Lexa dan Erick masih menikmati alunan musik bersama. Lexa menghayati betul setiap nada yang dia dengarkan, matanya terpejam, bibirnya kadang tersungging, mengekspresikan sebuah perasaan yang dalam untuk Lexa selami sendiri. Sementara Erick hanya bisa memandang wajah Lexa dari tempatnya duduk bersandar. Dari samping, Erick amati wajah Lexa lekat. Guratan lekuk wajahnya sangat jelas terlihat. Bibir yang terlihat lembut, hidung yang tinggi mancung, kelopak mata yang lentik, membuat Erick tak berhenti berdecak kagum menatap perempuan di sampingnya ini.
Tapi kekagumannya sedikit terganggu dengan raut wajah Lexa yang seperti menahan sakit dalam dirinya. Walaupun matanya terpejam, tapi Lexa benar-benar tidak bisa menutupi kesakitan yang dia rasakan. Mata Erick pun berubah sayu. Dia benci melihat ini, benci ketika Lexa merasakan sakit dia tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengurangi rasa sakitnya. Erick geram. Pandangannya dia buang jauh ke arah mana saja dia ingin, tangannya juga mengepal. Kadang dia mendongakkan wajahnya menatap atap yang diam seribu bahasa, mencoba menahan airmatanya yang hampir menetes.
Lama mereka duduk dalam diam menikmati beberapa lagu yang selalu terngiang di telinga keduanya. Erick tak jemu mengamati Lexa yang raut wajahnya berubah-ubah. Tapi kemudian dia merasa lega karena kali ini Lexa benar-benar memejamkan matanya untuk terlelap dalam mimpi. Namun wajah Erick juga tampak masih mengamati napas Lexa yang masih terlihat tersengal. Saat dipastikan Lexa tidur pulas, Erick membawa tubuh Lexa dengan kedua tangannya menuju ranjang Lexa agar dia merasa tidur dengan nyaman.
Erick menidurkan Lexa di ranjang empuknya. Menata posisi tubuh Lexa agar bisa tidur lebih nyenyak. Meletakkan selang infus yang dia bawa dengan susah payah sambil membawa Lexa di tempatnya kembali. Erick tak kunjung beranjak. Matanya masih mengamati Lexa, memastikan dia masih bernapas dalam walaupun dengan muka pucat. Namun setelah dia memastikan napas Lexa yang masih bisa dia rasakan,…
Don'T Leave Me
Ketulusan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments