Indonesia
NovelToon NovelToon
Don'T Leave Me

Don'T Leave Me

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Cintamanis / Duniahiburan
Popularitas:28.5k
Nilai: 5
Nama Author: Aymeera

Sebuah kisah seorang gadis cantik yang dulunya periang, banyak mimpi, penuh semangat. Tetapi takdir berkata lain. Melewati masa-masa perih dalam kehidupan, sampai bertemu dengan seseorang yang bisa merubah jalan takdirnya. Menemukan kembali kebahagian yang telah lama sirna. Perlahan dunia pun memberi sambutan hangat akan kehadirannya. Dan tak tega meninggalkan dirinya sendiri dalam fana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aymeera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Beban Tersembunyi

Pagi yang cerah kembali menyapa Lexa yang sedang duduk santai di depan meja belajarnya setelah menyelesaikan sarapannya bersama Ratih. Hari ini adalah hari minggu. Hari paling diinginkan pelajar, karena di hari itu mereka bisa bersantai di rumah atau sekedar melakukan aktivitas lain selain belajar. Tapi tidak dengan Lexa, dia seperti tidak terpengaruh dengan hari minggu atau bahkan hari libur lainnya karena Lexa masih saja berkali-kali membaca buku pelajarannya, bahkan sesekali mencoba mengerjakan beberapa soal matematika yang dia buat sendiri. Terlihat jelas bahwa Lexa sangat menikmati hari minggu yang berharga itu dengan belajar seharian. Sampai tak menyadari bahwa Ratih sudah berada di sampingnya dan sudah perlahan mengelus rambut hitam Lexa yang dia kuncir mirip ekor kuda.

"Tante..."

Ucap Lexa yang sedikit mendongakkan kepalanya ke arah Ratih. Tak lupa seraya mengembangkan senyum mahalnya di hadapan Ratih.

"Lagi ngapain? Libur-libur gini masih saja sibuk belajar."

Tukas Ratih penuh kasih sambil menatap lembut Lexa.

Lexa masih tersenyum menjawab pertanyaan Ratih.

"Ayo, temani tante. Kita beres-beres di kebun belakang ya?!"

Pinta Ratih yang dibalas anggukan pasti oleh Lexa.

****

Keduanya sudah berada di kebun belakang rumah. Menyiapkan peralatan kebun, bersiap untuk menata tanaman yang sudah Ratih siapkan. Tepat di samping pintu belakang rumah, deretan tanaman yang sudah Ratih tanam sebelumnya bermekaran dengan indah. Bunga-bunga itu bergoyang ke kanan dan ke kiri mengikuti tiupan sang angin yang mengajaknya bergurau. Sementara di sekeliling area kebun belakang sudah berjejer rapi tanaman bonsai warisan pemilik lama yang sudah rapi oleh tukang kebun yang Ratih sewa kemarin. Tak jauh dari pintu belakang, ada ayunan panjang yang cukup untuk dua orang sudah terpajang disana. Di dekat ayunan, Ratih tanami bunga-bunga seribu cantik yang memenuhi tanah sampai di area pojok. Sedangkan area di depan ayunan masih terlihat kosong, belum mulai ditanami tanaman apapun sebagai penghias.

Ratih memberi instruksi kepada Lexa untuk menggali tanah yang masih kosong agar tanaman yang sudah Ratih siapkan bisa menjadi penghuni lahan tersebut.

Lexa sudah memakai sarung tangan plastik berwarna kuning yang sudah Ratih siapkan dan segera menyibukkan diri untuk menggali tanah menggunakan sekop berukuran sedang. Sedangkan Ratih terlihat sedang merapikan tanaman dengan gunting agar tanaman tersebut nampak indah menurutnya. Ratih tampak jago merawat tanaman, terlihat dari gayanya yang luwes memotong dedaunan yang dirasanya menganggu.

Tak lama berselang, Erick tampak muncul dari samping rumah membawa sebuah kantong plastik ditangannya dan menyaksikan Ratih dan Lexa yang tampak asyik berkebun.

Erick melihat Ratih duduk di hamparan rumput fokus merapikan tanaman. Tak jauh dari Ratih berada, tampak Lexa yang sedang melepas sarung tangannya. Mulai menggeraikan rambut dan menggulungnya tinggi di kepala yang memperlihatkan leher jenjangnya. Sepertinya gaya rambut kuncir kudanya mengganggu aktifitasnya berkebun. Erick mengamati keduanya. Tak tega rasanya mengganggu kesenangan mereka. Tapi apalah daya, barang bawaannya cukup penting untuk Ibunya.

