Sudah hampir 1 bulan ini hubunganku dengan Dara masih belum juga membaik. Bahkan, hubunganku dengan Niko pun semakin memburuk. Walau kami tinggal satu rumah, tapi kami jarang sekali bertemu. Kami berdua sibuk dengan urusan perkuliahan kami, karena sebentar lagi akan menghadapi semester baru dan menghadapi tugas akhir kuliah.
Tugas kuliah yang semakin menumpuk, persiapan menghadapi skripsi membuatku melupakan kesedihanku selama ini. Meskipun rumah tangga kami mengalami keretakan dan kami sudah memutuskan untuk berpisah, tapi rasanya hati ini masih berat untuk meninggalkan kenangan indah selama 1 tahun hidup bersama.
Terlalu banyak kenangan antara aku dan juga Niko. Seluruh isi rumah ini penuh dengan kenangan dirinya. Apa ini sudah saatnya aku pergi dari rumah yang sudah menjadi tempat tinggalku selama ini?
“Nad, lo udah ketemu dosen pembimbing lo hari ini? Nad . . . Nadia!” teriak Bella yang membuyarkan lamunanku.
“Hah? Ada apa?”
“Gue tanya, elo udah ketemu dosen pembimbing lo hari ini? Emangnya, elo gak ada bimbingan, yah?”
“Ada sih nanti siang, tapi gue masih belum membereskan revisian gue yang kemarin.”
“Cepet selesaikan dong, Nad. Biar cepet lulus, cepet wisuda, cepet kerja!”
“Iya, nanti gue selesaikan secepatnya.”
Bella menghampiriku ketika kami sedang makan bersama di kantin. Ketika aku sibuk dengan makananku, ia malah berpindah tempat dan duduk di sampingku.
“Nad, lo yakin bakalan pisah sama Niko?” tanya Bella tiba-tiba.
“Keputusan gue udah bulat, Bell. Sudah tidak bisa diubah lagi. Gue dan Niko akan secepatnya berpisah. Gue sedang mengurus berkas-berkas perceraian kami.”
“Apa tidak bisa kalian baikan? Apa kalian tidak bisa kembali seperti dulu lagi? Kalian hampir dua tahun menikah, apa secepat itu kalian harus berpisah?”
“Karena cinta itu tidak bisa dipaksakan, Bell. Karena jika dipaksakan itu bukan cinta melainkan keegoisan. Walau kami berpisah, kami berpisah secara baik-baik dan kami masih bisa menjadi sahabat. Sahabat itu lebih baik untuk kami sekarang ini…
MY WEDDING
KARENA CINTA ITU?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 34 Episodes
Comments