Keesokan harinya..
Saat ini matahari sudah naik ke atas, sinar mentari menyoroti keberadaan dua sosok indah di dekat jendela, kedua orang tersebut terlihat tengah terlibat suasana yang serius. Ya, saat ini Pamella dan kaisar tengah menunggu si burung biru.
“Hmm yang mulia kemarin burung itu datang jam segini saat mendatangi hamba. Apakah dia tidak datang hari ini?” Pamella menoleh ke kaisar yang terlihat memandang ke arah depan.
“Tidak, dia datang.” kaisar menjawab dengan yakin yang mana malah membuat Pamella kebingungan.
“Bagaimana yang mulia bisa tahu bahwa dia akan datang?” tanya Pamella pada kaisar.
Kaisar pun menoleh dan menatap manik hijau Pamella, “Sebab dia sudah terbang dan melewati portal.”
Baru saja kaisar menjawab Pamella mendengar sesuatu.
SRAK
SRAK
SRAK
Itu bunyi kepakan burung! Pamella langsung menoleh ke langit dimana burung itu terbang ke arahnya.
“Anda lady kemarin kan? Saya tidak salah kediaman?” burung itu fokus pada Pamella.
Namun kemudian burung itu baru menyadari bahwa kaisar ada disana, “Eh.. kesejahteraan menyertai kaisar negeri Alpensha.”
“Hm, kau bisa mengantar kami ke Elvareta?” pertanyaan yang tidak jelas itu muncul dari kaisar, Pamella terdiam sejenak dan menangkap raut wajah si burung yang tidak terbaca.
Yah, walau nyatanya burung memang tak memiliki ekspresi yang signifikan.
Pamella seketika kasihan pada burung itu, kaisar berucap dan memberi titah namun pria itu tak mengatakan dengan jelas.
“Ehm, begini maksud yang mulia itu.. apakah kamu bisa membuka portal lagi dan membawa kami ke hadapan permaisuri Elvareta? Kami mempunyai urusan dengan permaisuri.” mau tak mau Pamella menjelaskan dengan bahasa yang panjang.
“Permaisuri Elvareta? Beliau sedang berada di istana beram bersama yang mulia kaisar.”
Pamella dan kaisar bertatapan, seolah tengah saling bertukar pesan tanpa berbicara. Burung itu merasakan pancaran aura kaisar yang berbeda dari hari-hari sebelumnya, ia terlihat berpikir sebelum kembali menatap Pamella.
“Hmm baiklah hamba…
Puteri Bungsu Sang Duke
55. Kenapa timingnya sangat pas? (REVISI)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments