Indonesia
NovelToon NovelToon
Bagaimana Bisa Penyihir Rank E Ini Menjadi Yang Terkuat?

Bagaimana Bisa Penyihir Rank E Ini Menjadi Yang Terkuat?

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Epik Petualangan / Perperangan
Popularitas:174
Nilai: 5
Nama Author: Hilman padli

fadli hanyalah seorang penyihir rank E yang di anggap beban. puncak nya ia di hianati oleh rekan sendiri. ia di tinggalkan begitu saja di dalam sebuah dungeon rank A. namun terjadi keajaiban di mana fadli justru mendapatkan status. ia di berikan kekuatan oleh entitas misterius dan harus mencapai nya sendiri. bagaimana kisah fadli mencapai kekuatan baru itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

petualangan dungeon merah #3

Ke esokan hari nya tiba di pagi buta fadli sudah membuka status nya. "kemarin aku berhasil mendapatkan 380 poin dari membunuh moster. Aku masukan ke mana ya,ke mana poin atau yang lain ya? Mana poin memang penting, tapi aku butuh kekuatan lain, hem.. Memusingkan sekali"

Pada akhir nya fadli memutuskan untuk memasukan semua poin yang ia kumpulkan ke mana poin, dari 550 di tambah dengan 380 total nya adalah 930. Ia terseyum dan segera bersiap untuk masuk ke dalam hutan yang membeku.

(Status fadli). Fadli level 24, gold 10.

Hp, 1300. Mana poin, 930. Kekuatan, 45. Kecepatan, 60.

(Senjata), tongkat sihir tingkat B, sepasang belati. Ramuan penyembuh 9.

Poin terkumpul ( 0 poin).

Setelah makam roti fadli segera melompat dan masuk ke hutan.

"kaka...tunggu aku..." teriak citra melompat juga.

Melihat citra yang mengejar fadli tidak peduli, ia justru berjalan dengan santai masuk ke dalam hutan.

Beberapa menit kemudian tiba- tiba 6 moster beruang raksasa muncul, mereka meraung dan menyerang ke arah fadli, namun fadli hanya terseyum kecil lalu wos melepaskan bola api dengan tingkat nya dan menghabisi para moster beruang itu, notipikasi langsung muncil, (6 poin terkumpul) fadli senyum dan lanjut berjalan.

Citra yang melihat hal itu terkejut, ia segera berlari ke arah fadli dan berjalan di samping fadli.

"kaka maaf aku malah menjadi hunter,"

"terserah kamu saja. Itu adalah hidup kamu, kamu berhak memutuskan untuk menjadi apa saja,"

citra hanya diam saja mendengar jawaban dingin itu. Sekentara itu di belakang geri dan yang lain nya mulai menyusul. "si fadli itu malah ninggalin kita," kata helmi dengan kesal.

Salsa, "citra juga ikut. Aku rasa dia bakalan berantem dengan fadli,"

Linda, "kita harus menyusul mereka dengan cepat,"

Namun mereka kurang beruntung karena mereka di cegat oleh segelombolan beruang. Geri berkata, "bersiap lah untul bertarung," semua nya mulai membuat posisi dan mulai bertarung.

Sementara itu fadli dan citra sedang duduk santai sambil makan roti.

"kaka kita sedang menunggu yang lain ya?"

"kamu...adikku aku kecewa padamu, padahal aku sudah minta untuk tidak menjadi hunter. Meski begitu kamu tetap menjadi hunter, ya sudah lah aku juga tidak punya hak untuk melarang kamu, mulai dari sekarang kamu ambil keputusan kamu sendiri,"

"kaka jangan egois, aku kuat kok santai saja," jelas citra terseyum.

"kalai begitu coba kalahkan 3 beruang itu," perintah fadli sambil menunjuk 3 beruang yang mendekat.

"baiklah kaka lihat ini," ucap citra.

Citra lalu berdiri dan segera melancarkan serangan air milik nya. citra memiliki kekuatan air yang cukup kuat. Semburan yang keluar dari tangan nya begitu besar. Air itu menghantam 3 beruang besar itu sekali gus. Namun beruang nya tidak terluka sama sekali, justru citra sekarang malah merasa lemas ia kehabisan mana.

"kenapa aku tiba- tiba lemas,"

Ia terjatuh dan tidak bisa bergerak, napa nya ter engah- engah karena kelelahan. Beruang itu mendekat dan mencakar citra sampai terlika parah, citra berteriak dan menangis namun fadli hanya melihat nya saja. Setelah beberapa menit yang menyakitkan fadli akhir nya menghabisi 3 beruang itu dengan mudah. Ia lalu mengeluarkan botol ramuan dan memberikan nya pada citra. Seketika luka citra langsung sembuh.

