"Ibuuuu!!" Bintang berlari, keluar dari kamar. Matanya yang basah oleh air mata, menghalangi pandangannya. Kakinya tersandung kakinya sendiri hingga jatuh tersungkur tepat di depan kaki Quenby dan Avram.
"Bintang!" pekik Quenby, mengangkat tubuh Bintang, membantunya berdiri. Sementara Avram, mengambil berkas di lantai yang berceceran. Satu persatu ia baca berkas tersebut.
"Viona menyembunyikan rahasia sebesar ini?" ucap Avram, menoleh ke arah Bintang di dalam pelukan Quenby. "Rava masih hidup."
Quenby berdiri, merebut berkas di tangan Avram. Matanya berkaca kaca, membaca berkas di tangannya.
"Rava anakku, kau masih hidup nak." Ucap Quenby dengan nada bergetar.
"Berikan padaku." Avram merebut kembali berkas di tangan Quenby. "Aku harus memberitahu Raiden sekarang juga." Setelah bicara seperti itu, Avram bergegas melangkahkan kakinya meninggalkan Quenby yang masih termangu di tempatnya.
"Tidak, ayah!" seru Bintang, setengah berlari mengejar Avram. Namun, lagi lagi air mata di matanya menghalangi pandangan. Hingga Bintang tersungkur untuk kedua kalinya.
"Bintang!" pekik Quenby berlari, menghampiri.
Avram terkejut, melihat Bintang terjatuh lalu memeluk erat kedua kakinya.
"Tidak Ayah..." Bintang tengadahkan wajah, menatap Avram.
"Raiden harus tahu kebenaran ini." Avram menarik tangan Bintang, di bantu Quenby.
Bintang menggelengkan kepalanya, bukan ia tidak mau memberitahu Raiden. Tetapi Bintang memikirkan bagaimana dengan Lily yang sedang hamil.
"Tidak ayah, jangan sekarang. Coba ayah pikirkan lagi, ada Lily dan putranya." Cegah Bintang. "Aku, aku..." Bintang tak sanggup lagi melanjutkan ucapannya.
"Mungkin ini, alasan Viona menyembunyikan rahasia ini." Timpal Quenby. "
Avram menjatuhkan tubuhnya, duduk bersila, kepalanya tertunduk menatap berkas di tangannya, bahunya gemetar. Auenby dan Bintang tahu, Avram menangis dalam diam.
"Ayah..." Bintang duduk di lantai, di samping Avram. Tangannya terulur menyentuh bahu Avram. "Aku mengerti perasaanmu, ayah."
"Aku tahu ini suli…
Sweet Revenge
Ego kah aku?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 44 Episodes
Comments
melani sujarmo
lanjut
2021-12-11
0
Neng ajja
bintaang 😍😍
2021-12-11
0
😘Mrs. Hen😘
akan ada pelangi sdtslah hujan , semangat bintang💪💪
2021-12-07
0