" Weh, apa nih bisik bisik sampingan ?" tanya Ilham yang melihat Silla dan Risam saling berbisik, dan Tias dengan Mawar yang saling berbisik juga. Padahal posisi mereka itu sedang berhadapan, berbeda dengan posisinya yang berada di samping mereka.
Mawar menatap Ilham tidak suka. " Berisik kamu Ham."
" Yah, War ! Baru juga ini aku ngomong, udah kamu bilang berisik. Kali kali kek bilang I love you gitu." Ilham tersenyum sembari menaik turunkan alisnya menggoda Mawar.
" Mimpi kamu." balas Mawar dengan wajah yang mulai kesal.
" Mimpi juga nggak apa apa, mana tahu bisa jadi cita cita terus kesampaian kan alhamdulilah." jawaban Ilham itu mengundang tatapan jahil dari teman temannya yang lain termasuk Silla, Tias, dan juga Risam.
" Wah ! Apa ini ? Bibit bibit virus merah muda di tengah Corona ? Wow !" Diki berucap dengan nada yang dilebih lebihkan.
Dion meraup wajah Diki dengan tangannya. " Enggak usah lebay Ki, Corona juga udah usai masih aja dibahas."
" Memangnya udah dikasih tahu kalau Corona itu udah hilang seratus persen ? Belum kan ? Nah, berarti kita ini masih Corona." balas Diki.
Reno menepuk lengan Dion. " Biarin aja dia Corona sendirian. Sekalian suruh dia suntik vaksin yang keempat, kelima, dan terus keenam kalinya, biar mampus sekalian."
Diki langsung terdiam mendengar Reno berbicara. Kalau calon dokter sudah mengeluarkan suara, alamat siapapun tidak akan bisa menang berdebat dengannya.
" Reno kamu manis banget ngomongnya. Mau mbak bilangin sama bunda kamu nanti ?" Silla yang sedikit tidak suka dengan ucapan kasar Reno menjadi ikut berbicara.
Reno menghela napas lalu mengangkat kedua tangannya sebagai tanda menyerah pada Silla. Kemudian menggelengkan kepalanya yang menandakan bahwa ia akan diam kali ini. Diki yang melihat itu langsung tersenyum sumringah, ternyata si mulut tajam itu anak bunda.
" Ehem ! Yang anak bunda mah langsung kalem ya. Per..."
" Diki, Abah kamu nanti datang ke rumah saya buat nonton bola." Risam memotong ucapan Diki dan menatapnya penuh a…
Jodohku Kades Muda
Bertarung Dalam Diam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments