Nadira, Naufal dan Reihan duduk di bawah pohon besar di bangku panjang.
"Rei, kamu mau minum lagi?" Tanya Naufal yang masih merasa khawatir dengan keadaan Reihan.
Reihan hanya menggelengkan kepalanya.
"Kak Dira terima kasih sudah menolongku tadi." Reihan akhirnya bersuara.
Nadira dan Naufal saling berpandangan mereka ingin bertanya, tetapi mereka takut jika itu akan menyinggung Reihan.
"Sama-sama Rei." Nadira menjawab sambil tersenyum.
Reihan masih memikirkan Nadira yang tidak menyukai dirinya, tapi dia bingung tadi saat Nadira menolongnya dia merasakan ketulusan, jika memang Nadira tidak menyukainya tidak mungkin Nadira akan menolongnya seperti tadi.
"Rei, kamu memikirkan apa sih?" Naufal bertanya kepada Reihan karna dia melihat Reihan melamun seperti memikirkan sesuatu.
"Rei, kamu masih kelihatan pucat, Jangan banyak pikiran dulu, sekarang kamu ristirahat saja dulu, tadi kakak bawa singkong rebus, kamu mau gak?" Nadira menawarkan kepada Reihan dengan penuh perhatian.
Reihan hanya mengangguk. Memang dia belum sarapan dari rumah, dia ingin pergi ke taman pagi-pagi dan ingin sarapan bersama Naufal di taman.
Nadira membuka kotak bekal yang dia bawa yang berisi singkong rebus "Ini Rei dimakan!, cuci tangan dulu yah, maaf Kak Dira tidak membawa garpu ataupun sendok, jadi makannya pakai tangan.
Reihan mengangguk dan hendak menjalankan kursi rodanya.
"Rei mau kemana Dek?" tanya Nadira yang melihat Reihan hendak pergi.
"Aku mau ke toilet mau cuci tangan Kak!".
"Hehehe, Reihan kelamaan kalau mau ke toilet untuk cuci tangan, sini tanganmu ulurkan" Naufal yang tidak khawatir lagi baru berkata.
Reihan bingung namun dia tetap mengulurkan tangannya.
Naufal menyiramkan air minum dan mencuci tangan Reihan sambil berkata "Cuci pakai ini aja Rei, biar bisa cepat makan!" Naufal kembali ke mode selengeannya.
Reihan merasakan perasaan hangat di dalam hatinya, dia pun mulai makan makanan yang berwarna putih itu, seumur hidupnya dia tidak pernah makan singkong rebus jadi dia merasa aneh…
Nadira Si Anak Guru Honorer
Gagal Piknik
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 94 Episodes
Comments