Bismillahirohmanirohim.
Aku tidak menyangka hari yang tidak pernah aku harapkan akhirnya tiba juga. Setelah menyelesaikan sholat subuh mama langsung menyuruhku untuk membersihkan diri, lalu beliau juga menyuruhku mengenakan baju pengantin yang aku pilih di butik beberapa hari lalu.
"Apakah benar aku akan menikah?" tanyaku pada diri sendiri. Aku menatap diriku dari pantulan cermin yang ada di kamarku.
Entahlah aku juga tidak tahu kenapa rasanya aku tidak sanggup untuk menikahi wanita yang belum pernah aku temui sama sekali.
Jika kalian ingin tahu sampai saat ini kepalaku masih dipenuhi dengan nama anak dari pak Arga rekan kerjasamaku.
Aku tidak tahu kenapa pertama kali aku melihat gadis itu saat menolong anak kecil di depan restoran jantungku langsung berdetak lebih cepat dua kali lipat dari sebelumnya.
Sayang belum apa-apa aku harus melupakan gadis itu, karena sebentar lagi aku akan menjadi suami orang.
Saat aku melamun sendiri dengan pikiranku papa dan mama mengajakku turun dari mobil. Ternyata kami sudah sampai ditempat tujuan.
Hal pertama yang aku lihat saat turun dari mobil banyak sekali orang yang berkumpul di depan kami, aku bisa melihat jika rumah yang sekarang aku datangi ini adalah sebuah pesantren yang besar, walaupun saat menuju pesantren ini harus melewati hutan terlebih dahulu, siapa sangka orang di dalamnya sangat ramai.
"Assalamualaikum." Sapa papa ku dengan yang lainnya pada orang-orang yang menyambut kedatangan kami.
"Wa'alaikumsalam wr. wb."
"Akhirnya kalian selamat sampai tujuan, mari pak Deri silahkan masuk sudah ditunggu di dalam."
Aku seperti mengenal orang yang menyapa papa ku ini, ah iya jika tidak salah bukankah dia kakek Aira, pikirku.
Aku hanya bisa pasrah mengikuti papaku dimana dia akan meletakan aku nantinya, saat aku tengah asyik menyusuri setiap ruangan dan para tamu undangan mataku tak sengaja menangkap sosok seseorang yang sangat familiar bagiku.
"Bukankah dia Afka, laki-laki yang terus bersama Aira, apakah ini nikah massal." P…
Ketika Kita Berjodoh
Pov Ken
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 40 Episodes
Comments