Uang 10.000

Seperti biasa keluarga Nadira bangun pukul 03.00, begitupun dengan Pak Heru, dia sudah merasa lebih baik, mungkin karna istirahat yang cukup dan banyak minum air putih, tubuhnya jadi cukup terhidrasi, sehingga dia dapat pulih dengan cepat.

"Bapak mau ke sekolah hari ini, tidak mau istirahat lagi?" Tanya Buk Rita kepada Pak Heru saat mereka sedang sarapan.

"Insyaallah Bapak susah fit lagi nih buk, gak enak kalau di rumah sendirian." Jawab Pak Heru.

Pak Heru terbiasa berkegiatan tidak bisa duduk diam di rumah, kecuali saat sakit seperti kemarin, itupun jika sakitnya benar-benar tidak tertahankan olehnya, jika hanya sekedar batuk pilek atau sakit yang masih bisa dia tahan, dia akan tetap menggunakan tubuhnya untuk bekerja, karna bagi Pak Heru istirahat itu adalah pergantian dari satu pekerjaan ke pekerjaan yang lainnya, jadi jika diminta untuk diam di rumah Pak Heru gak akan mau.

Buk Rita juga sebenarnya sudah paham betul dengan sifat suaminya yang satu itu, tapi dia tetap ingin suaminya istirahat dulu barang sehari lagi, agar suaminya benar- benar sehat.

"Ya sudah kalau begitu keinginan Bapak, ibu hanya tidak ingin Bapak memaksakan diri!".

Jam 07.00 pagi mereka sudah siap berangkat.

"Nadira, Ini ambil untuk ongkos nak, kamu naik angkot aja ke kampusnya, biar gak terlalu capek!" Buk Rita berkata sambil menyerahkan uang 10 ribu rupiah kepada Nadira.

"Gak usah Buk, uangnya di simpan saja untuk kebutuhan kita kalau nanti ada keperluan mendadak, Nadira berangkatnya jalan kaki aja, seperti biasa, sekalian olahraga." Tolak Nadira dengan tersenyum.

"Ya sudah, kalau kamu nasih mau jalan kaki, tidak apa-apa, tapi uangnya ambil aja untuk simpanan kamu, barangkali nanti kamu butuh."

