Berawal dari pertemuan tak di sengaja, Arsyila Savina dan Rasya Pratama saling jatuh cinta..
Mereka pun menjalin hubungan dan itu tak berjalan lama, karena suatu hari Arsyila memutuskan hubungan mereka begitu saja dan alhasil membuat Rasya patah hati.
Arsyila dan Rasya pun menjalani kehidupan mereka masing-masing tanpa saling memberi kabar sama sekali, hingga akhirnya sepuluh tahun kemudian mereka kembali bertemu..
Tentu dengan keadaan yang sudah sangat berbeda..
Jika dulu mereka masih sangat muda , kini mereka berdua sudah tumbuh dewasa dan memilki bidang profesi yang berbeda..
Apakah Arsyila dan Rasya akan kembali bersama ?
Bagaimana pertemuan mereka ?
Apakah Rasya akan membenci Arsyila ??
Cinta itu..apakah akan kembali ??
Stay tune ya 🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virsya eldina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10 ( Rasya Berbeda )
" Awww...."
Arsyila memekik kesakitan selepas ia tak sengaja bertabrakan dengan salah satu lawan mainnya. Arsyila bahkan sampai terjatuh , lututnya mengalami luka lecet dan Arsyila merasakan sakit pada kaki kanannya.
Rasya langsung berdiri saat melihat Arsyila terjatuh, karena tak bisa lagi melanjutkan permainan, posisi Arsyila terpaksa di gantikan oleh teman setim nya.
Rasya tampak khawatir melihat Arsyila yang berjalan tergopoh-gopoh. Ingin rasanya Rasya menemui Arsyila sekarang dan memberi nya pertolongan, tapi dengan keadaan seperti, Rasya rasa itu tidak mungkin ia lakukan.
" Syila, kamu baik-baik aja kan ? "
Rina menghampiri nya setelah babak pertama pertanda mereka usai.
" lutut aku lecet Rin, kurang deh nanti uang panai " ucap Arsyila sembari tertawa kecil.
" Sempat-sempat nya bercanda " Rina pun ikut tertawa bersama Arsyila.
Arsyila tak tahu bahwa Rasya terus memperhatikan nya sejak tadi, bahkan Rasya tampak gusar, Rasya juga memegangi ponselnya, ia sudah mengirim pesan kepada Arsyila dan bertanya mengenai keadaan Arsyila, namun tak di kunjung di balas oleh Arsyila.
" Kenapa gak di balas ? di baca aja gak "
Rasya bergumam dalam hati, wajar saja jika Arsyila tidak membalas pesannya karena ponsel Arsyila berada di dalam tas.
" Kamu mau kemana Syila ? " tanya Bu Wuri begitu melihat Arsyila beranjak pergi.
" Arsyila mau ke kelas sebentar buk "
" Kamu bisa jalan sendiri ? "
" Bisa Bu "
" Baiklah , hati - hati ya , pelan-pelan aja jalannya "
" Iya Bu "
Arsyila berjalan perlahan menuju kelasnya, karena merasa lapar, Arsyila ingin kembali ke kelas mengambil beberapa cemilan yang di belikan oleh Dita.
" Susah banget buka nya "
Arsyila terlihat kesusahan membuka botol minuman yang ia pegang.
" Sini biar aku buka "
Tiba-tiba botol minuman yang Arsyila pegang berpindah tangan, dan Arsyila terkejut saat tahu bahwa Rasya yang mengambil botol minumnnya dan membantu membuka botol minuman itu.
" Nih..minum "
Rasya memberikan botol minuman yang sudah ia buka tutupnya kepada Arsyila.
" Makasih "
Arsyila menerimanya dengan malu-malu, Arsyila langsung minum dengan perasaan bahagia melihat kedatangan Rasya.
" Oleskan ini di luka mu "
Rasya memberikan obat salep kepada Arsyila.
" Baiklah..makasih Rasya "
Tanpa menjawab dan berbicara apapun, Rasya langsung beranjak , namun lengannya di tahan oleh Arsyila.
" Rasya tunggu..kamu mau kemana ? "
Jantung Rasya kembali berdetak kencang saat merasakan tangan Arsyila menyentuh lengannya.
" Aku mau keluar "
" Kamu gak mau ngobrol dulu sama aku ? "
" Aku sibuk "
Setelah berkata seperti itu Rasya pun pergi, tentu kembali membuat Arsyila bertanya - tanya mengenai sikap Rasya hari ini.
" Rasya tu memang aneh ya, apa dia malu ketemu aku ? Hmm..tapi.. walaupun gitu dia masih perhatian sama aku "
Arsyila memandangi obat salep yang di berikan oleh Rasya.
" Iya bener, kayaknya Rasya malu deh , atau mungkin dia takut nantinya ada yang liat kami berdua, jadi dia cepat - cepat pergi deh. Aku harus benar-benar mengerti dengan sifat dan sikap nya Rasya, apalagi yang kadang suka berubah - rubah , yang kadang aku juga gak ngerti , Rasya memang cowok yang beda "
Arsyila kembali memakan cemilannya, sembari memikirkan Rasya.
" Eh..aku kok jadi keasyikan di sini, aku kan harus nonton temen-temen main "
Arsyila mengambil beberapa cemilan nya untuk ia bawa pergi dan ia bagi-bagikan kepada teman-teman nya yang lain.
mudh2han dr sini bs clbk ..🤭🤭🤭
aku bingung sama ryan mash tanda tany knp dia smpe.bs nikah sma angggun klh mmg gk.cnt knp mesti.di perthnkn trs anggun cnt si boleh tp klu bathin trs tersiksa krn kata2 pedas ryan utk apa di perthnkan cnt yg tak berbals ..bikan hati mu tambh sakit..ryan mmg gk pny hati
.hrs bs mencintai anggun apalgi sdh ada ank diantra kalian..
Lanjut thor mkn seru cetitanya