Indonesia
NovelToon NovelToon
SEBATAS KONTRAK DI ATAS RANJANG

SEBATAS KONTRAK DI ATAS RANJANG

Status: sedang berlangsung
Genre:Menyembunyikan Identitas / Orang Disabilitas / Nikah Kontrak
Popularitas:28.1k
Nilai: 5
Nama Author: 𝕯𝖍𝖆𝖓𝖆𝖆𝟕𝟐𝟒

Ares Sudibyo, pewaris keluarga kaya, tidak pernah percaya pada perempuan. Sejak ibunya meninggalkan ayahnya demi pria yang lebih kaya, ditambah pengkhianatan yang dialami pamannya dan dirinya sendiri, Ares memilih menjauh dari pernikahan.

Namun, pertemuannya dengan Alisha Prameswari secara tidak sengaja mengubah sesuatu dalam dirinya. Aroma tubuh Alisha justru membuatnya penasaran karena tubuhnya sama sekali tidak menunjukkan penolakan, sensasi yang tak pernah ia rasakan dari perempuan lain.

Ketika mengetahui Alisha membutuhkan biaya pengobatan untuk adiknya, Ares menawarkan sebuah kontrak: menanggung seluruh biaya pengobatan, dengan syarat Alisha bersedia memenuhi kebutuhan biologisnya. Setiap kali bersama Ares, Alisha harus menutup mata, sebuah aturan yang tak pernah dijelaskan.

Ares yakin hubungan mereka hanya sebatas kesepakatan. Namun ketika ketergantungan mulai tumbuh, sanggupkah ia melepaskan Alisha yang memilih mengakhiri kontrak dan mencari pendamping baru dalam hidupnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 𝕯𝖍𝖆𝖓𝖆𝖆𝟕𝟐𝟒, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10. Pernikahan Tanpa Tatapan

Ares meraih ponselnya yang berbunyi di atas meja. Pesan Alisha tadi diteruskan Reki padanya dan kini terpampang di layar.

Tatapannya perlahan menyusuri setiap kalimat yang ditulis perempuan itu.

> Saya hanya ingin menjalaninya tanpa melanggar keyakinan saya.

Ares membacanya sekali lagi. Ia semula mengira perempuan itu akan menjadi pihak yang paling mudah dibujuk oleh uang. Ternyata, Alisha justru memiliki batas yang tidak bisa dibeli. Dan anehnya, hal itu membuat Ares semakin penasaran.

Beberapa saat ia masih terpaku pada layar ponselnya. Kemudian, seolah sudah mengambil keputusan, Ares menekan tombol interkom.

“Reki, ke ruanganku. Sekarang.” Tanpa mengatakan apa-apa lagi, ia mengakhiri sambungan.

Tak lama kemudian, Reki kembali masuk ke ruangan. “Ada apa, Tuan?”

“Hubungi orang yang nanganin komunikasi dengan Nona Alisha. Sampaikan keputusanku.”

“Nyampein keputusan Tuan?” Reki memastikan.

“Ya,” jawab Ares mantap.

Reki menunggu.

Ares memandangnya sejenak sebelum berkata, “Aku setuju.”

Reki sempat terdiam. “Maksud Tuan... soal permintaannya?”

Ares mengangguk. “Pernikahan itu tetap dilakukan. Tapi aku gak mau ada pesta atau banyak orang. Cukup orang-orang yang memang diperlukan untuk akad.”

“Penghulu, wali, dua saksi?” tanya Reki.

“Dan pihak yang memang harus hadir sesuai prosedur.” Ares berhenti sejenak. “Semua diatur secara resmi. Gak perlu ada keluarga besar, teman, atau siapa pun yang gak punya kepentingan.”

Reki mengangguk. “Baik. Akan saya sampaikan.”

“Dan ada satu syarat lagi,” tambah Ares.

Reki kembali menoleh. “Apa?”

“Tiap bersamaku, dia harus menutup matanya.”

Reki mengernyit. “Setiap kali?”

“Ya.” Ares menjawab tanpa sedikit pun keraguan.

“Termasuk saat akad?”

Ares menatap Reki datar. “Termasuk.”

Beberapa saat Reki masih berdiri di tempatnya tanpa mengatakan apapun sebelum akhirnya mengangguk. Ia tidak lagi bertanya alasan di balik syarat aneh tersebut. Jika Ares sudah membuat keputusan, tugasnya adalah memastikan semuanya tersampaikan dengan jelas.

