Rena pun menuntun Zayden menuju kedua makam yang kala itu nampak sudah cukup usang, mengingat sudah cukup lama dan Rena yang juga jarang berkunjung karena masih merasa sulit menerima kejadian itu.
Setelah beberapa saat terdiam memandangi makam itu, Zayden pun mulai berlutut di samping makam ibunya dan meminta maaf sembari menangis. Kala itu Rena memilih tetap berdiri di sisi Zayden, meskipun saat itu ia juga terlihat menangis, namun entah kenapa seolah dalam hatinya masih saja ada rasa yang mengganjal, seperti masih belum sepenuhnya menerima kejadian itu dengan lapang dada.
Setelah selesai menumpahkan segala isi hatinya di hadapan kedua makam kedua orang tuanya, Zayden pun kembali bangkit dan mereka pun kembali ke mobil untuk kembali ke kota.
"Kamu nampaknya jarang mengunjungi makam itu, kenapa?" Tanya Zayden.
"Aku hanya merasa belum sepenuhnya menerima semua ini, mungkin masih perlu waktu." Jawab Rena datar.
"Hmm ya, aku mengerti, tidak perlu dipaksakan, ini hanya masalah waktu saja." Zayden pun mengusap singkat pundak Rena.
Selang beberapa menit, ponsel Rena pun berdering, itu adalah panggilan dari Milla, partner bisnis sekaligus orang yang belakangan ini sudah menjadi teman dekatnya.
"Ya Mill, kenapa?" Tanya Rena begitu menjawab panggilan itu.
"Ren, bisa kesini sekarang?? Aku dikantor."
"Ada apa?"
"Kesini saja dulu, sangat penting, sekarang!!"
"Sekarang??"
"Iya, please!"
"Hmm, ok." Jawab Rena yang kemudian langsung menutup panggilannya.
"Ada apa? Kedengarannya ada hal yang harus kamu urus!"
"Iya, barusan telpon dari partner bisnisku."
"Hmm ya sudah tidak apa-apa, kamu bisa menurunkan aku di simpang yang ada di depan sana."
"Kau yakin tidak apa-apa?"
"Iya tentu saja, aku akan naik taksi, sudah lama juga tidak naik taksi di kota ini."
"Hmm baiklah, maafkan aku sebelumnya."
"it's ok Na."
"Katakan kau menginap di hotel mana? Jika ada waktu senggang aku akan mengunjungimu lagi."
"Owh, aku tidak menginap di hotel, aku menginap di rumah temanku, kebetulan kemarin dia pe…
Kecanduan Ibu Tiri
Kabar bahagia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 140 Episodes
Comments
Mitro Sh
sak karep karepmu wes
2023-01-18
1
Sri Rahayu
lanjut Thor
2023-01-18
1
umi chasanah
ayukk thorr lbih semangat lgi .. aku yakin ini bkn mau mu .. lop u thorr .. semangatttt
2023-01-18
1