"Permisi, tante...."

Sahut Erick cukup keras, sehingga memecah konsentrasi Lexa dan Ratih yang sedari tadi sibuk dengan aktifitasnya masing-masing. Sontak Ratih segera terbangun dari duduk santainya di tanah.

"Oh.. Nak Erick. Ada apa ya?"

Jawab Ratih penasaran dengan kehadiran Erick. Sementara Lexa mengamatinya dari tempatnya berada.

"Maaf, tante.. Erick disuruh Mama mengantarkan ini. Kata Mama, ini kain batik punya temen Mama yang mau sekalian dijahit, Tan.."

Jawab Erick sambil melangkah menyodorkan barang yang dia bawa ke hadapan Ratih.

"Oh ya..... Terimakasih, Nak Erick."

Sahut Ratih sambil tak lupa mengembangkan senyum kepada Erick.

Erick sedikit canggung. Antara ingin pergi atau ingin tetap bersama mereka dan gerak tubuh Erick tertangkap basah oleh Ratih yang paham dengan bahasa tubuh yang Erick tunjukkan.

"Nak, Erick mau minum dulu?"

Tanya Ratih basa-basi tapi sedikit menyentil.

"Oh ga usah Tante... Mmmmm, sepertinya tante sama Lexa lagi sibuk. Boleh Erick bantu ga? Erick juga bisa berkebun loh, Tan. Itu bunga-bunga di pinggir rumah, Erick yang tanam. Walaupun ga semuanya, sih..."

Ucap Erick lantang, tapi ekspresinya ragu-ragu. Ada raut rona merah juga di pipinya yang membuat Ratih tersenyum geli melihat tingkah Erick itu. Dan Lexa terlihat melirik tanaman yang Erick maksud kemudian menunjukkan rasa kagum.

"Boleh, Nak Erick. Tante senang kok kalo ada yang bantuin."

Pungkas Ratih melihat Erick yang tersenyum puas kegirangan.

"Naah... Kamu angkat tanaman ini ke sana, yaa.. Biar nanti Lexa yang tanam bunganya."

Perintah Ratih menunjuk tanaman yang tadi dia rapikan untuk digotong ke tempat lubang galian tanah yang Lexa kerjakan.

Dengan segera Erick langsung mengerjakan perintah Ratih.

Mereka bertiga kini sibuk dengan tugasnya masing-masing. Sambil mendengarkan arahan Ratih yang mengatur letak tanaman yang akan ditanam oleh Lexa dan Erick.

Ada sedkit candaan diantara ketiganya, karena tingkah Erick yang tampak kebingungan memilih mana tanaman yang harus dia kerjakan dulu karena sebetulnya dia masih awam soal nama-nama tanaman yang Ratih maksud.

****

Hari beranjak terik. Ratih meminta izin untuk menghidangkan cemilan agar bisa dimakan oleh kedua remaja yang sepertinya sudah sangat kelelahan.

Ratih mempersiapkan sebuah cemilan kacang dan kue kering yang dia simpan di lemari makanan. Tak lupa dia juga membuatkan jeruk peras segar yang dicampur es batu untuk mereka minum sambil berusaha tak melepaskan pandangan dari kedua remaja yang dia pantau dari balik jendela dapurnya.

Keduanya terlihat sangat akrab, bercengkrama kecil sambil tetap mengerjakan perintah Ratih untuk menanam tanaman. Lexa tampak tak segan berada di dekat Erick. Walaupun jarak mereka tidak terlalu dekat, tapi Ratih percaya bahwa Lexa memang merasa nyaman bersama Erick.

Gurat muka pilu dan haru bercampur menjadi satu di wajah Ratih. Hampir saja dia tak kuasa menahan airmatanya sendiri. Antara tak percaya dan bahagia melihat pemandangan di depannya. Sungguh membuat Ratih terharu, dia mencoba menengadahkan wajahnya ke langit berusaha agar airmatanya tidak berlinang.