“Baik. Akan saya sampaikan.”

Ares kembali mengambil dokumen di hadapannya. “Pastikan dia tau semuanya sebelum ngasih persetujuan akhir. Kalau dia nolak, batalin.”

Reki mengangguk. “Saya mengerti.”

Ia kemudian menghubungi bawahannya yang sejak awal berkomunikasi langsung dengan Alisha.

“Hubungi Nona Alisha,” katanya begitu panggilan tersambung. “Sampaikan kalo Tuan Ares setuju sama permintaannya.”

Reki menyampaikan seluruh keputusan Ares, termasuk mengenai pelaksanaan pernikahan dan ketentuan bahwa Alisha harus menutup mata setiap kali berada bersama Ares, termasuk saat akad.

Bawahannya terdiam sebentar di ujung telepon. “Baik, Pak. Akan saya sampaikan.”

“Pastikan dia paham ketentuan itu sebelum semua disiapkan,” tegas Reki.

Setelah panggilan berakhir, Reki memasukkan kembali ponselnya ke saku.

Reki masih merasa syarat itu aneh. Namun ia memilih tidak bertanya lebih jauh. Kalau Ares sudah memutuskan, tugasnya hanya memastikan semuanya tersampaikan.

Reki akhirnya menoleh kepada Ares. “Sudah, Tuan.”

Ares hanya mengangguk. “Lanjutkan kerjaanmu.”

“Baik.” Reki menunduk sopan, lalu berbalik dan melangkah keluar dari ruangan Ares.

Namun, setelah Reki kembali meninggalkan ruangan, pandangan Ares jatuh pada pesan Alisha sekali lagi.

Perempuan itu sudah memberinya satu batas. Dan kali ini, Ares memilih untuk memenuhi batas tersebut tanpa membiarkan satu langkah pun membawa mereka lebih dekat dari yang ia inginkan.

-

Sementara itu, bawahan Reki masih menatap layar ponselnya yang sudah kembali gelap.

Ia menghela napas pelan. “Aneh banget. Aturan macam apa itu?”

Namun, ia segera mengabaikan pikirannya sendiri. Ia hanya bertugas menyampaikan keputusan atasannya.

Pria itu membuka percakapan dengan Alisha, lalu mengetik pesan sesuai instruksi Reki.

> Tuan Ares menyetujui permintaan Nona. Akadnya akan dibuat sederhana saja, hanya dihadiri pihak yang memang perlu untuk prosesnya. Tapi ada satu syarat tambahan dari Tuan Ares. Nona harus tutup mata setiap kali bersama Tuan Ares, termasuk saat akad nanti.

Pesan itu terkirim.

Di rumah sakit, Alisha baru saja selesai membaca beberapa catatan pengobatan Raka ketika notifikasi di ponselnya berbunyi. Ia membuka pesan tersebut.

Alisha langsung terdiam setelah membacanya. Matanya kembali menyusuri kalimat terakhir.

“Menutup mata setiap kali bersama Tuan Ares? Bahkan saat akad?”

Alisha mengernyit. Ia tidak memahami maksudnya.

“Kenapa Ares minta hal semacam itu?”

Bukankah mereka akan menikah? Setidaknya, ia ingin tahu seperti apa wajah laki-laki yang akan menjadi suaminya, meskipun pernikahan itu hanya bagian dari kesepakatan. Namun, Ares justru tidak mengizinkannya melihat.

Ada sesuatu yang terasa janggal dari permintaan itu. Seolah-olah Ares sengaja membuat jarak sedemikian rupa agar dirinya tidak pernah benar-benar mengenal laki-laki tersebut.

Alisha menggigit bibir bawahnya. Untuk sesaat, ia merasa tersinggung. Tetapi kemudian ia mengingat kesepakatan mereka.

Ares tidak pernah menjanjikan hubungan seperti pasangan pada umumnya. Tidak ada cinta, tidak ada kehidupan bersama, dan tidak ada tuntutan setelah perjanjian berakhir.

Mungkin bagi Ares, wajah dan tatapan tidak diperlukan dalam hubungan seperti itu.

Alisha mengembuskan napas perlahan. Ia sendiri sudah menetapkan batas yang tidak ingin dilanggarnya. Ares pun memiliki batasnya sendiri.

Dan kalau itu yang diminta, ia akan memenuhinya, sama seperti Ares sudah memenuhi permintaannya.

Alisha kemudian mengetik pesan.