Beberapa jam kemudian helmi dan yang lain nya sudah menyusul. Di tempat fadli sudah tersedia api unggun dan banyak makanan. Melihat itu tentu saja helmi sangat kesal. Ia berlari san menampar fadli.

"dasar bodoh malah ninggalin kamu, kaku tau tidak kami harus melawan 50 beruang sialan," bentak citra marah.

"maaf, sekarang makan lah sup nya enak log," jelas fadli sambil memeberikan semangkuk sup.

"sialan...." ucap heli kesal namun tetap menggambil sup nya.

Mereka lalu makan bersama.

Geri, "jadi bos nya belum ketemu ya?"

Fadli, "ada kok bos nya tapi kita akan sulit untuk mengalahkan nya,"

Geri, "apa katamu? Bos nya ada? Itu arti nya kamu sudah melihat bos dungeon ini?"

Fadli, "ya seperti itulah bos nya ada di sebelah kanan 500 meter ke sana, di dalam sebuah lembah,"

Geri, "kalian bedua ikut aku, aku ingin melihat nya dahulu,"

Geri dan dua orang anggota nya pergi untuk memeriksa bos dungeon ini. Sekentara itu fadli dengan tenang menyelimuti adik nya citra.

Helmi, "kamu berantem dengan adik kamu kan?"

Fadli, "bukan urusan kamu,"

Salsa, "tapi fadli citra ingin menjadi hunter. Aku juga mengerti kok kenapa kamu melarang nya menjadi hunter. Soal nya aku juga punya adik yang ingin menjadi hunter,"

Linda, "hahaha... Fadli kalau ada masalah bilang saja pada kami. Sudah kita putuskan sekarang kita adalah kelompok, 9 orang tinggal nyari 1 orang lagi,"

Fadli, "8 orang citra akan berhenti menjadi hunter,"

Gea, "citra memiliki kekuatan elemen air, biar aku yang melatih nya fadli, setelah ia bisa menguasai dasar- dasar dia akan bisa membantu kita,"

Fadli, "terserah kamu, itu juga kalau dia masih mau jadi hunter,"

Mendengar penjelasan fadli tentu saja helmi dan yang lain nya mulai curiga. Mereka berpikir kalau fadli melakukan sesuatu pada citra. namun mereka memilih untuk diam karena suasana sedang tidak baik.

Fadli bersiri ia lalu berkata, "aku akan menyusul geri, kalian jagalah citra mungkin akan ada beberapa ekor beruang yang datang ke sini"

Semua mengangguk fadli pun segera pergi menyusul geri dan yang lain nya. Saat ia tiba di lembah tempat geri berada ia mendekat.

"bagaimana mau kita serang bersama?" tanya fadli.

"ini sangat sulit fadli, ular raksasa itu adalah mahluk yang pernah membuat setengah kota bandung hancur dan 20 hunter meninggal dunia serta warga sipil sebanyak 470 orang meninggal," jelas geri.

"benar sekali, di bandung dulu ada dungeon break kan? Kalau begitu kita harus membunuh moster ular itu aku sudah punya rencana," jelas fadli.

"rencana ya, apa rencana kamu?" tanya geri.

"menyerang dengan seluruh sihir aku, tapi belum tentu berhasil, jika gagal kalian lari lah kembali ke gua. Di gua ular itu tidak akan bisa menyerang," jelas fadli.

Geri menanggapi, "kamu benar karena ular itu tidak mungkin bisa masik lubang nya kecil,"

Fadli, "lubang astaga... Sekarang aku akan menyerang nya dengan kekuatan penuh, apa kalian bisa mundur,"

Geri mengangguk dan mundur dengan kedua anggota nya. Dengan tongkat sihir nya fadli segera membuat sebuah awan hitam. "aku akan membuat petir yang sangat besar tapi mana aku benar- benar terkuran meski baru membuat awan nya saja. Tapi aku harus melakukan nya." fadli terus membuat awan yang semakin besar. Setelah awan besar terkumpul tanpa ragu fadli segera mengaktipkan sihir nya. "rasakan ini hujan petir..." seketika petir terus menyambar ke ular raksasa itu. Ribuan petir menyambar bekali kali, sampai suasana di sekita begemuruh hebat, tanah mulai hancur dan akhir nya fadli berhenti karena mana poin nya sudah 0/ 930. Ia langsung pingsan. Geri dan dua pengawal nya mendekat mereka segera mengangkut fadli yang pingsan ke tempat kemah.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!