalan diturutin dah. Serius
Ayano
Dan langsung jadi anak kesayangan seketika ☺☺☺
Ayano
Berasa kena kejutan durian runtuh ☺
Ayano
Aku bakalan mampir again

Semangat ya kak
Bunga untukmu biar semangat up 🤗
Ayano
Semangat thorthor. Nanti bakalan mampir again ☺
Ayano
Semangat ya kak 🤗. Nanti pasti mampir lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!