Bismillahirohmanirohim.
"Abi dan semua, aku akan mengajak Aira ke perusahaan." Ucap Ken setelah menyudahi acara makan.
"Kenapa harus berpamitan Ken, sekarang Aira istri kamu." Jawab Argan.
Sontak jawaban Arga membuat Ken mengaruk kupingnya yang tidak gatal. Sedangkan Aira jadi malu sendiri.
"Tidak apa bi siapa tahu nanti orang rumah nyari Aira." Sahutnya lagi.
Semua orang yang ada di meja makan menggulung senyum mendengar perkataan Ken. Satu persatu semua orang segera meninggalkan meja makan untuk melakukan aktivitas mereka masing-masing.
"Baik-baik sama suami Ai. Kakakmu ini pergi dulu, Assalamualaikum." Salam Afka sambil menjahili kembarannya.
"Wa'alaikumsalam." Jawab mereka yang masih berada di ruang makan.
Setelah selesai sarapan Ken dan Aira juga segera berpamitan pada Aqila dan Arga. Karena hanya tinggal kedua orang itu saja yang berada di ruang makan sisanya sudah pergi.
"Umi, Abi. Ken sama Aira pergi dulu. Assalamualaikum." Ucap salam keduanya secara kompak.
"Wa'alaikumsalam." Jawab Arga dan Aqila bersama.
Untungnya mobil Ken memang ada di rumah mertuanya, kemarin dia sempat menyuruh Luki untuk mengantarkan mobil.
"Kamu nggak papakan Ai, aku bawa ke kantor?" tanya Ken memastikan saat keduanya berjalan menuju mobil.
"Iya nggak papa lah mas. Apa yang salah."
Jawaban Aira membuat Ken tersenyum senang. Dia masih tak percaya jika Aira menjadi jodohnya. Gadis pertama yang bisa membuat jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya. Bukan karena takut, tapi karena rasa debaran yang tak bisa dijelaskan.
"Bismillah." Ucap Ken dan Aira di dalam hatinya secara bersama.
Ken segera melajukan mobilnya membelah jalan raya kota Bandung. Tak menyangka dia jika akan berada satu mobil dengan Aira.
"Ai kamu ingat nggak pertama kali kita bertemu?" tanya Ken pada istrinya, disaat sela-sela dia mengemudi.
"Acara wisuda aku kan mas." Jawabnya membuat Ken menggeleng pelan.
"Di restoran xxx beberapa minggu lalu, saat kamu memolong anak kecil. Waktu itu kamu sama sekali tidak melirik…
Ketika Kita Berjodoh
Qatar group
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 40 Episodes
Comments