Langkah Arumi terhenti sejenak di depan sebuah rumah sederhana. Pandangannya menyapu ke sekitar. Rumah tua yang satu tahun lalu ia tinggalkan itu kini tampak tak terawat dan dipenuhi sawang. Dedaunan kering berserakan di depan pintu. Hanya ada beberapa barang-barang tua yang belum sempat dibuang.
"Apa ibu sakit lagi sampai tidak sempat membersihkan rumah?" gumam Arumi sedikit heran.
Setahunya, sang ibu adalah seseorang yang selalu memelihara kebersihan. Meskipun rumah mereka kecil dan sederhana, ibu tidak pernah membiarkannya dalam keadaan kotor dan berdebu.
Arumi mempercepat langkah menuju pintu. Beberapa kali ia mengetuk sembari memanggil sang ibu. Namun, tak ada jawaban dari dalam sana.
"Hey, Arumi. Kau sudah pulang?" Sapaan itu berhasil mengalihkan perhatian Arumi. Ia membalikkan tubuhnya untuk melihat sosok di belakang. Ada Nenek Marina, tetangga lama mereka.
"Nenek, apa kabar? Lama tidak bertemu." Arumi langsung memeluk wanita renta itu. Dulu Nenek Marina kerap membantu mereka saat dalam kesulitan. Terutama saat Arumi menjalani masa-masa sulit selama ibunya didera sakit yang cukup serius.
"Kau dari mana saja selama ini? Kenapa tiba-tiba menghilang tanpa kabar?" Ia menatap Arumi dari ujung kaki ke ujung kepala. Arumi yang sekarang sangat jauh berbeda dari Arumi sebelum pergi dulu. Lebih cantik dan berpakaian bagus.
"Aku ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan, Nenek," jawabnya. "Oh ya, kenapa di dalam sepertinya tidak ada orang? Ke mana ibuku?"
Dahi keriput Nenek marina berkerut dalam. Raut wajahnya menggambarkan ekspresi terkejut sekaligus bingung.
"Ibumu? Apa kau belum tahu?"
Seketika tubuh Arumi menegang. Senyum tipis yang tadi menghiasi bibirnya perlahan menghilang. Dari raut wajah dan juga ucapan ambigu Nenek Marina seolah menjelaskan bahwa sesuatu yang tidak beres telah terjadi.
"Tidak tahu tentang apa, Nenek?"
"Ibumu 'kan sudah meninggal hampir satu tahun lalu. Dia tidak bisa bertahan di rumah sakit."
Untuk beberapa saat waktu seakan ter…
Wanita Samaran Untuk Dokter
Aku Ibunya, dan Aku Berhak Atas Anakku!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 70 Episodes
Comments
ferdi ferdi
ayoo arumi semangat dan bongkar
kebusukan yuna
2024-11-12
3
Nisa Nisa
sdh tahu se manipulatif itu msh di percaya. yuna memang jahat tp dia bisa melakukan kejahatannya krn kebodohan Arumi
2025-05-04
0
Nisa Nisa
harusnya kan ada yuna yg menggantikan Arumi knp Nenek marina bilang dia tiba-tiba menghilang
2025-05-04
0