Dian menatap Javir yang sejak tadi menatap layar ponselnya ditengah-tengah rapat mereka dengan para sekretaris manager.
Sesekali Javir tersenyum bahkan kerkekeh kecil, membuat Dian penasara sebenarnya Javir ngapain.
"Ok selesai"
Mata Dian langsung melotot tidak percaya dengan apa yang dikatakan Javir barusan.
Tidak ... bukan Dian saja, tetapi seluruh orang disana menatap Javir dengan tidak percaya karena mereka juga memperhatikan apa yang Javir lakukan sejak tadi.
"Jangan lupa setelah pembelanjaan untuk ballroom selesai, saya minta untuk secepatnya laporan keuangan berada diatas meja saya." Javir menoleh kekiri metap asisten manager marketing, "ballroom masih atas tanggung jawab saya, jangan pernah ikut campur atau menginjakkan kaki disana tampa saya. Untuk pemasangan banner, saya tidak suka tulisan warna kuning dibagian atas pojok kiri, refisi kan ajukan lagi." Kali ini Javir menoleh pada HDR, "untuk keteledoran saudara Susanti secepatnya selesaikan dan pecat dia, saya mau minggu depan sudah ada penggantinya."
Mata Dian mengerjap beberapa kali mendengarnya, Javir mendengar apa yang dikatakan para manager, bahkan tulisan kuning yang mana Dian tidak tahu.
Tangan Dian membuka kertas didepannya mencari gambar benner yang dimaksud dan tulisan kuning yang Javir maksud ... kecil dipojok kiri.
"Dasar gila" guman Dian.
"I hear you ..." seru Javir sebelum berdiri dan berjalan keluar.
Dian sontak kelagapan, antara takut dan mau mengikuti Javir yang keluar dari ruang meeting.
Tetapi karena dirinya adalah asisten plus sekretaris Javir, Dian berdiri dan berlari kecil menyusul Javir keluar ruangan.
"Setela ini ada meeting lagi gak?" Tanya Javir sambil terus melangkahkan kakinya kearah lift.
"Tidak ada Pak"
"Kalau begitu gue keluar dulu, kalau ada sesuatu yang tidak begitu urgent loe dilarang keras nelpon gue."
"Memangnya anda mau kemana Pak?"
Javir menghentikan langkahnya didepan lift, memencet tombok panah kebawah. Beberapa detik kemudian pintu terbuka, Javir masuk kedalam lift,…
Watching You
Kegilaan Javir
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments