Bismillahirohmanirohim.
"Sudah malam ayo tidur Ai." Ajak Ken, setelah nasi di dalam perutnya sudah terasa turun semua.
Ken tahu jika istrinya itu sedang ada tamu bulanan, maka dari itu Ken mengajar Aira untuk tidur. Ken tahu jika Aira sedang haid karena saat Aira pergi ke kamar mandi, Ken melihat Aira sedang membawa softex, walaupun softex itu sudah Aira sembunyikan tapi masih terlihat oleh Ken.
"Iya mas tapi Aira narok piring dulu di dapur."
"Biar mas saja Ai, kan mas yang abis makan."
"Tidak papa mas, biar Aira saja."
"Maaf ya Ai ngrepotin kamu, tapi jangan lama dan satu lagi sebelum kamu ke dapur apa boleh mas tidur disini?" tunjuk Ken pada kasur Aira.
Sepertinya Ken sudah terbiasa dengan panggilan mas dari Aira untuk dirinya.
Mendengar perkataan Ken Aira menjawab sambil mengambil nampan yang ada di meja. "Yang pertama mas nggak perlu minta maaf kalau Aira membersihkan atau membereskan apa yang mas Ken gunakan atau apalah, karena sudah ketugas Aira."
"Yang kedua mas nggak perlu juga berucap terima kasih kalau misalnya Aira menyiapkan segala kebutuhan mas Ken, karena itu juga tugas Aira sebagai seorang istri."
"Dan yang terakhir ini kamar mas Ken juga, jadi otomatis ini kasur mas juga, jadi tidak ada hak bagi Aira melarang mas Ken untuk tidur di kasur."
Ken tahu jika Aira sebenarnya masih canggung, pasti ini juga untuk pertama kalinya Aira bersama laki-laki lain di dalam kamar selain Azzar dan Afka. Walaupun laki-laki di depannya ini sudah sah menjadi suaminya.
Ken sangat salut pada Aira yang pintar sekali menutupi rasa canggungnya. "Bener nggak papa Ai, kalau kamu nggak bisa biar mas tidur di sofa."
"Insya Allah tidak mas, ya udah kalau gitu Aira ke dapur dulu."
"Inget jangan lama Ai " Ucap Ken sebelum Aira keluar dari kamar, Aira yang sudah memegang knop pintu kamarnya berbalik menghadap Ken, sambil mengangguk.
Setelah dari dapur Aira langsung kembali ke kamarnya, sekarang sudah jam 11 malam kediaman abi Misbah sudah terlihat sepi.
Aira melihat Ken sudah tert…
Ketika Kita Berjodoh
Afka
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 40 Episodes
Comments