Ratih merasa lega dengan sikap Lexa sekarang. Berbeda dengan Lexa satu tahun ke belakang, yang menjadi sangat dingin bak bukit es, menutup diri dari dunia luar seperti menghukum dirinya sendiri. Ratih paham betul apa yang membuat Lexa berubah menjadi pribadi yang murung. Seketika airmatanya benar-benar tak bisa dia bendung. Tubuhnya lunglai ke lantai, memikirkan apa yang terjadi pada Lexa dan andai Erick tahu apa yang Lexa rasakan, apakah akan tetap sama keadaannya seperti ini? Atau apakah Erick akan bisa merubah Lexa agar tetap seperti ini? Pikiran Ratih membuatnya kalut diiringi isakan yang benar-benar tidak bisa Ratih tahan. Terdengar sangat pilu. Pasti begitu besar beban yang Ratih tanggung, sehingga hari ini dia merasa sudah tidak bisa berbuat banyak untuk dirinya sendiri bahkan untuk keponakan tersayangnya, Lexa.

Kini ketiganya sudah duduk beralas rumput. Menikmati cemilan dan minuman yang Ratih bawa. Ada sedikit canda tawa di sana. Tidak terlalu renyah, tapi terlihat akrab, dengan suasana hangat yang dibangun ketiganya, sedikit melupakan beban yang rapi tersembunyi dalam benak dan belum bisa terucap.

1
Sukmha Nilha P
ceritanya bagus banget kak.☺️
Aymeera
siap, Kakak....
Kaisar Tampan
Aku udah mampir kak.
bantu dukung karyaku juga ia.
simpanan brondong tampan
terima Kasih
zuluandzephyr
Kalau kata nak jaman sekarang sih karya thor-nim damage-nya ga nahaaaan! Alias ah duh aku kebawa suasana banget
Aymeera: terimakasih, Kakak...
total 1 replies
skyeandstaghorn
Thor udah ga tahan nih pengen baca bab baru hihi
Aymeera: sabar, ya Kak...
total 1 replies
SecretGiggle
Kak author! Meskipun alurnya simple tapi ngena banget!
Aymeera: asyikk... terimakasih kakak...
total 1 replies
monsoonblooms
Udah pewe rebahan taunya ceritanya ngegantung.. yasalam banget hiks!
Aymeera: Maaf, Kakak.... Semoga tetap selalu support yaaa....
total 1 replies
sharing_genes
semangat thor,ceritanya bagus,..crazy up dong総潮
Aymeera: Pengen banget ikut crazy up, tapi apalah daya lagi banyak hal yang diutamakan dulu Kakak...
Terimakasih dukungannya, Kakak...
total 1 replies
SnuggleKitty
wahhh..bagus banget ceritanya,q suka banget.....cepat lanjutin ceritanya yha mbm.q tunggu kelanjutan ceritanya,seru banget.....
Aymeera: Siap, Kakak....
total 1 replies
floufrouu
Maaf ya thor kalau kita teriakin buat up bab terus pdhl author yg mikir.. soalnya emg aku nunggu bgt lanjutannya
Aymeera: Siap, Kakak...
Terimakasih atas dukungannya....
total 1 replies
ruby sunn
mantep ceritanya kk. update gila"an dong KK sayangnya cerita bagus kayak gini pembacanya dikit丼
Aymeera: Terimakasih dukungannya Kakak....
total 1 replies
zuluandzephyr
Good news! Cerita author bikin aku halu..
Aymeera: Terimakasih support nya Kakak...
total 1 replies
Musdalifa Ifa
Thor kok taruh bawangnya banyak banget sampai tidak bisa berhenti nangis
Aymeera: Biar sedep, Kakak.....
total 1 replies
moon struck traveller
Nulis sesuai dengan gaya kakak aja biar ga pusing‾
Aymeera: Terimakasih, Kaa....
total 1 replies
Mata Diam
jangan gantung Thorr Cepetan Up ya Thorr Semangat
Aymeera: Siap, Kaak!! 😎
total 1 replies
CupcakeHugs
Ceritanya gak ngebosenin, pokoknya aku dukung terus thor!
Aymeera: Terimakasih, Ka...
total 1 replies
DavidTheDancer
Udah aku masukin ke rak buku dong‾ Aku tinggalin jejak komen juga di sini biar author semangat‾‾
Aymeera: Terimakasih, Ka... 😁
total 1 replies
LilCutie
Semangat kak..., ditunggu lagi up terbarunya嬉汳ェ剌
Aymeera: SIAP, Ka.....
total 1 replies
RainbowSweety
Yo ayo thor! aku selalu mendukungmu dalam doa hehehe
Aymeera: aamiin.... Terimakasih, Ka.....
total 1 replies
peto
Aku udah mampir nih! Ternyata emang seru ceritanya. Lanjut thoor
Aymeera: Lanjut, Kaka!!!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!