*Peristiwa sebelumnya....
Sebenarnya saya merasa kesepian di ruangan yang sudah tak terlihat seperti ruang seni. Tapi lebih kepada gudang dengan barang-barang usang dan berdebu. Ocehan saya sebenarnya hanya kamuflase agar saya tak merasa benar-benar sendiri.
Menyedihkan! Mati itu menyedihkan. Apalagi mati penasaran begini. Huft!!
Dalam kegelisahan saya, tiba-tiba saja saya tersentak dan kedua mata saya terbelalak. Dengan spontan saya langsung menoleh ke arah pintu gudang.
Mata saya berkilat-kilat dan tubuh saya bergetar hebat. Saya menarik bibir serupa lengkung dan tersenyum dengan seringaian. "Ooh, ada tamu?? gumam saya sambil beralih ke pintu masuk.
"Sepertinya ada orang yang benar-benar ingin masuk ke dalam ruangan ini. Kenapa ya?? Untuk apa??" lanjut saya.
Saya masih terus menunggu di depan pintu, tapi sepertinya perasaan yang saya rasa hanya sekedar niat dari seseorang, tapi ia belum melakukannya.
Tapi, kenapa ada bau-bau tengik ya di sini?? Seperti bau lelaki hidung burik yang telah menipu Ayuk. Waktu itu saya mencium bau yang samar bersama kiyai pada malam Jum'at Kliwon. Tapi kali ini, saya baru menyadari kalau saya mengenal bau ini. Tidak mungkin kan dia di sini?? Kalau ia datang bersama Ayah, mungkin-mungkin saja, karena mereka berdua sama saja. Tapi.. bau ini sepertinya bau dia seorang, saya tak merasakan keberadaan Ayah ataupun bau badan bapak-bapaknya.
"Hei bola kempes, menurutmu siapa yang akan datang kemari?? Kalau kedatangan tamu, bukankah sebaiknya kalau kita menyambut kedatangannya? Tidak sopan kan kalau hanya berdiam diri.." oceh saya pada satu-satunya teman di ruangan ini. Bola kempes yang selalu menemani kesendirian saya.
Saya mulai menggerakkan bola yang terlipat dua, membentuk seperti mulut-mulut yang seolah bisa bicara. "Ya, sebaiknya kau kageti dia. Tapi jangan berlebihan, nanti kau kebablasan dan di hukum lagi oleh kiyai bau tai burung." sahut saya dengan suara falset, seolah menjadi bola kempes yang dapat menimpali obrolan.
"Yah! Kihihihi,…
RUN
Kedatangan Tamu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 66 Episodes
Comments
ippa
kasian si kun😭
2022-06-14
3
ippa
anak anjing kgk tuh?🤣
2022-06-14
2
ippa
tamusong itu emakmu y kun?😭
2022-06-14
2