Rena terlihat beberapa kali mengiriminya sebuah pesan dengan kata-kata yang cukup panjang, namun kala itu kedua mata Nio justru hanya terfokus pada pesan terakhir Rena, dan itu ia kirimkan lima bulan yang lalu.
"Hah?!!!!" Nio nampak begitu terkejut hingga sontak langsung bangkit dan terduduk di tepi ranjang.
Kedua mata Nio pun sontak membulat sempurna, tangannya mendadak gemetaran, juga lidahnya yang seketika terasa kaku, dengan disusul pula kedua matanya yang kini mulai berkaca-kaca kala membaca kata-kata,
"Mungkin ini terakhir kali aku mengirimi pesan, entah pesan ini nantinya akan kamu baca atau tidak, terserahlah. Sekarang aku sedang menyaksikan bagaimana papamu sedang di masukkan ke dalam sebuah lubang, yang dimana tempat itu akan menjadi tempat peristirahatan terakhir baginya. Aku melihat ada banyak orang yang menyaksikannya, bahkan teman-temanmu juga ada disini, tapi sayangnya di antara mereka semua, aku masih tidak melihat sosokmu, dimana kamu Nio? Semoga nantinya kamu tidak akan pernah menyesal karena tidak bisa melihat wajahnya untuk terakhir kali." Isi pesan Rena.
Nio pun sontak terkulai lemas, seolah hanya dalam waktu sekejab ia merasa kehilangan seluruh tenaganya hingga membuat ponsel yang tengah ia pegang terlepas begitu saja.
"Ti,, tidak, ini tidak mungkin!!" Ucapnya lirih yang mulai meneteskan air matanya begitu saja.
"Ini tidak mungkin terjadi, tidak mungkin pak tua itu meninggal, dia begitu sehat dan sangat sibuk, bagaimana bisa semua ini terjadi." Gumamnya seorang diri yang akhirnya mulai menangis tersedu-sedu.
Nio duduk dengan menekuk kedua kakinya di lantai dan bersandar di sisi ranjangnya, ia terus menangis dengan menyembunyikan wajahnya di kedua lutut serta kedua tangannya terlipat.
"Aaaaaghhhhh!!!" Nio pun berteriak sembari memukul keras sebuah nakas yang ada di sisinya,
Ia terus menangis seolah masih sulit menerima kenyataan yang baru saja ia ketahui.
"Lima bulan yang lalu, dan aku baru tau sekarang??!!! Aaaaaaghhh!!!" Nio terus me…
Kecanduan Ibu Tiri
Kabar duka yang tertunda
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 140 Episodes
Comments
De'Usilo
Kalau bicara salah baik Rena dan Nio sama2 salah. Rena bersuami suka sama anak dari suaminya. Nio juga salah sudah tahu ibu tirinya disukai, bahkan sampai sejauh hubungan terlarang. Tapi namanya cinta tidak bisa diatur-atur, sehingga sekarang ayahnya Nio toh sudah meninggal dan dimungkinkan Nio bukan anak kandung Rudi, maka andaikan Nio mau menikahi Ren ibu tirinya ya boleh-boleh saja, lha sama2 lajang, Sekarang semua semua sudah terjadi ya Nio ya pulang dan menemui Rena, apapun yang terjadi ya harus saling memaafkan atas kejadian di masa lalu dan ke depannya kalau mereka berjodoh ya sah2 saja. karena jodoh adalah misteri. tapi kalau di sini apa kata authornya, mau di kemanain akhir cerita, yg penting terus semangat berkarya dan semoga ada manfaat yg positif menjadi amal kebaikan... semangat Thor, terus berkarya
2023-01-07
3
Widi
Sebenarnya semua nya salah dan semua nya merasakan sakit dengan porsi jya masing-masing, misalkan Nio bukan anak kandung nya Rudy tapi tetep dia yg rawat nio dan membiayai Nio sampai kuliah Nio harus nya tidak lari dari masalah, bahkan Nio dan Rena memiliki hubungan terlarang saat Rena masih jadi istri papa nya, harus nya selesaikan dengan baik-baik.!
Kedepannya entah Nio bersama Rena atau tidak semoga mereka dapat jodoh yg lebih baik dan Nio jangan terlalu egois, ketika bersama Rena dia terlalu egois hingga menginginkan Rena hanya untuk nya tanpa memikirkan posisi Rena sebagai istri papanya/ibu tiri nya yg pasti akan sulit untuk bersatu.!
2023-01-07
4
Rhesinta Saipul
next
2023-01-06
1