Tatapan tajam tidak suka anak itu layangkan pada seorang pria yang duduk disamping Gea sambil tertawa dan terkadang merangkul pundak Gea.
Danil ...
Mulutnya berdecak melihat kearah Sebastian, pria itu akhir-akhir ini semakin gencar berada disekitar Gea. Javir selalu memintanya menjaukan Gea dari Sebastian, jadi setiap kali pulang sekolah Danil akan ke An Angel sampai malam dan diantar pulang oleh Gea.
Danil menghela nafas kesal, berjalan menghampiri meja mereka berdua dan berdiri tepat didepan mereka dengan tatapan tidak sukanya pada Sebastian.
"Om ... Kak Gea itu pacar Ayah, jadi kangan deket-deket" tegur Danil.
Gea menatap Danil dengan mengulum senyum, Dia emmabg membuarkan Sebastian terus saja merangkulnya meski dia tahu Danil berjalan kearah mereka.
Sebastian sendiri berdecak dan bergeser sedikit menjauh dari Gea.
Tatapan mata Danil berumah mals, berjalan dan duduk ditengah-tengah mereka.
Beberapa pelayan dan karyawan Gea di An Angel tertawa kecil melihat tingkah Danil.
"Dia sudah mengus tameng biar loe gak punya peluang" sundir Yesi dengan segelas susu coklat ditangannya dan meletakkannya didepan Danil.
"Thie is not fair"" keluh Sebastian. "mana tameng dia gak bisa gue lawan lagi."
Gea dan Yesi tertawa kecil mendengar keluhan dari Sebastian.
"Tameng itu apa?" Tanya Danil dengan wajah polosnya setelah meminum susu coklatnya.
"Pelindung" jawab Gea sambil mengelap coklat yang menempel dipinggir mulut Danil.
Kepala Danil mengangguk-angguk pelan seakan paham.
"Kamu ngapain disini?" Tanya Sebastian tampa menutupi perasaan jengkelnya, "ini masih belum sore. Kamu bolos sekolah ya?."
Danil menatap Sebastian dengan mata menyipit, "ada rapat OM ... Bi sana Aka bentar lagi juga kesini kok."
"Ah ... Kalau begini mah gue kala telak"
Sontak saja Gea dan Yesi tertawa ngakak mendengar keluhan Sebastian.
"Om" panggil Danil.
"Gue udah bilang jangan oanggil gue Om" keluh Sebastian, "kalian panggil kakak ke Yesi sama Gea kenapa ke gue mala manggil Om?."
"Suruh siapa punya kumis?"
L…
Watching You
Cepat Pulang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments