Indonesia
NovelToon NovelToon
Aku Lebih Mencintaimu

Aku Lebih Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Contest / Kerajaan / Tamat
Popularitas:4.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sigi Tyo

Namanya Arjuna Satya Sambara, biasa di panggil Bara

seperti kebanyakan orang orang berkata bahwa nama merupakan cerminan dan gambaran dari seseorang, maka Bara pun demikian.

Selalu ada api yang membara yang membuat tekadnya kuat dan semangat nya yang tak pernah padam bila sudah menginginkan sesuatu.

Bagaimana dengan kisah hidupnya yang berkelok..terutama tentang kisah cintanya..?
Bagaiman dengan perjuangan dirinya dalam menggapai cita citanya..? bagiamana dirinya ..bertahan untuk menahan gejolak hatinya yang..mulai menghianati cita cita luhurnya...?

Ikuti dan baca terus kisah dari seorang pemuda pantang menyerah berikut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sigi Tyo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 8 Fitting Baju

Mobil yang di kemudikan pak Bandi sudah kembali menuju ke kota.

Dengan kecepatan tinggi sopir itu membawa Bara menaiki mobil sport mewah itu kembali ke kota.

Tidak sampai malam mobil itu sudah sampai di kosan Bara.

Bayangkan bro..sist....jarak enam ratus kilometer lebih pulang pergi hanya di tempuh beberapa jam saja wuiihh....menakutkan kan.!!

Sampai di kosan Bara berniat merebahkan diri sesaat ketika tiba -tiba telpon genggam nya berbunyi.

Dilihatnya layar telepon genggamnya dengan masih lemes badannya.

Ternyata nomor pak Beni.

"Ya pak...selamat malam pak," sahut Bara karena sudah mendekati isya.

"Ya malam Bara,..gimana orang tuamu..?."

"Baik aja pak, malam ini rencana mau di operasi pak," jawab Bara.

Merekapun mengobrol sejenak.

"Oh ya..saya mau memberitahu mu, besok pagi kamu fitting baju pengantin ya, nanti akan ada mobil yang menjemputmu," kata pak Beni di ujung sana.

JEDAAAARR..!!

suara dan kalimat itu masih saja kayak petir yang menyambar.

"Ya pak..," jawab Bara mantap meskipun pikirannya berlawanan dengan ucapannya.

Malam itu Bara kembali gelisah, tapi niat dalam hatinya yang ingin menolong bapaknya membuat keteguhan hatinya kokoh kembali.

Ya besok pagi Bara harus bersiap menyambut nasibnya menjadi seorang pengantin bo'ongan dengan anak konglomerat negeri ini.

Dengan tekad bulat di hatinya akhirnya malam itu Bara bisa memejamkan mata dan tidur dengan nyenyak.

**

Suara alarm dari telepon genggamnya menjerit jerit membangunkan Bara.

Dengan masih sedikit mengantuk Bara membuka matanya.

Dikumpulkannya kesadarannya kemudian bergegas ke kamar mandi untuk mandi pagi.

Dahulu di kampung selalu di tekankan untuk mandi pagi pagi sekali, biar badan lebih segar dan fresh dan juga awet muda itu kata orang tua tua di kampungnya.

Makanya pola tersebut terbawa deh sampai sekarang.

Bara mesti mandi pagi dan sudah segar sejak dini hari.

Selesai mandi Bara sholat subuh di kamarnya, meskipun kadang kadang bila kesadarannya pas baik dia sholat berjamaah di masjid, karena afdhol nya begitu bila laki laki.

Namun pagi itu dia sholat di kamar sambil membereskan barang barang yang sedikit berantakan.

Setelah sarapan bubur ayam yang lewat keliling, Bara sudah bersiap dengan baju yang sedikit rapi di banding biasanya.

"Wuih..bro rapi ..amat.., kayak mau jadi pengantin aja," ledek teman temannya karena tahu Bara adalah Jomblo abadi.

Bara hanya tersenyum kecut menanggapi godaan teman temannya.

Sebuah mobil cukup mewah berhenti di depan kosan Bara yang di sambut dengan kekaguman teman temannya.

"Widiiiih mobil siapa tuh pagi pagi sudah ada di depan kosan kita," kata Romi.

"Iya memang mau ngapain pagi pagi gini ya...?," balas Rudi yang juga nampak keheranan.

Mereka makin terkejut setelah sopir tersebut turun dan masuk ke halaman kosan.

"Pagi mas..,'' kata sopir itu.

"Ya pak..," jawab semua yang ada di sana.

"Yang namanya mas Bara mana ya..," tanya sopir itu kembali.

Bara yang baru ''ngeh''kalau itu sopir yang menjemputnya lalu berdiri dan menyibak kerumunan teman temannya.

"Saya Bara pak," kata Bara kepada sopir tersebut sambil tersenyum ramah.

Sopir tersebut menatap Bara sesaat.

"Mari mas.., kita berangkat," ajak sopir tersebut kepada Bara setelah mengetahui orang yang di jemputnya sudah siap.

Bara melangkah bersama pak sopir yang lain lagi, bukan pak Bandi maksudnya, menuju mobil mewah yang tadi parkir di depan kosan.

Teman temannya di kosan tampak melongo dengan adegan barusan.

"Tak salah yang di jemput .... Bara..?," kata Romi.

"Wuih...penuh kejutan tuh anak..," kata Rudi menimpali.

Setelah memasuki mobil mewah tersebut, mobil melaju menuju tempat fitting baju pengantin.

Tak terlalu lama mobil mewah tersebut akhirnya Sampai di tempat pemesanan baju pengantin yang cukup terkenal.

Dengan di antar pak sopir, Bara memasuki tempat tersebut, di sana sudah ada seorang perempuan yang berpakaian rapi nampak menunggu Bara.

