Indonesia
NovelToon NovelToon

Nama Author: Joice 758

Mantan Ratu Pembunuh

5.0 |

Nama Author: Joice 758

Dulu ia dipanggil Ratu Pembunuh. Kini ia hanya Laras, wanita biasa yang bersembunyi di desa terpencil.

Ia berjanji takkan pernah mengangkat senjata lagi. Namun kedatangan Dika, laki-laki yang membawa rahasia serupa, mengubah segalanya. Di antara hamparan hijau dan sungai jernih, benih cinta tumbuh di tanah yang dulu subur oleh dendam. Antara melupakan masa lalu atau kembali menjadi sosok yang ditakuti—Laras harus memilih: bertahan hidup, atau berani mencintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Joice 758, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mantan Ratu Pembunuh
Noveltoon Downloade Noveltoon Downloade
Pendahuluan | Episodes
Updated 94 Episodes
Naik
  |  
Turun
1
Bab 1: Bayang Masa Lalu di Desa Sunyi
2
Bab 2: Tatapan yang Tak Pernah Lupa
3
Bab 3: Rahasia di Balik Senyum Dingin
4
Bab 4: Ancaman yang Kembali Menghampiri
5
Bab 5: Keberanian yang Terlambat Datang
6
Bab 6: Di Antara Takut dan Percaya
7
Bab 7: Satu Nama yang Mengubah Segalanya
8
Bab 8: Kehangatan yang Tak Pernah Kurasa
9
Bab 9: Bisikan Hati yang Tak Berani Diucap
10
Bab 10: Sentuhan yang Mengguncang Dunia
11
Bab 11: Malam di Bawah Bulan Penuh
12
Bab 12: Jangan Biarkan Aku Pergi
13
Bab 13: Terbuka Segala Luka Tersembunyi
14
Bab 14: Sumpah di Ujung Pedang
15
Bab 15: Kebenaran yang Menggetarkan Tanah
16
Bab 16: Cinta yang Tak Mengenal Masa Lalu
17
Bab 17: Menghadapi Dunia Bersamamu
18
Bab 18: Ratu yang Memilih Rumah
19
Bab 19: Jejak Lama yang Tak Bisa Hilang
20
Bab 20: Cinta: Senjata Terkuatku
21
Bab 21: Damai Masa Lalu, Cahaya Kelahiran
22
Bab 22: Perisai Tanpa Pedang
23
Bab 23 : Warisan Hati yang Lembut
24
Bab 24 : Jejak yang Tak Terhapus
25
Bab 25 : Pelindung Tanpa Pedang
26
Bab 26 : Di Bawah Langit yang Sama
27
Bab 27 : Cahaya di Ujung Telapak Tangan
28
Bab 28 : Akar yang Tak Patah
29
Bab 29 : Benih yang Tumbuh Kuat
30
Bab 30 : Bayangan yang Menjadi Cahaya
31
Bab 31 : Jalan yang Diteruskan
32
Bab 32 : Pohon yang Memberi Buah
33
Bab 33 : Akar yang Tak Pernah Tumbang
34
Bab 34 : Akar yang Tak Dapat Dilihat
35
Bab 35: Badai Datang dari Laut
36
Bab 36 : Jejak yang Tak Hilang
37
Bab 37 : Ujian dari Tanah
38
Bab 38 : Jejak Pengkhianatan
39
Bab 39 : Cahaya di Bawah Bulan Purnama
40
Bab 40 : Warisan yang Tak Pernah Pudar
41
Bab 41: Benih yang Mulai Tumbuh
42
Bab 42: Ujian yang Tak Terduga
43
Bab 43: Jalan yang Berbeda Pilihan yang Sama
44
Bab 44: Bukan Kekuatan yang Dilihat Mata
45
Bab 45: Waktu yang Menjawab Segalanya
46
Bab 46: Cahaya yang Tak Dapat Disembunyikan
47
Bab 47: Ujian di Balik Kebaikan
48
Bab 48: Ketika Kebaikan Disalahpahami
49
Bab 49: Pulang Membawa Lebih dari Sekadar Kenangan
50
Bab 50: Akar yang Semakin Dalam
51
Bab 51: Kabar yang Membawa Bayang-bayang
52
Bab 52: Langkah yang Harus Diambil
53
Bab 53: Kembali ke Tanah yang Pernah Ditinggalkan
54
Bab 54: Di Antara Kecurigaan dan Harapan
55
Bab 55: Kesabaran yang Menumbuhkan Percaya
56
Bab 56: Benih Kebaikan Mulai Tumbuh
57
Bab 57: Menyiapkan Hati untuk Berpisah
58
Bab 58: Perpisahan yang Membawa Harapan
59
Bab 59: Kembali ke Pelukan Rumah
60
