Bik Surti mengawasi dari atas sampai bawah sosok Raditya, sudah seperti penyidik menghadapi tersangka saja...he...he...
"Bik, bisa saya bertemu dengan tuan Handono" harap Raditya.
Baru kali ini Raditya memohon untuk bertemu seseorang. Biasanya kolega bisnis banyak yang mengantri untuk bisa bertemu dengan seorang Raditya.
"Bisa tunggu sebentar mas, saya ke dalam dulu untuk bilang sama bapak" tukas bik Surti.
Bik Surti yang sudah menenteng tas untuk belanja kembali masuk untuk menemui tuan Handono.
Ada wanita yang mungkin seusia dengan nyonya Andrian ikut mengiringi bik Surti.
"Ini bu tamunya" beritahunya.
"Saya Raditya bu" Raditya memperkenalkan diri.
"Iya, silahkan duduk" ucapnya sopan, tapi ada ketegasan di setiap kata yang keluar dari mulutnya.
"Terima kasih" ujar Raditya.
"Surti buatkan minuman dulu sana sebelum belanja" suruh wanita yang sepertinya ibunya Rania. Kalau tebakan Raditya benar. Karena ada guratan kemiripan dengan Rania.
"Baik bu. Tunggu ya mas ganteng, Bik Surti buat minum dulu" kata Surti penuh canda.
"Surti!" panggil nya agar Bik Surti bergegas ke dapur.
"He...he...siap bu. Habis baru kali ini ada mas ganteng yang datang ke rumah. Biasanya kalau nggak Aki ya Nini yang datang" imbuh bik Surti.
Seorang laki-laki setengah baya, namun masih nampak guratan kewibawaan di wajah nya. Dengan sedikit tertatih dirinya menghampiri dan duduk di depan Raditya.
"Ada apa mencari saya anak muda?" tanya nya tanpa basa basi.
"Perkenalkan saya Raditya Marino" Raditya mengulurkan tangan dengan sopan.
Tuan Handono menyambutnya.
"Saya Handono" dirinya pun menyebutkan nama.
"Apa kita pernah bertemu sebelumnya?" tanyanya sambil mengingat sesuatu.
"Belum tuan" jawab Raditya mulai sedikit was-was.
"Lantas? Apa tujuan kamu ke sini anak muda?" telisik tuan Handono.
Raditya menarik nafas panjang, hendak mengutarakan maksud tujuannya menghadap tuan Handono.
"A...aku...." Raditya agak gugup untuk mengutarakan.
"Kenapa gugup? Santai aja. Ini kan bukan acara lamaran anak muda, apa…
Aku Yang Tersisih
Berharap Restu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 144 Episodes
Comments
Ds Phone
pandai dia ambil kesepatan
2025-07-08
1
Katherina Ajawaila
Rania PP nta kolot hanya dengar dr mulut org, nhk tanya apa sebab musabab SMP anak nya kena masalah, aneh, inizamsn milenial pak. 🤫
2024-10-20
1
Sri Astuti
bp Rania ternyata orang somplak
2023-08-29
1