Bara tersenyum ramah kepada perempuan tersebut dan di balas dengan anggukan ramah oleh perempuan itu.

Dengan di dampingi perempuan tersebut, mereka berdua menemui pemilik Butik terkenal tersebut.

"Ooh..ini calon lakinya..?," kata Madam Mince sambil tersenyum gimana gicu..

"Selamaat dataaang..!!.," sambut lelaki dengan gaya kemayu itu.

Bara hanya tersenyum dan menyalami Wanita..Eh..pria kemayu itu dengan ramah.

"Cucook deh..kalau begicu...," kata Madam Mince.

Bara yang menyangka perempuan tadi "calon istrinya" jadi sedikit kaget, ternyata hanya salah satu utusan dari Santosa Group yang akan menemani fitting baju pengantin.

Bara yang memang sangat tampan dengan badan tegap proposional dan otot otot yang kekar, kulit putih dan mata hitam tanjam, rambut lebat hitam nampak mempesona semua yang ada di tempat fitting baju pengantin.

Kebetulan di tempat tersebut juga sedang ada beberapa pasang pengantin yang juga sedang fitting baju.

Sang calon pengantin wanita dari pasangan yang lain nampak terpesona dengan Bara hingga menimbulkan kericuhan kecil dengan pasangannya, karena selalu menatap kearah Bara.

Bara mencoba beberapa model baju yang sudah di tetapkan, ada warna kuning emas, ada warna merah terang ada juga warna putih.

Bara mencoba baju baju itu di dampingi perempuan utusan dari Santosa Group.

Setiap sesi baju yang di pakainya kemudian di foto oleh seorang fotografer yang sudah di sediakan.

Dengan berbagai gaya, Bara mengikuti pose sesuai dengan arahan yang di berikan fotografer nya.

Foto foto tersebut nantinya akan di edit untuk di cetak menjadi foto prewedding dan undangan pernikahan.

Semua kegiatan tersebut ternyata cukup menyita waktu dan menguras tenaga.

**

POV Bara

Pagi itu aku sudah bangun sejak subuh seperti biasanya.

Setelah mandi pagi biar segar dan memperlancar peredaran darah aku melaksanakan sholat subuh di kosan saja.

Habis sholat, aku membereskan kamarku yang sedikit berantakan karena sudah dua hari ini tak ku sentuh.

Kamar sudah beres, saatnya berganti pakaian sambil menunggu jemputan.

Sebuah mobil kudengar berhenti di depan kosan ku, teman teman pada heboh karena itu mobil mewah.

Ternyata benar, itu mobil jemputan ku, teman kosanku makin terdengar heboh mengetahui itu.

Mobil yang menjemputku sudah berjalan menuju tempat fitting baju pengantin.

"Waah... ternyata tempat nya sangat bagus ya, tampaknya ini butik mahal dah, koleksinya sangat banyak dan bagus bagus, ku lihat baju baju yang ada di manekin sangat mewah dan indah indah," batinku.

Pak sopir mengantarku masuk lebih dalam, sampai akhirnya ketemu dengan seorang wanita yang lumayan cantik dengan pakaian rapi sudah tampak menungguku.

Aku tersenyum ramah kepadanya, mungkin dia calon pengantin wanita, kan biasanya kalau fitting baju pengantin kedua calon pengantin datang bersama sama.

Setelah bertemu dengan pemilik butik, seorang pria yang kemayu, aku baru tahu ternyata gadis yang bersamaku hanyalah pegawai di Santosa Group.

Akupun mencoba beberapa pakaian pria yang sudah di siapkan oleh butik tersebut, dan setiap baju yang kucoba langsung dilakukan pemotretan oleh fotografer yang sudah siap di sana.

Waah ternyata lelah juga ya ..cuma mencoba baju pengantin.

Ternyata cukup menguras waktuku dan juga tenagaku.

__________

**Gimana reader...makin seru nggak..

Lanjut ya...tapi jangan lupa tinggalkan jejak...oke..?

Happy reading**....

1
Nusa thotz
wah..kalau ini penghinaan namanya..di awal kan pihak Bara ngiranya pertemuan bisnis dengan undangan pihak Shizuka...Yolanda bayarin itu sama aja merendahkan..
Nusa thotz
kalau malam baru ketemu nyapanya "good evening"....setelah mau berpisah baru "good night" nyapanya
Nusa thotz
anjayyyy...sholat sambil beresin barang barang? gimana ceritanya...🤔🤔🤔
Nusa thotz
bener...ngapain pake di ulang sih...,atau...karena mau menuh syarati quota kata supaya bisa di upload?
Selamet Turipno
bukan tertangkap tapi DITANGKAP
Dewi Yanti
Luar biasa
Dewi Yanti
Biasa
Dewi Yanti
bara jg amit" sm km vivi
Rudi Fahrudin
Luar biasa
Nusa thotz
koq wasting typing ya..atau ngejar batas kata buat upload...banyak bener kejadian yg di ulang ulang nulisnya...bukan lagi ujian yg perlu di ulang ulang sampai apal
Ge Moy
kebanyak pov bikin pusing
rudi
top
Mister Sutijono
lo kok ilang komentku
Mister Sutijono
ok cerita yg merakyat,pemuda desa yg sukses membangun desanya tanpa adanya kesombongan 👍👍
Mister Sutijono
ok lanjut
Mister Sutijono
bara emang pahlawan bg masyarakat desanya bs menciptakan lapangan keeja buat orang"desanya 👍👍
Mister Sutijono
ok lanjut
Mister Sutijono
ok lajiut
Wisnu Mahendra
mungkin bab nya sedikit jadi dibuat pov biar kelihatan banyak
Dewi Yanti
suka sama keluarga bara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!