Bab 60: Hati yang Menjadi Warisan
61
Bab 61: Langkah yang Semakin Jauh, Hati yang Tetap Sama
62
Bab 62: Kabar yang Menyeberang Membawa Pesan
63
Bab 63: Musim yang Berganti, Hati yang Tetap Teguh
64
Bab 64: Panggilan yang Semakin Jelas
65
Bab 65: Melangkah Pergi Membawa Cahaya
66
Bab 66: Di Tanah Asing, Cahaya Tetap Bersinar
67
Bab 67 — Kekuatan Kebaikan yang Mengguncang Takhta
68
Bab 68: Cahaya yang Tak Dapat Dipenjara
69
Bab 69: Perubahan yang Tumbuh dari Dalam
70
Bab 70: Benih yang Tumbuh Menjadi Pohon Besar
71
Bab 71: Perpisahan yang Membawa Harapan Baru
72
Bab 72: Di Negeri yang Terbelah Oleh Dendam
73
Bab 73: Tangan yang Diulurkan Melintasi Sungai Dendam
74
Bab 74: Pelangi yang Menjadi Jembatan Persaudaraan
75
Bab 75: Cahaya yang Mengalir Bagai Air Sungai
76
Bab 76: Bayangan Ketakutan yang Menyingkir Menjelang Cahaya
77
Bab 77: Cahaya yang Tinggal di Hati Tak Akan Pernah Padam
78
Bab 78: Negeri yang Terlupakan oleh Waktu
79
Bab 79: Lagu yang Kembali Berkumandang di Langit yang Cerah
80
Bab 80: Jejak Cahaya yang Tak Pernah Hilang
81
Bab 81: Di Negeri yang Menganggap Kebaikan Sebagai Kelemahan
82
Bab 82: Hati yang Lembut Lebih Kuat Dari Batu yang Paling Keras
83
Bab 83: Hati yang Kaya Akan Kasih Sayang Adalah Kekayaan Sejati
84
Bab 84: Benih Kebaikan yang Tumbuh Lebih Tinggi Dari Puncak Gunung
85
Bab 85: Cahaya yang Mengalir Melampaui Batas Samudra yang Tak Bertepi
86
Bab 86: Negeri yang Terlupakan oleh Cahaya
87
Bab 87: Cahaya yang Tak Akan Pernah Padam Meski Terpisah Jarak Ribuan Mil
88
Bab 88:Di Negeri yang Percaya Bahwa Kebaikan Itu Adalah Kelemahan yang Mematikan
89
Bab 89: Kasih Sayang Tak Akan Pernah Runtuh
90
Bab 90: Benih Kasih Sayang yang Tumbuh Menembus Awan
91
Bab 91: Kasih Sayang Tak Akan Pernah Menua
92
Bab 92: Kasih Sayang Tak Akan Pernah Hilang Meski Terpisah Oleh Kematian
93
Bab 93: Kasih Sayang Menembus Segala Batas Waktu dan Tempat
94
Bab 94: Satu Cahaya Yang Sama Bersinar Di Mana-Mana
94
Bab 94: Satu Cahaya Yang Sama Bersinar Di Mana-Mana
93
Bab 93: Kasih Sayang Menembus Segala Batas Waktu dan Tempat
92
Bab 92: Kasih Sayang Tak Akan Pernah Hilang Meski Terpisah Oleh Kematian
91
Bab 91: Kasih Sayang Tak Akan Pernah Menua
90
Bab 90: Benih Kasih Sayang yang Tumbuh Menembus Awan
89
Bab 89: Kasih Sayang Tak Akan Pernah Runtuh
88
Bab 88:Di Negeri yang Percaya Bahwa Kebaikan Itu Adalah Kelemahan yang Mematikan
87
Bab 87: Cahaya yang Tak Akan Pernah Padam Meski Terpisah Jarak Ribuan Mil
86
Bab 86: Negeri yang Terlupakan oleh Cahaya
85
Bab 85: Cahaya yang Mengalir Melampaui Batas Samudra yang Tak Bertepi
84
Bab 84: Benih Kebaikan yang Tumbuh Lebih Tinggi Dari Puncak Gunung
83
Bab 83: Hati yang Kaya Akan Kasih Sayang Adalah Kekayaan Sejati
82
Bab 82: Hati yang Lembut Lebih Kuat Dari Batu yang Paling Keras
81
Bab 81: Di Negeri yang Menganggap Kebaikan Sebagai Kelemahan
80
Bab 80: Jejak Cahaya yang Tak Pernah Hilang
79
Bab 79: Lagu yang Kembali Berkumandang di Langit yang Cerah
78
Bab 78: Negeri yang Terlupakan oleh Waktu
77
Bab 77: Cahaya yang Tinggal di Hati Tak Akan Pernah Padam
76
Bab 76: Bayangan Ketakutan yang Menyingkir Menjelang Cahaya
75
Bab 75: Cahaya yang Mengalir Bagai Air Sungai
74
Bab 74: Pelangi yang Menjadi Jembatan Persaudaraan
73
Bab 73: Tangan yang Diulurkan Melintasi Sungai Dendam
72
Bab 72: Di Negeri yang Terbelah Oleh Dendam
71
Bab 71: Perpisahan yang Membawa Harapan Baru
70
Bab 70: Benih yang Tumbuh Menjadi Pohon Besar
69
Bab 69: Perubahan yang Tumbuh dari Dalam
68
Bab 68: Cahaya yang Tak Dapat Dipenjara
67
Bab 67 — Kekuatan Kebaikan yang Mengguncang Takhta
66
Bab 66: Di Tanah Asing, Cahaya Tetap Bersinar
65
Bab 65: Melangkah Pergi Membawa Cahaya
64
Bab 64: Panggilan yang Semakin Jelas
63
Bab 63: Musim yang Berganti, Hati yang Tetap Teguh
62
Bab 62: Kabar yang Menyeberang Membawa Pesan
61
Bab 61: Langkah yang Semakin Jauh, Hati yang Tetap Sama
60
Bab 60: Hati yang Menjadi Warisan
59
Bab 59: Kembali ke Pelukan Rumah
58
Bab 58: Perpisahan yang Membawa Harapan
57
Bab 57: Menyiapkan Hati untuk Berpisah
56
Bab 56: Benih Kebaikan Mulai Tumbuh
55
Bab 55: Kesabaran yang Menumbuhkan Percaya
54
Bab 54: Di Antara Kecurigaan dan Harapan
53
Bab 53: Kembali ke Tanah yang Pernah Ditinggalkan
52
Bab 52: Langkah yang Harus Diambil
51
Bab 51: Kabar yang Membawa Bayang-bayang
50
Bab 50: Akar yang Semakin Dalam
49
Bab 49: Pulang Membawa Lebih dari Sekadar Kenangan
48
Bab 48: Ketika Kebaikan Disalahpahami
47
Bab 47: Ujian di Balik Kebaikan
46
Bab 46: Cahaya yang Tak Dapat Disembunyikan
45
Bab 45: Waktu yang Menjawab Segalanya
44
Bab 44: Bukan Kekuatan yang Dilihat Mata
43
Bab 43: Jalan yang Berbeda Pilihan yang Sama
42
Bab 42: Ujian yang Tak Terduga
41
Bab 41: Benih yang Mulai Tumbuh
40
Bab 40 : Warisan yang Tak Pernah Pudar
39
Bab 39 : Cahaya di Bawah Bulan Purnama
38
Bab 38 : Jejak Pengkhianatan
37
Bab 37 : Ujian dari Tanah
36
Bab 36 : Jejak yang Tak Hilang
35
Bab 35: Badai Datang dari Laut
34
Bab 34 : Akar yang Tak Dapat Dilihat
33
Bab 33 : Akar yang Tak Pernah Tumbang
32
Bab 32 : Pohon yang Memberi Buah
31
Bab 31 : Jalan yang Diteruskan
30
Bab 30 : Bayangan yang Menjadi Cahaya
29
Bab 29 : Benih yang Tumbuh Kuat
28
Bab 28 : Akar yang Tak Patah
27
Bab 27 : Cahaya di Ujung Telapak Tangan
26
Bab 26 : Di Bawah Langit yang Sama
25
Bab 25 : Pelindung Tanpa Pedang
24
Bab 24 : Jejak yang Tak Terhapus
23
Bab 23 : Warisan Hati yang Lembut
22
Bab 22: Perisai Tanpa Pedang
21
Bab 21: Damai Masa Lalu, Cahaya Kelahiran
20
Bab 20: Cinta: Senjata Terkuatku
19
Bab 19: Jejak Lama yang Tak Bisa Hilang
18
Bab 18: Ratu yang Memilih Rumah
17
Bab 17: Menghadapi Dunia Bersamamu
16
Bab 16: Cinta yang Tak Mengenal Masa Lalu
15
Bab 15: Kebenaran yang Menggetarkan Tanah
14
Bab 14: Sumpah di Ujung Pedang
13
Bab 13: Terbuka Segala Luka Tersembunyi
12
Bab 12: Jangan Biarkan Aku Pergi
11
Bab 11: Malam di Bawah Bulan Penuh
10
Bab 10: Sentuhan yang Mengguncang Dunia
9
Bab 9: Bisikan Hati yang Tak Berani Diucap
8
Bab 8: Kehangatan yang Tak Pernah Kurasa
7
Bab 7: Satu Nama yang Mengubah Segalanya
6
Bab 6: Di Antara Takut dan Percaya
5
Bab 5: Keberanian yang Terlambat Datang
4
Bab 4: Ancaman yang Kembali Menghampiri
3
Bab 3: Rahasia di Balik Senyum Dingin
2
Bab 2: Tatapan yang Tak Pernah Lupa
1
Bab 1: Bayang Masa Lalu di Desa Sunyi
Lihat Semua
Descarga Mantan Ratu Pembunuh PDF
Lapor karya ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!