Mahendra menggerutu, karena saat ini dia tak membawa ban cadangan untuk mengganti.
"Sial...sial...kenapa gue bisa ceroboh urusan kecil begini" Mahendra menepuk-nepuk jidatnya sendiri.
"Lagian ban baru, kenapa bisa kempes sih?" Mahendra ngedumel bagai suara tawon di sarangnya.
"Gimana sayang?" teriak Riska dari dalam mobil.
"Kempes nih ban, aku nggak bawa cadangannya lagi" seru Mahendra.
Riska pun keluar.
"Gimana nih? Sudah malam lagi. Ini tempat kenapa sepi begini ya?" ujar Riska bermonolog.
"Ngeri aku yank" Riska menggandeng lengan Mahendra.
"Tunggu aja di dalam, coba aku hubungin bengkel langgananku" suruh Mahendra.
Bengkel langganan pun tak bisa dihubungi.
"Sialan...sialan...apes bener hari ini" Mahendra mengacak rambutnya kasar. Menggerutu karena keadaan.
Hampir tengah malam, Mahendra baru bisa menghubungi temannya untuk membawakan ban cadangan sebagai ganti.
Dini hari dia baru sampe rumah.
"Hah, akhirnya sampai rumah juga. Apalagi besok pagi harus nemuin dia. Bikin males aja" Mahendra masih saja menggerutu. Mengingat pertemuan besok.
Keusilan Beno memang receh, tapi aslinya bisa buat kesal orang yang dikerjain.
.
Beno duduk menyilangkan kaki di hadapan Dimas direktur anak cabang yang menyusul ke hotel pagi-pagi. Bahkan para anak buahnya satupun belum ada yang hadir.
"Bukankah agendanya jam delapan pagi tuan Dimas?" tanya Beno.
"I...i...iya tuan, saya mau minta maaf terlebih dahulu, karena kemarin saya tak bisa menyambut anda dan tuan Raditya" katanya seperti penjilat.
Dasar. Seneng banget naruh topeng di muka. Umpat Beno dalam hati.
"Sori tuan Dimas, karena agenda jam delapan sementara ini baru jam tujuh. Inipun masih kurang beberapa menit, aku mau mandi dulu" ujar Beno sambil beranjak.
Sejatinya Beno tadi turun hendak sarapan di resto hotel. Karena ingin cuci mata, melihat yang bening-bening. Tapi keduluan ketangkep sama Dimas yang menghampirinya.
Selera makan Beno langsung saja menurun drastis.
Beno meninggalkan begitu saja Dimas yang terpaku di tempat dan me…
Aku Yang Tersisih
Papa Kembar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 144 Episodes
Comments
Ds Phone
terlalu banyak yang dia fikir kan
2025-07-07
1
Katherina Ajawaila
semoga Radit info mmnya sm PP nya, siapa ngk seneng sekali dtng dia jagoan puls
2024-10-20
1
Mimin Mintarsih
Alhamdulillah semoga Rania bahagia
2023-05-04
1