Pamella lalu menggelengkan kepalanya pelan, jadi ini maksud terselubung si ren menyuruhnya kemari? Kalau mau kaisar makan ya bilang aja ke orangnya sendiri keles.
Kenapa malah manggil Pamella segala? Memang dasar si ren itu! Siapa yang akan menjamin bahwa kaisar tidak akan mengidap penyakit dalam karena hal ini?
“Ren! Tolong bawakan makanan kemari.” mau tak mau Pamella berucap lembut pada ren yang langsung mengiyakan ucapannya.
Bagaimanapun Pamella menyayangi kaisar, ia jelas tak mau kaisar sakit hanya karena pria itu tak bisa menjaga pola makannya.
“Kau belum makan?” tanya kaisar datar, Pamella pun menggeleng pelan.
“Hamba sudah makan yang mulia,” jawab Pamella tersenyum hangat.
“Lalu kenapa kau menyuruh ren untuk membawakan makanan kemari?” tanya kaisar dingin seraya mengangkat sebelah alisnya.
“Tentu saja untuk yang mulia, yang mulia juga harus makan, bagaimanapun yang mulia tetaplah manusia yang membutuhkan energi,” jawab Pamella tetap menyertakan senyum ramahnya.
Hal ini membuat aura Pamella menjadi lebih ceria, seketika kaisar memandang teduh ke Pamella.
Sungguh! Kaisar merindukan senyum Pamella sebab tadi saat ia memanggil Pamella gadisnya itu berwajah murung.
Dan kini, aura gadis itu kembali memancar seperti biasanya.
“Bagaimana menurutmu jika aku menobatkan mu menjadi permaisuri dua Minggu lagi?” mendengar pertanyaan ini Pamella yang sebelumnya sudah menatap ke arah lain kembali menatap kaisar.
Pria itu terlihat serius itu berarti kaisar mengatakan yang sesungguhnya.
“Jika yang mulia tidak keberatan maka hamba juga, namun alangkah baiknya kita mengundurnya menjadi sebulan lagi sebab hamba ingin tuan Puteri elvareta bisa hadir. Bukankah sekarang tuan Puteri sedang menjalankan sesuatu tugas? hamba tak ingin membuatnya terburu-buru.”
Pamella mencoba membantah, ia sesungguhnya tak apa-apa namun ia butuh waktu agar lebih dekat dengan kaisar selain itu seperti yang ia ucapkan, ia ingin elvareta hadir dan menemaninya.
“Baiklah, aku akan menuruti keinginanmu.” jara…
Puteri Bungsu Sang Duke
52. Tuan besar Morgen? (REVISI)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments