Setelah sampai di rumah, Nadira memasak nasi dan sedikit lauk, karna jika membeli lagi tentu banyak uang yang akan dikeluarkan jika dibandingkan memasak sendiri di rumah.
Setelah selesai dia memasukkannya ke dalam wadah makan dan mengisi air minum di botol.
Terakhir dia mengambil uang simpanan Buk Rita, dia lalu menghidupkan lampu dan menutup semua pintu.
Dirasa sudah selesai dia bergegas pergi lagi ke rumah sakit. Karna Nadira tidak pernah membawa uang dalam jumlah banyak seperti itu dia memilih untuk naik angkot lagi agar lebih cepat sampai dan segera memberikan uangnya kepada Buk Rita.
Saat tiba di rumah sakit dengan membawa banyak tentengan di tangannya, Nadira berjalan menuju ruang UGD dimana tadi Buk Rita dan Naufal berada.
Tetapi saat sampai dia tidak menemukan mereka, Nadira bingung harus mencari kemana, sebenarnya dia memegang handphone tapi dia tidak tahu harus menelpon kemana karna di keluarganya hanya dia yang punya handphone.
Nadira khawatir dan bingung harus berbuat apa, tidak terasa air matanya menetes, dia khawatir dengan bapaknya dan ingin mengetahui keadaannya, tapi saat ini dia tidak tahu harus mencari kemana.
Nadira merasa lemas seketika dia terduduk dan bersandar ke tiang, air matanya terus menetes walau dia sudah berusaha sekuat tenaga untuk menahannya.
"Astaghfirullahaladzim" dia beristighfar untuk sedikit meredakan tangisnya, dia menarik nafas dan menghembuskannya, beberapa kali di melakukannya berusaha untuk menenangkan dirinya.
"Kami kenapa Nak?" Seorang lelaki tua mendekati Nadira dan bertanya.
Nadira menoleh ke arah kakek itu dan berusaha untuk tenang agar dapat bertanya, mungkin kakek itu bisa membantunya memberi tahu kemana arah keluarganya.
"Loh, kamu kan gadis yang waktu itu menyebrang bareng kakek?" Ucap Kakek itu yang mengingat Nadira karna sudah menolongnya menyebrang waktu itu, baginya Nadira sangat berkesan karna menolongnya dengan cara berbeda.
"Maaf Kek! Saya sedang mencari keluarga saya, bapak saya sakit dan masuk ke dalam rua…
Nadira Si Anak Guru Honorer
Mencari
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 94 Episodes
Comments