Sepulang dari rumah Raiden, Bintang tidak langsung pulang ke rumahnya. Ia berusaha menenangkan gejolak emosi di dalam dadanya, di sebuah taman. Setelah ia merasa tenang, Bintang meninggalkan tempat itu dan kembali pulang ke rumahnya.
Di rumah, belum sempat ia bercerita kalau Alana tidak mau pulang. Quenby dan Avram memberikan informasi tentang dua pria yang menemui Bintang di tempat Gym.
"Siapa dalang dari semua ini Bu?" tanya Bintang.
Quenby menunjuk salah satu pria yang ada di dalam layar monitor.
"Dia dalangnya, tapi aku juga sebelumnya tidak pernah melihat pria ini." Kata Quenby. "Berdasarkan informasi yang ku dapat, pria ini seorang gembong mafia yang kaya raya di kota Hongkong."
"Bagaimana dengan Elena?" Bintang menoleh ke arah Avram.
Avram menunjukkan foto seorang wanita di layar monitor.
"Dia orangnya, bukan Elena. Tetapi dia menggunakan nama Elena untuk membalas dendam terhadap Rava." Jelas Avram. "Elena sudah lama mati, tidak mungkin masih hidup."
"Kemana benang merah yang harus kita urai?" tanya Bintang.
Quenby menggeser posisi kursi, menghadap Bintang dan Avram yang berdiri di hadapannya.
"Rupanya dendam masa lalu, putra adik ketua naga hitam. Dan gadis gadis yang dulu di permainkan oleh Rava, mereka bekerjasama untuk membalaskan dendam." Ungkap Quenby. "Turnamen yang mereka selenggarakan hanyalah kamuflase, mereka sengaja memancing kita."
"Aku paham sekarang." Kata Bintang. "Tapi aku tidak perduli, dan tidak mau berurusan dengan mereka. Buat apa aku memenuhi tantangan mereka? selama tidak mengganggu keluarga kita."
"Mereka ingin merebut kursi kepemimpinan perusahaan kakekku." Timpal Quenby.
"Abaikan saja Bu, kita sudah tenang di sini. Lagi pula, mereka tidak mungkin bisa merebut perusahaan ibu, selama Rava masih hidup." kata Bintang.
"Kau benar!" sahut Avram.
Namun, baru saja mereka selesai bicara. Salah satu asisten rumah tangga, memberitahu Quenby. Kalau di ruang tamu ada Lily dan Raiden. Kemudian, Quenby dan yang lain bergegas menemui mereka di ruang…
Sweet Revenge
Alana di culik
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 44 Episodes
Comments
Unyu Unyu 😍
ahhh mereka licik sekali 😫
2021-12-16
1
Risfa
musuh bergerak lbh cepat
2021-12-15
1
Tyas Quinta
lanjutt kak
2021-12-15
0