Keputusan

Satu Minggu telah berlalu, selama itu juga Viona merasa senang tinggal di apartemen yang Bram berikan untuknya. Apalagi adanya Bu Marni membuat ia merasa memiliki seorang ibu. Dia yang hendak menyiapkan makan siang pun teralihkan oleh suara bel berbunyi.

"Bi aku buka dulu pintunya, bibi lanjutkan ini saja, ya." pinta Viona menatap bi Marni.

"Iya, non. Siap." Dengan senang hati bi Marni mengikuti perkataan Viona.

Lalu, Viona beranjak ke arah pintu. Ia membuka pintunya dan ternyata yang datang adalah Bramantyo.

"Om, kebetulan sekali datang kesini, aku dan bibi memasak makanan, ayo kita makan bersama." Viona mengajak Bram makan, pria itu tersenyum dan mengangguk.

Mereka pun berlaku ke meja makan.

"Siang, Tuan." bi Marni membungkukkan sedikit kepalanya.

"Siang, bi." Lalu, Bram menggeser kursi dan duduk.

"Ayo, bi. Kita makan bersama."

"Maaf, Non. bibi sudah kenyang. Non sama Tuan saja yang makan, silahkan." Bi Marni mundur dan meninggalkan mereka makan bersama.

Berhubung makanan sudah tersedia, dan Bram menghargai usaha Viona, mereka makan bersama. Setelah selesai, mereka berada di ruang tamu dan juga di temani BI Marni.

"Viona, kedatangan saya kesini ingin memberitahukan sesuatu." Bram terlihat serius.

"Ada apa?" Viona dibuat penasaran, karena tidak biasanya Bram datang ke sana dan masuk ke dalam. Karena biasanya, hanya di luar saja tanpa mau masuk.

"Nak, mungkin ini sedikit mengenai masalah yang kamu hadapi." Nampak Bram menghelakan nafas berat, ia tidak enak harus mengatakan ini. Namun, dia juga tidak bisa membiarkan nya terlalu lama.

Viona masih setia mendengarkan tanpa mau menyela ucapan pria yang sudah baik padanya.

"Berhubung saya sudah membayar seluruh utang mu, maka kali ini saya meminta kamu membayarnya." Dan Bram pun mulai mengungkapkan niatnya.

Deg ....

Viona tertegun mendengar utang di sebut lagi. Itu artinya uang yang di keluarkan adakah sebuah utang yang harus ia bayar. Marni mengusap punggung Viona memberikan kekuatan agar gadis itu tidak kaget.

"Saya ta…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
1 Dibandingkan
2 Kedatangan Penagih Utang
3 Tawaran
4 Meminta
5 Penolakan
6 Keputusan sepihak
7 Berharap ada keajaiban.
8 Tidak Sesuai Harapan
9 Aku Tidak Mau!
10 Mencoba Kabur
11 Tawaran II
12 Mencoba Kabur II
13 Siapa aku?
14 Kenyataan Yang Sulit Dipercaya
15 Tolong Aku
16 Kejutan Untuk Louis
17 Permintaan Bram
18 Teman Bicara
19 Keluar Jalan-jalan
20 Permintaan Raymond
21 Keputusan
22 Pasrah Pada keadaan
23 Pernikahan Terpaksa
24 Ray yang kasar
25 Permintaan pertama dari Raymond
26 Hinaan Dari Mertua
27 Surat Perjanjian
28 Rebutan Selimut
29 Perdebatan Keluarga Ronald
30 Perdebatan di pagi hari
31 Tidak mungkin terjadi
32 Di usir.
33 Entah kemana lagi.
34 Lepaskan Aku!
35 Khawatir
36 Baik-baik saja
37 Perampokan
38 Kedekatan yang tidak terasa
39 Jalan Keluar
40 Kena Tampar Lagi
41 Datang ke Kantor Ray
42 Pengakuan Adit
43 Kesalahan berujung penyatuan
44 Maaf
45 Dia Kembali
46 Ada yang Berbeda dengan hati
47 Ada apa dengan diriku?
48 Rencana Elena
49 Ketakutan Viona
50 Berusaha menenangkan ala Raymond
51 Ketagihan berlayar
52 Mual-mual
53 Melakukan pemeriksaan.
54 Keputusan Viona
55 Kepanikan Ray
56 Kesedihan Raymond
57 Kenyataan yang mengejutkan
58 Terpuruk dalam penyesalan
59 Flashback
60 Sebuah kenyataan dan pertemuan
61 Tidak ada kata talak diantara kita
62 Kesempatan untuk Raymond
63 Tindakan Raymond
64 Pagi yang indah
65 Waktu cepat berlalu ( End )
66 Promosi Novel ( I'M NOT BARREN )
Episodes

Updated 66 Episodes

1
Dibandingkan
2
Kedatangan Penagih Utang
3
Tawaran
4
Meminta
5
Penolakan
6
Keputusan sepihak
7
Berharap ada keajaiban.
8
Tidak Sesuai Harapan
9
Aku Tidak Mau!
10
Mencoba Kabur
11
Tawaran II
12
Mencoba Kabur II
13
Siapa aku?
14
Kenyataan Yang Sulit Dipercaya
15
Tolong Aku
16
Kejutan Untuk Louis
17
Permintaan Bram
18
Teman Bicara
19
Keluar Jalan-jalan
20
Permintaan Raymond
21
Keputusan
22
Pasrah Pada keadaan
23
Pernikahan Terpaksa
24
Ray yang kasar
25
Permintaan pertama dari Raymond
26
Hinaan Dari Mertua
27
Surat Perjanjian
28
Rebutan Selimut
29
Perdebatan Keluarga Ronald
30
Perdebatan di pagi hari
31
Tidak mungkin terjadi
32
Di usir.
33
Entah kemana lagi.
34
Lepaskan Aku!
35
Khawatir
36
Baik-baik saja
37
Perampokan
38
Kedekatan yang tidak terasa
39
Jalan Keluar
40
Kena Tampar Lagi
41
Datang ke Kantor Ray
42
Pengakuan Adit
43
Kesalahan berujung penyatuan
44
Maaf
45
Dia Kembali
46
Ada yang Berbeda dengan hati
47
Ada apa dengan diriku?
48
Rencana Elena
49
Ketakutan Viona
50
Berusaha menenangkan ala Raymond
51
Ketagihan berlayar
52
Mual-mual
53
Melakukan pemeriksaan.
54
Keputusan Viona
55
Kepanikan Ray
56
Kesedihan Raymond
57
Kenyataan yang mengejutkan
58
Terpuruk dalam penyesalan
59
Flashback
60
Sebuah kenyataan dan pertemuan
61
Tidak ada kata talak diantara kita
62
Kesempatan untuk Raymond
63
Tindakan Raymond
64
Pagi yang indah
65
Waktu cepat berlalu ( End )
66
Promosi Novel ( I'M NOT BARREN )

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!