> Apa benar itu syarat dari Tuan Ares?

Balasan masuk beberapa saat kemudian.

> Benar, Nona. Jika Anda gak bisa menerima ketentuan tersebut, kami anggap Anda gak bersedia melanjutkan kesepakatan.

Alisha kembali membaca pesan itu. Ada rasa asing yang mengganjal di dadanya. Ia tidak tahu apa yang sebenarnya disembunyikan Ares darinya.

Namun, pada akhirnya ia mengetik satu kalimat.

> Baik. Saya bersedia.

. 

...✨“Setiap orang memiliki batas yang ingin dipertahankan. Namun ketika dua kepentingan bertemu dalam sebuah kesepakatan, yang diuji bukan hanya keberanian untuk menerima, tetapi juga kemampuan untuk menghormati batas satu sama lain.”✨...

.

To be continued

1
Dek Sri
lanjut
Cicih Sophiana
lumayan bagus dan masuk akal alasan Aisha kerja...biar ada bohong nya lumayan🫢 😂
Cicih Sophiana
Alisha seperti nya tdk seperti cewek lain yg mendekati Ares... yg matre, celamitan minta ini minta itu... bukti nya Alisha anteng anteng aja tuh gak macam...
Ass Yfa
rencana Arga berhasil menyakiti Ares
Cicih Sophiana
klo semua orang takut menikah Res dunia sepi dong... gak ada anak untuk penerus manusia... orang jg mungkin malas kerja dan beraktifitas untuk apa?
abimasta
puas yaa kamu arga
Cicih Sophiana
klo udah cemburu berarti udah ada rasa ya Res... jujur aja napa Res gapapa kok klo jujur jg Alisha seperti nya jg suka kamu deh...
Puji Hastuti
kamu selamat alisha
Cicih Sophiana
cie cie ada yg cemburu nih yeh... tp gak berani bilang cemburu... padahal jujur aja gak usah malu mas Ares 🫢
Cicih Sophiana
betul kak Nana bukan tempat yg membuat tenang tp seseorang yg tulus...
Cicih Sophiana
Ares kamu sdh ketergantung aroma tubuh Alisha...klo Alisha pergi meninggalkan kamu gimana coba..
Fadillah Ahmad
Ayo Kak Nana... Lanjutkan lagi Kak 🙏🙏🙏😁

Semangat Kak Nana... Up Bab Barunya ya, Kak 🙏🙏🙏
Cicih Sophiana
kasian yah Alisha masa mata dan kuping nya harus di tutup... itu maksud nya Alisha gak boleh liat Ares takut Alisha jatuh cinta gitu yah 🫢
Fadillah Ahmad
Hoooh, sekarang aku tau kenapa Ares tidak ingin terlalu drkat dengan Alisha atau sampai mencintai Alisha. Karena Ares tau, bahwa itu bisa menjadi kelemahan terbesarnya uang bisa di manfaatkan oleh Pesaing bisnis seperti Arga... 😂😂😂 Karena, tidak di dunia ataus ataupun dunia bawah sekalipun, kelemahan terhadap Wanita itulah yang paling di cari oleh lawan... 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Ayo Kak Nana... Lanjutkan lagi Kak 🙏🙏🙏😁

Semangat Kak Nana... Up Bab Barunya ya, Kak 🙏🙏🙏
Cicih Sophiana
Ares nyaman yah memeluk Alisha... sape di lepas aja gak mau
Fadillah Ahmad
Hahaha, itulah bodohnya kau Arga! 😂😂😂 mungkin selama ini, Ares sudah terlalu baik padamu. Membuatmu berada di atas angin. 😁😁😁 Tapi sekarang? Lihatlah langkah yang di ambil Ares? 😂😂😂 Kau sendiri pun lengah kan? 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Itu adalah langkah yang bagus Alisha... 😂😂😂 Maka, untuk selanjutnya berhati-hatilah... 😂😂😂 Karena, sesungguhnya dunia bisnis itu amatlah kejam. Tidak sesederhana seperti yang terlihat di permukaan... 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Benar sekali Alisha... 😂😂😂 maka, berhati-hatilah pada setiap Pertanyaan Arga yaaa 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Arga itu, terlalu lihai dalam menyusun kalimay Alisha... 😂😂😂 Hingga kamu sendiri pun nggk nyadar, bahwa jawaban kamu itu membawa lerugian bagi perusahaan suamimu sendiri... 😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!