"Bagi dua aja Buk, sama adek, biar kita sama-sam punya pegangan". Begitulah Nadira, dia tidak mau mendapatkan apapun untuk dirinya sendiri dari orang tuanya, jika dia menerima sesuatu dian akan membaginya dengan adiknya, Walaupun seringkali mereka berdebat, tapi mereka hanya iseng saja satu sama lain…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
1 Perpustakaan
2 Rumah
3 Keluarga
4 Keluarga 2
5 Kampus
6 Teman
7 Mulut Bebek Ember Bocor
8 Dipanggil Bibi'
9 Ruang Sekretariat BEM Kampus
10 Komputer Perpus
11 Evi dan Sarah
12 Masa SMA
13 Emak Susi
14 Mendaftar Madrasah Aliyah
15 Susi Galau
16 Janji Nadira
17 Kuli Angkut
18 Singkong Rebus
19 Terima Kasih Evi
20 Membersihkan
21 Nasi Bungkus
22 Rencana Pak Heru
23 Diskusi Keluarga
24 Kerja
25 Lelah
26 Sakit
27 Di Mushollah
28 Uang 10.000
29 Kak Risma
30 Mulai Terbuka
31 Acara Pengajian
32 Nabil
33 Permintaan Kak Reza
34 Cerita Dalam Kertas
35 Sam / Samsudin
36 Dendam Sasa
37 Tanggung Jawab Reza
38 Snack Box
39 Kehangatan Sore
40 Dosa Pergi
41 Tangis Nadira
42 Reihan
43 Pertemuan Naufal Nabil
44 Air kelapa Muda
45 Menenangkan Reihan
46 Gagal Piknik
47 Kekaguman Farhan
48 Nadira dan Farhan
49 Tawaran
50 Fisik Vs Hati
51 Mama Sarah
52 Ke Rumah Nadira
53 Nadira Sakit
54 Sam dan Evi
55 Handphone
56 Best Friend
57 Farhan tahu
58 Nadira pingsan
59 Perhatian Farhan
60 Pertemuan Farhan dan Pak Heru
61 Adzan yang Sama
62 Pisau Bermata Dua
63 Secret Fans
64 Keripik Singkong
65 Memberi Keripik
66 Mama Reihan
67 Sukses Piknik
68 Rumah Reihan
69 Mengagumi Dalam Diam
70 Tutup Telinga
71 Sakit Pak Heru
72 Ke Rumah Sakit
73 Dukun Seri
74 Ke Rumah Sakit Lagi
75 Mencari
76 Ruang Operasi
77 Selesai Operasi
78 Diantar Farhan
79 Menggantikan
80 Mengunjungi
81 Kedatangan Teman Guru
82 Biaya Perawatan
83 Menggadaikan Mahar
84 Pulang
85 Rencana Pak Anwar
86 Kedatangan Tamu
87 Ikan Asin
88 Toko Obat
89 Obat Herbal Cina
90 Kakek Penjual Keripik
91 Membantu Berjualan
92 Tawaran Farhan
93 Upacara
94 Akhirnya
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Perpustakaan
2
Rumah
3
Keluarga
4
Keluarga 2
5
Kampus
6
Teman
7
Mulut Bebek Ember Bocor
8
Dipanggil Bibi'
9
Ruang Sekretariat BEM Kampus
10
Komputer Perpus
11
Evi dan Sarah
12
Masa SMA
13
Emak Susi
14
Mendaftar Madrasah Aliyah
15
Susi Galau
16
Janji Nadira
17
Kuli Angkut
18
Singkong Rebus
19
Terima Kasih Evi
20
Membersihkan
21
Nasi Bungkus
22
Rencana Pak Heru
23
Diskusi Keluarga
24
Kerja
25
Lelah
26
Sakit
27
Di Mushollah
28
Uang 10.000
29
Kak Risma
30
Mulai Terbuka
31
Acara Pengajian
32
Nabil
33
Permintaan Kak Reza
34
Cerita Dalam Kertas
35
Sam / Samsudin
36
Dendam Sasa
37
Tanggung Jawab Reza
38
Snack Box
39
Kehangatan Sore
40
Dosa Pergi
41
Tangis Nadira
42
Reihan
43
Pertemuan Naufal Nabil
44
Air kelapa Muda
45
Menenangkan Reihan
46
Gagal Piknik
47
Kekaguman Farhan
48
Nadira dan Farhan
49
Tawaran
50
Fisik Vs Hati
51
Mama Sarah
52
Ke Rumah Nadira
53
Nadira Sakit
54
Sam dan Evi
55
Handphone
56
Best Friend
57
Farhan tahu
58
Nadira pingsan
59
Perhatian Farhan
60
Pertemuan Farhan dan Pak Heru
61
Adzan yang Sama
62
Pisau Bermata Dua
63
Secret Fans
64
Keripik Singkong
65
Memberi Keripik
66
Mama Reihan
67
Sukses Piknik
68
Rumah Reihan
69
Mengagumi Dalam Diam
70
Tutup Telinga
71
Sakit Pak Heru
72
Ke Rumah Sakit
73
Dukun Seri
74
Ke Rumah Sakit Lagi
75
Mencari
76
Ruang Operasi
77
Selesai Operasi
78
Diantar Farhan
79
Menggantikan
80
Mengunjungi
81
Kedatangan Teman Guru
82
Biaya Perawatan
83
Menggadaikan Mahar
84
Pulang
85
Rencana Pak Anwar
86
Kedatangan Tamu
87
Ikan Asin
88
Toko Obat
89
Obat Herbal Cina
90
Kakek Penjual Keripik
91
Membantu Berjualan
92
Tawaran Farhan
93
Upacara
94
Akhirnya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!