Ratih tertidur pulas di kursi tunggu. Lelah tampak di raut wajahnya. Angga duduk di sampingnya, menatap haru kekasih hatinya. Dia tak kuasa membangunkan Ratih yang nampak lelah. Angga hanya bisa menatap nanar wajah ayu Ratih.
Angga memegang sebuah amplop cokelat di tangannya. Dia melirik amplop itu dengan perasaan tak enak. Ingin rasanya Angga remas saja amplop itu dan membuangnya jauh. Ingin sekali Angga melakukannya karena tak tega rasanya, hendak memberi tahu Ratih isi dalam amplop yang dia pegang.
Angga hanya terpaku dengan perasannya yang berkecamuk, sambil tetap mengawasi wajah Ratih yang tepat di depannya. Otaknya berpikir keras, memikirkan apa yang akan terjadi kepada Ratih jika dia berhasil mengatakan hal yang mengganjal di hatinya.
****
Lexa duduk di pinggir ranjang. Selang infus sudah ada di pergelangan tangannya. Perawat baru saja datang dan memberikan Lexa beberapa tindakan medis lewat infus. Lexa terlihat pasrah. Tak mengelak sedikitpun. Tapi dari raut wajahnya, terlihat jelas ada sesuatu yang sedang dia rasakan.
Ratih masih belum kembali ke ruangan Lexa. Semalaman Lexa sendiri di ruangan. Setelah kepergian Angga, Ratih memilih pergi meninggalkan Lexa di ruangannya. Tapi Ratih tak lupa untuk memeriksa keadaan Lexa yang saat dia tinggal sedang memejamkan matanya.
Lexa terbangun oleh suara perawat yang tiba-tiba sudah berdiri di samping Lexa yang masih merebahkan tubuhnya. Perawat yang meminta izin untuk melakukan tindakan medis terhadap Lexa, mengirim senyum semangat pagi. Tapi tak dibalas senyum cerah oleh Lexa. Pandangan matanya kosong menatap ke luar jendela. Matanya terlihat sedih. Tak seperti kemarin yang masih berbinar. Jelas sekali ada duka yang sedang dia rasakan. Bahkan ketika sang perawat pergi dengan salam hangat, Lexa tak bergeming. Dia hanya memasang wajah muram dan masam yang tak sedap dipandang.
Lama setelah perawat pergi dari ruangannya. Dan setelah Lexa pun merasa puas memanjakan matanya dengan pemandangan gemericik air dari jendela rua…
Don'T Leave Me
Pilu Yang Tak Kunjung Usai
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments