Hari ini Calista ingin pergi ke rumah orang tuanya. Begitu membuka pintu kamarnya Calista terkejut mendapati Darren juga membuka pintu kamarnya, tatapan keduanya bertemu.
"Mas, aku mau minta ijin..?"ucap Calista dengan gugup.
"Kemana...?"tanya Darren.
"Ke rumah Ayah dan Ibu..."sahut Calista.
Darren terdiam tampak memikirkan sesuatu, "Pergilah dengan sopir, nanti sore aku akan menjemputmu.."
"Tapi..."
"Kalau tidak mau pakai sopir tidak usah pergi, kau di rumah saja.."ucap Darren datar.
"Baiklah..."
Darren kembali melangkahkan kakinya,
"Mas..."panggil Calista menghentikan langkah Darren kembali.
"Ada apa..?"jawabnya tanpa memutar tubuhnya kembali.
"Apa kau ingin mempunyai anak...?"tanya Calista hati-hati.
Deg... pertanyaan Calista seolah begitu mengejutkan bagi Darren.
"Pertanyaanmu sungguh tidak penting..."jawabnya sambil terus melangkahkan kakinya.
Nyess.. Calista merasa begitu sakit hatinya.
🌹🌹
"Mampir ke makam dulu ya pak.."perintah Calista pada sopirnya.
Pak sopirnya hanya menganggukan kepalanya. Hampir setiap hari Calista selalu mendatangi makam mendiang Breana, sekalipun sering mendapatkan kata-kata kasar, berbagai macam cacian dari Meysa namun Calista tidak peduli. Sebelum masuk ke pemakaman Calista menyempatkan diri untuk mampir ke toko bunga. Kini Calista sedang berjalan melangkah masuk ke area pemakaman. Begitu sampai di makam Breana, Calista meletakkan bunganya di atas gundukan tanah.
"Apa kamu tidak punya malu, dengan menunjukkan wajahmu di sini..."bentak Meysa yang tiba-tiba datang entah dari arah mana. Calista tidak menghiraukannya ia tetap melanjutkan doanya dan juga membisikan sebuah kata maaf, matanya sudah tampak berkaca-kaca. Namun hal itu tidak juga membuat Meysa iba, ia justru menatap Calista penuh dengan emosi.
Calista berjalan mendekat ke arah Meysa, "Maaf tante jika kedatangan saya menganggu, tapi sebelum saya mendapatkan kata pengampunan dan maaf dari tante, saya akan tetap menjadi orang yang tidak tau malu dengan selalu datang kesini.."uca…
Balada DENDAM Dan CINTA
Pulanglah Nak..
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 128 Episodes
Comments
🌷Tuti Komalasari🌷
kenapa si Calista menutupi penyakit nya dari mamanya, kan tertekan sendiri jadinya antara hamil dan penyakitnya...😭😭😭😭😭
2021-09-13
0
Yunita Poetra Daus Pratama
Kasian Calista Sngat Tertekan padahal Dia lagi Hamil dan Mirisnya lagi,Derren nggk tau klo Calista Hamil anaknya,Blom lagi Skit Kanker yg dideritanya,dia hrus berjuang Sendiri,,Tragiss bngett Nasibnyaaa😭😭😭😭😭
2021-09-12
1
Mrsandina_
gak ada yg meninggal kan thor d cerita ini??
2021-08-23
0