Rael dan Minsya sendiri merupakan sahabat dekat sejak umur 5 Tahun, ikatan mereka sangat dekat bagaikan adik kakak bahkan orang tua Minsya mempercayakan Minsya kepada Rael
Semakin lama, Minsya mulai mempunyai perasaan kepada Rael namun ia tidak bisa mengungkapkan nya. Berikut adalah keseharian mereka dan cara untuk Minsya mengungkapkan perasaan nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sugoi nutijel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cedera
"Ram kan kamu salah satu teman Rael, kamu tau gak Rael dimana." Minsya sedang bertanya ke Ramya
"Kan tadi udah di informasikan kalau seluruh Anggota Club basket di kumpulkan di lapangan." Jawab Ramya
"Tapi aku lihat mereka sudah keluar."
"Mungkin saja Rael masih tinggal disana."
"Hmmm, Baiklah terima kasih informasi nya." Minsya lalu pergi meninggalkan Ramya
Minsya pun pergi ke lapangan untuk menemui Rael. Disisi lain Rael dan team nya sedang bertanding melawan Sam, sebagai seorang Small Forward tentu Rael cukup kesusahan untuk melewati Center yang lebih tinggi darinya
"Baiklah anak anak, waktu pertandingan tinggal 15 menit."
"Kurasa kau harus menyerah." Sam meremehkan team Rael yang sudah ketinggalan lumayan banyak point
Mendengar hal itu Rael tentu sedikit kesal karena team nya sudah ketinggalan 10 Point namun salah satu team nya yang berperan sebagai Point Guard yakni Sei meminta agar Rael tetap tenang
"Rael, jangan sampai gara gara ejekan mereka membuat main mu jadi kacau." Pesan Sei
"Aku paham." Rael mencoba menenangkan dirinya
Perlahan tapi pasti Rael mulai tenang dan berhasil memasuki berberapa bola sehingga hampir menyamai skor Sam hanya saja waktu yang tersisa tinggal 5 menit. Ini membuat Rael langsung melakukan gerakan Lay up agar skor nya menyamai dengan team lawan
"Sial, kaki ku kerasa sakit sekali." Setelah melakukan Lay up tiba tiba kaki Rael menjadi kram yang membuat ia terjatuh setelah mencetak skor
"Rael, kau tidak apa apa kan." Yefrin yang merupakan rekan satu team nya bertanya
"Permainan dihentikan." Peluit di tipukan Coach tanda berakhir pertandingan
Khalaf dan Yefrin pun langsung membawa Rael pergi ke uks dengan menggendong nya, Pada awalnya Rael menolak karena masih ada tersisa waktu permainan namun Yefrin mengatakan
"Kondisi mu lebih penting daripada perlombaan bodoh." Yefrin menegur Rael karena perkataan nya
"Tidak perlu ini hanya keram biasa, aku hanya perlu sedikit istirahat di bangku penonton." Jawab Rael
"Benar, Rael kau istirahat saja dulu disini ya." Minta Coach
Coach pun mengatakan bahwa pertandingan antara team Sam melawan Team Khalaf telah berakhir dan untuk hasil nya akan diberitau nanti, Minsya yang baru saja datang langsung pergi menemui Rael
"Rael, apakah kau baik baik saja." Tanya Minsya dengan penuh khawatir
"Tidak apa apa kok, kau tidak perlu khawatir."
"Ini minum untuk kamu." Minsya lalu memberikan minum kepada Rael
"E-Eh, terima kasih banyak."
"Apakah kamu gak ke uks saja ?." Tanya Minsya
"Sudah kubilang ini tidak terlalu parah."
Rael lalu bertanya alasan Minsya ingin menemui nya apa dan Minsya menjawab bahwa dirinya kangen, Rael hanya mengangguk mendengar perkataan Minsya
"Tapi bukannya kita baru saja berjumpa tadi pagi."
"E-Eh, maksudku aku ingin ngomong sesuatu ke kamu." Jawab Minsya
"Emmm, mau ngomong tentang apa." Rael kebingungan dengan perkataan Minsya
"Besok kamu ada waktu luang ?." Tanya Minsya sambil memegang tangan Rael
"Ada, kenapa ?."
"Apakah kau mau pergi bersama ku." Dengan mata yang berkilau, Minsya berbicara kepada Rael dengan wajah yang lumayan dekat
"M-Maksud nya." Rael benar benar kebingungan apalagi Minsya mendekatkan wajah nya ke wajah Rael
"Mau ya, kamu mau kan."
"Sebelumnya apakah kamu bisa jauhkan mukamu terlebih dahulu." Rael merasa sedikit terganggu dengan Minsya
"Eee, okee."
Minsya lalu menjelaskan bahwa ia baru saja ketemu postingan yang menginfokan bahwa seorang "Oracle" akan datang ke daerah ini. Rael kebingungan apa yang dimaksud Minsya
"Tunggu dulu, aku ingin tau siapa Oracle ini ?." Tanya Rael ke Minsya
"Ia adalah seorang peramal terkenal, masa kamu gak kenal."
"Ahhh okee, jadi kamu mau ketemu ama dia ?."
"Tentu saja, maka dari itu kamu harus pergi untuk menemaniku."
"Baiklah, besok yaa."
"Aaaaa, Terima kasih banyakkk." Minsya langsung memeluk Rael
"Mereka sedang ngapain." Tanya salah satu team lawan yang sedang beristirahat
"Nggak tau, mungkin mereka seorang pasangan." Jawab teman nya
saran : untuk kedepannya di perkenalkan terlebih dahulu karakter ya dan back story dari si MC ini kenapa suka Ama si cewek pada episode 1 biar ada kesan misterius ya
tapi untung novel novel yang lainnya bagus